Ketahui Panduan Investor Bagi Para Pemula Agar Tidak Salah Langkah | Prudential Indonesia

Ketahui Panduan Investor Bagi Para Pemula Agar Tidak Salah Langkah

Apakah Anda memiliki sisa gaji yang tidak tahu akan dialokasikan ke mana? Tak ada salahnya untuk memulai kegiatan investasi dari sekarang. Pasalnya, selain menjadi salah satu metode untuk mengembangkan harta Anda, keuntungan yang diperoleh melalui investasi juga dapat membantu melawan inflasi yang terjadi setiap tahunnya.

Untuk memulai investasi tidaklah sulit untuk dilakukan. Anda tidak perlu menguasai bidang ekonomi atau handal terlebih dahulu sebelum bisa memulai kegiatan investasi. Berinvestasi dapat dimulai dengan perlahan sambil Anda belajar lika-likunya.

Ingin tahu bagaimana caranya? Simak beberapa panduan investor pemula berikut ini!

Menentukan Niat Investasi

Segala sesuatu sebaiknya diawali dengan niat yang matang. Hal ini bertujuan agar Anda selalu memiliki bayangan dan termotivasi untuk berkomitmen dalam kegiatan investasi. Anda bisa memulai investasi untuk meraih impian, seperti membeli rumah, jalan-jalan ke luar negeri, atau hanya untuk mengembangkan harta. Tidak ada alasan yang benar atau salah.

Mengetahui Profil Risiko

Panduan investor pemula berikutnya adalah dengan mengenal profil risiko yang Anda miliki. Hal ini dibentuk dari berbagai aspek, seperti usia, jumlah pemasukan dan pengeluaran, serta banyaknya tanggungan Anda. Hal ini akan menentukan instrumen investasi, dana yang dialokasikan, serta seberapa mampu Anda dalam menghadapi kerugian karena investasi.

Mengenal Instrumen Investasi

Pada dasarnya, investasi terbagi menjadi dua, yaitu investasi jangka pendek dan jangka panjang. Investasi jangka pendek akan menghasilkan profit dalam jumlah yang besar. Namun, bersamaan dengan hal tersebut, risiko kerugian pun cenderung lebih besar. Sebaliknya, investasi jangka panjang akan membutuhkan waktu lebih lama untuk menghasilkan keuntungan.

Beberapa contoh dari instrumen investasi jangka pendek antara lain peer-to-peer (P2P) lending, pasar uang, dan juga deposito. Sedangkan instrumen investasi jangka panjang antara lain investasi properti, saham, serta investasi emas.

Baca Juga: 4 Investasi Terbaik 2020 untuk Tambah Penghasilan

Melakukan Diversifikasi Investasi

Untuk meminimalisir kerugian, Anda dapat meletakkan dana investasi dalam berbagai instrumen. Jadi, ketika salah satu instrumen investasi mengalami kerugian, harta Anda tidak langsung habis karena investasi yang lain masih menghasilkan profit.

Mempelajari Seluk Beluk Investasi

Kegiatan investasi membutuhkan komitmen jangka panjang. Apabila Anda mengalami kerugian atau salah langkah, jangan menyerah dan buat pengalaman tersebut sebagai pembelajaran. Kemudian, pastikan Anda juga membuka pikiran untuk menerima informasi, baik dari sesama investor, melalui buku, televisi, ataupun internet. Dengan begitu, Anda akan semakin handal dan ilmu akan terus berkembang.

Nah, itulah tadi berbagai panduan investor pemula yang dapat diikuti. Kesimpulannya, untuk menjadi handal dalam kegiatan investasi memang dibutuhkan proses. Namun, dengan disikapi secara sabar, nantinya Anda bisa lebih mudah dalam menguasainya.

Selanjutnya, apabila sudah siap memulai investasi, Anda juga bisa memanfaatkan produk Asuransi Jiwa yang menawarkan Dana Investasi pada cakupannya, seperti PRULink Assurance Account dari Prudential Indonesia. Produk inovatif ini mampu melindungi Anda dari risiko jiwa dan juga mengelola sebagian Premi Anda sebagai Dana Investasi yang keuntungannya bisa diperoleh di akhir periode Polis.

Baca Juga: Milennial, Ini 5 Manfaat Investasi Sejak Muda yang Sebaiknya Cepat Dilakukan

Back to Top