6 Tips Belajar Selama Bulan Puasa Agar Tetap Semangat & Menyenangkan, Apa Saja? | Prudential Indonesia

6 Tips Belajar Selama Bulan Puasa Agar Tetap Semangat & Menyenangkan, Apa Saja?

Bulan suci Ramadan adalah saat yang tepat untuk meningkatkan ibadah. Namun, bagi anak-anak yang harus belajar, berpuasa mungkin dapat menjadi halangan. Lapar dan haus bisa jadi menghalangi mereka untuk fokus dan menerima informasi yang didapatkan dari mendengarkan guru atau membaca buku.

Apabila  buah hati Anda mengalami masalah seperti ini, berikut adalah tips belajar selama bulan puasa yang bisa diikuti!

Makan yang Bergizi Saat Sahur dan Berbuka

Agar dapat menjaga kemampuan otak, usahakan untuk terus memenuhi kebutuhan gizinya. Pada menu berbuka dan sahur, Anda dapat menghidangkan menu yang baik untuk otak, seperti telur dan yang tinggi Omega-3, ikan sarden dan salmon.

Tidur yang Cukup

Pastikan anak Anda memiliki energi yang cukup untuk belajar keesokan harinya. Tips belajar selama bulan puasa ini dapat dilakukan dengan cara menghimbaunya untuk tidur lebih cepat. Kemudian, untuk hari-hari di mana mereka harus belajar di rumah, Anda juga bisa mendorongnya untuk tidur siang agar bangun lebih segar.

Belajar Sedikit Demi Sedikit

Lemas dan lapar tidak dapat dihindari? Mungkin ini adalah pertanda pola belajar anak perlu sedikit diubah. Caranya adalah dengan menerima informasi sedikit demi sedikit. Hal ini penting dilakukan agar anak tidak cepat burnout atau lelah belajar.

Baca Juga: Ingin Menyekolahkan Anak? Ketahui Dulu Skema Pendidikan di Indonesia

Melanjutkan Setelah Berbuka

Tips belajar selama bulan puasa selanjutnya adalah dengan membagi beban tugas menjadi dua tahap. Pada tahap pertama, ajari anak Anda untuk menulis draf terlebih dahulu, lalu bisa diselesaikan setelah waktu berbuka puasa nanti. Setelah berbuka dan menjalankan salat maghrib, si Kecil pun bisa kembali melanjutkan tugasnya.

Mandi Sore Hari

Mandi bukan hanya penting untuk menjaga kebersihan saja. Dengan membasuh wajah dan tubuh dengan air, anak Anda akan merasa segar dan lebih siap untuk mulai belajar. Apabila waktunya kurang tepat untuk mandi, himbau anak Anda untuk membasuh wajahnya.

Perbanyak Minum Saat Sahur

Hilangnya cairan tubuh bisa jadi merupakan alasan si Kecil lemas dan sulit belajar. Maka dari itu, Anda dapat mengajaknya minum air atau memakan buah-buahan yang mengandung banyak air, seperti semangka, jeruk, atau anggur.

Nah, itulah tadi beberapa tips belajar selama bulan puasa yang bisa anak Anda ikuti. Kesimpulannya, bulan puasa pasti akan mempengaruhi pola belajar anak. Akan tetapi, apabila dilakukan dengan perlahan dan didampingi makanan yang bergizi, mereka akan lebih bisa menjaga konsentrasi.

Selanjutnya, jangan lupa untuk melindungi impian dan keceriaan anak selagi mereka meraih kesuksesan. Anda dapat membeli produk Asuransi Jiwa terkait Dana Investasi yang dikhususkan untuk anak dan pendidikannya, seperti PRULink Edu Protection. Produk ini memberikan manfaat santunan untuk anak apabila Anda meninggal dunia. Kemudian, Dana Investasi yang Anda berikan akan terus dikelola agar dapat dirasakan manfaatnya di ujung masa perlindungan.

Baca Juga: 5 Ciri-ciri Asuransi Pendidikan Anak Terbaik yang Sebaiknya Dijadikan Pilihan

Back to Top