Syarat dan Cara Membuat Surat Keterangan Warisan | Prudential Indonesia

Syarat dan Cara Membuat Surat Keterangan Warisan

Kehidupan yang baik adalah yang dapat dinikmati oleh semua orang dan juga yang mereka cintai. Hal inilah yang memicu sebagian besar orang untuk giat bekerja, mengumpulkan harta, serta meraih kesuksesan. Tapi, apa yang terjadi pada harta tersebut ketika mereka sudah tiada nanti? Tentunya mereka akan memastikan para ahli waris, seperti pasangan dan anak, dapat terus merasakan jerih payahnya selama ini.

Apabila Anda salah satu ahli waris, hal ini sangat mungkin dilakukan dengan adanya surat keterangan warisan. Surat ini memungkinkan hak para ahli waris dilindungi secara hukum dan dapat digunakan saat mengklaim haknya nanti.

Ingin tahu persyaratan lengkap serta cara membuat surat keterangan ahli waris? Berikut ini penjelasannya!

Syarat-Syarat Surat Keterangan Ahli Waris

Surat ahli waris yang memiliki kekuatan hukum sudah sewajarnya memiliki persyaratan lengkap yang dapat dipertanggungjawabkan. Maka dari itu, surat tersebut wajib ditandatangani saksi sebanyak dua (2) orang, disahkan oleh pihak kelurahan, serta diperkuat oleh pihak kecamatan tempat Anda tinggal.

Namun, untuk memperoleh hal tersebut, Anda perlu menyiapkan persyaratan lainnya terlebih dahulu, seperti:

  • Surat pernyataan sebagai ahli waris
  • Fotokopi KTP ahli waris dalam kertas A4
  • Fotokopi akta lahir para ahli waris
  • Fotokopi buku nikah pewaris dalam kertas A4
  • Fotokopi KK pewaris dalam kertas A4
  • Surat Keterangan silsilah keluarga ahli waris yang bisa diperoleh dari pihak kelurahan
  • Surat Keterangan Kematian serta Surat Keterangan Penguburan
  • Akta kematian pewaris dari pihak Dinas Kependudukan dan Catatan sipil

Cara Membuat Surat Keterangan Warisan

Setelah persyaratan tadi sudah dilengkapi, Anda dapat membuat surat keterangan ahli waris yang dilengkapi tanda tangan pihak kelurahan dan kecamatan dengan langkah-langkah berikut ini:

  • Datangi Kepala RT dan RW serta bawa seluruh persyaratan
  • Minta surat pengantar dari Kepala RT dan RW di mana Anda tinggal
  • Pastikan surat keterangan memiliki materai, ditandatangani oleh para ahli waris, serta mendapatkan saksi serta tanda tangan Kepala RT dan RW
  • Bawa surat dan persyaratan tadi ke bagian Pelayanan Umum pada Kantor Kelurahan

Surat keterangan ahli waris Anda pun telah siap diajukan ke Pengadilan Agama atau Negeri setempat. Proses ini berfungsi agar memperkuat dan membuat hak waris Anda sah secara hukum.

Baca Juga: Sudah Punya Rencana Membeli Asuransi untuk Keluarga? Ketahui Cara Memilihnya Berikut Ini!

Itulah tadi penjelasan singkat seputar surat keterangan warisan dan cara pembuatannya. Pada dasarnya, surat ini berfungsi untuk memastikan para ahli waris Anda dapat memperoleh harta warisan yang menjadi hak mereka. Umumnya, harta ini memang ditujukan kepada pewaris agar anak cucu mereka dapat memanfaatkan peninggalan mereka secara finansial.

Apabila Anda memiliki tanggungan, pastikan keluarga Anda memiliki produk Asuransi Jiwa yang menawarkan manfaat lengkap, seperti PRUTect Care dari Prudential Indonesia dengan manfaat komprehensif seperti santunan harian rawat inap, mengalami cacat total akibat kecelakaan atau meninggal dunia dengan biaya premi bulanan lebih murah dari secangkir kopi Anda.

Baca Juga: Ketahui Pengertian Asuransi Jiwa dan Manfaatnya Sebelum Membelinya

Back to Top