5 Cara Menjaga Kesehatan Bayi Untuk Para Orang Tua Baru, Bagaimana?

Beragam informasi mengenai kesehatan bayi ada di sekitar Anda. Mulai informasi dari dokter anak, media, situs Kementerian Kesehatan, hingga situs kesehatan. Namun sebagai orang tua baru, tak dipungkiri bingung. Apa dulu yang harus dilakukan?

Sebagai orang tua, Anda dan pasangan ingin memberikan perlindungan kesehatan terbaik bagi Si Buah Hati. Berbagai informasi kesehatan pun dilahap. Tak ketinggalan, nasihat dokter dan perawat sebelum pulang ke rumah juga dicatat. Tetapi ketika masalah kesehatan bayi datang, terkadang Anda masih bingung apa yang harus dilakukan.

Wajar, sebagai orang tua baru, Anda dan pasangan masih bingung. Namun jika lima cara menjaga kesehatan bayi ini telah Anda lakukan, kemungkinan si kecil akan tumbuh sehat dan kuat.

Imunisasi

Bayi yang baru saja dilahirkan memiliki kekebalan tubuh alami terhadap penyakit. Hal tersebut karena antibodi tali pusar dari sang ibu. Namun kekebalan itu hanya sementara. Bayi harus mendapatkan imunisasi agar tubuhnya sehat. Anak sehat merupakan investasi bagi dirinya sendiri serta aset berharga bagi bangsa.

Setelah bayi lahir, dokter akan memberikan vaksin atau imunisasi Hepatitis B. Pemberian imunisasi ini diberikan tiga kali. Pertama ketika bayi baru lahir (disuntikkan kurang dari 24 jam), kedua bayi berusia satu bulan, dan ketiga bayi berusia enam bulan. Berikan pula imunisasi wajib seperti Polio, BCG, Campak, Pentavalen, dan jika memungkinkan lengkapi dengan imunisasi tambahan.

Perlindungan kesehatan terbaik tak berhenti dengan imunisasi. Sebagai orang tua yang sadar terhadap kesehatan, Anda akan memberikan perlindungan ekstra sejak ia masih berada di dalam kandungan. Perlindungan apa yang tepat?

PRUMy Child, sebuah Asuransi Jiwa yang menerapkan sistem inovatif, yaitu memberikan perlindungan komprehensif sejak ia masih dalam kandungan, dilahirkan, sampai dewasa kelak. Asuransi dari Prudential Indonesia ini tak tanggung-tanggung dalam memberikan perlindungan. Pasalnya, PRUMy Child memberikan perlindungan kesehatan, keuangan, sekaligus pendidikan.

ASI Eksklusif

ASI eksklusif merupakan asupan nutrisi terbaik bagi bayi. Awalnya, waktu ASI masih acak. Namun jika sering memberikan ASI, Anda dan Si Kecil akan memiliki waktu khusus untuk ASI. Meski demikian berikan ASI ketika bayi ingin menyusu, kapan pun dan di mana pun. Jika Anda ingin bayi sehat dan kuat, berikan ASI eksklusif minimal enam bulan. Bila Anda mampu, berikan ASI selama dua tahun. Berikan dukungan kepada sang ibu untuk tetap aktif menyusui, serta memberikannya waktu berkualitas untuk diri sendiri.

Nutrisi Untuk Ibu

Tak hanya bayi yang membutuhkan nutrisi, ibu menyusui pun sangat memerlukannya. Bagi ibu menyusui, Anda wajib mengonsumsi karbohidrat kompleks (nasi merah, roti atau sereal gandum). Makanan tersebut mengandung asam folat dan meningkatkan energi. Konsumsi pula makanan berprotein (nabati dan hewani), sayuran dan buah-buahan, serta susu. Jika Anda alergi susu hewani, pilih saja susu almond atau susu mete.

Selain itu, Anda juga memerlukan kudapan sebagai selingan makanan utama. Sebenarnya, buah segar bisa  digunakan sebagai kudapan. Tetapi jika bosan, konsumsi saja kudapan sehat khusus ibu menyusui atau camilan pelancar ASI yang tersedia di gerai online.

Kebersihan Bayi

Cara menjaga kesehatan bayi dapat dilakukan dengan memperhatikan kebersihannya. Bayi baru lahir tak mandi seperti orang dewasa. Anda dapat membasuh tubuhnya dengan kain yang sudah dicelupkan dengan suam-suam kuku. Jangan lupa untuk mencuci baju Si Kecil dengan pembersih khusus bayi. Jika anak Anda sudah mengonsumsi MP ASI, selalu mensterilkan alat makan, mainan, hingga alat lain yang sering digunakan untuk keperluannya. Agar barang tersebut bebas kuman dan bakteri.

Kebersihan Lingkungan

Jaga pula kebersihan kamar dan sekitar rumah untuk menghindari bayi terhadap paparan alergen. Buang barang yang tak terpakai dan singkirkan genangan air. Hal tersebut berpotensi sebagai tempat berkembang biak kuman serta jentik-jentik nyamuk penyebab penyakit demam berdarah (DB). Anda wajib membersihkan lingkungan sekitar, lakukan secara rutin. Jangan menunggu penyakit datang.

Bagi orang tua, tak ada hal yang lebih penting dari kesehatan bayi. Oleh karena itu, Anda dan pasangan selalu memperhatikan dan memberikan perlindungan kesehatannya.

Back to Top