Kini Prudential Hadirkan Program Pemberdayaan Bagi Indonesia Timur

Pemberdayaan masyarakat bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Melainkan tanggung jawab bersama. Baik pihak swasta, lembaga sosial, hingga sesama anggota masyarakat.

Prudential Indonesia ikut ambil bagian dalam pemberdayaan masyarakat program Pemberdayaan Indonesia Timur, yang diluncurkan sejak 13 Agustus 2018. Dalam pelaksanaan Pemberdayaan Indonesia Timur, perusahaan menggandeng Prestasi Junior Indonesia (PJI) sebagai mitra.

Pemberdayaan Indonesia Timur

Pemberdayaan Indonesia Timur merupakan program yang bertujuan untuk membangun masyarakat yang lebih mandiri, berdaya, dan sejahtera ini akan fokus pada kegiatan entrepreneurship atau kewirausahaan. Program diawali dengan melihat dan menilai langsung ke lapangan untuk memastikan area dan kelompok masyarakat mana yang akan menjadi wilayah target serta penerima manfaat selama tiga tahun ke depan.

Implementasi program memilih pengusaha muda Papua untuk dibina secara intensif dalam pelatihan selama sembilan bulan oleh PJI dan pengusaha profesional. Modul pelatihan diadaptasi dari Junior Achievement Worldwide di Amerika Serikat. Perusahaan berharap mereka mampu menjadi penggerak pertumbuhan sesama anak muda asli Papua untuk menjadi pengusaha yang tangguh, kreatif, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Literasi Keuangan Rendah

Program Pemberdayaan Indonesia Timur bukan tanpa sebab. Program tersebut berangkat dari literasi keuangan yang rendah. Menurut Survei Literasi dan Inklusi Keuangan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2016 mencatat bahwa pengetahuan mengenai keuangan untuk hampir keseluruhan Indonesia Timur lebih rendah dibandingkan wilayah-wilayah lain. Papua Barat menduduki peringkat terendah di 19,27% dan Papua 22,18%.

Di sisi lain, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2018, terdapat 27,74% penduduk Papua masih hidup dalam kemiskinan dan 63.770 orang Papua menganggur. Sebuah survei Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index, HDI) oleh BPS yang terbentuk atas empat komponen indikator, yaitu angka harapan hidup, harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah, dan pengeluaran per kapita disesuaikan.

Dari indeks ini, menunjukkan bahwa Papua adalah salah satu daerah dengan HDI paling rendah di Indonesia. Indeks tersebut berkaitan pula dengan kondisi yang menantang dalam sejumlah aspek mendasar kehidupan, seperti kesehatan, pendidikan, pendapatan, kondisi rumah, dan keselamatan.

Pada akhir 2017, Prudential Indonesia telah melaksanakan program tanggung jawab sosial di Indonesia Timur. Kegiatan sosial ini bertujuan meningkatkan pengalaman belajar bagi anak-anak di Kabupaten Jayapura, Papua. Adapun yang dilakukan perusahaan antara lain membangun sebuah perpustakaan di SD Komba Inpres dan merenovasi SD YPK Ifar Babrongko. Dengan menggunakan metode Pembelajaran Aktif, Menyenangkan, dan Efektif (AJEL), perusahaan menggelar pelatihan literasi keuangan kepada 27 guru dan delapan sekolah dasar di seluruh Jayapura.

Selain Pemberdayaan Indonesia Timur, Prudential Indonesia juga memiliki program lainnya. Yaitu Pendidikan, Filantropi, serta Kesehatan dan Keamanan. Perusahaan percaya menjalankan bisnis dengan baik harus diikuti tanggung jawab sosial kepada masyarakat di mana perusahaan beroperasi.

“Selama bertahun-tahun, Prudential Indonesia telah melaksanakan beragam program yang memberi dampak nyata kepada komunitas di mana kami berada, antara lain membantu anak-anak melawan kanker, memberikan pelatihan-pelatihan literasi keuangan untuk wanita dan anak-anak, hingga memberikan bantuan bencana alam,” ujar Nini Sumohandoyo, Corporate Marketing, Communications & Sharia Director Prudential Indonesia (14/08/2019).

Back to Top