5 Penyebab Tensi Tinggi Saat Hamil yang Perlu Diketahui

Tekanan darah tinggi, tensi tinggi, atau hipertensi merupakan kondisi yang dapat berujung fatal, terlebih jika terjadi pada ibu yang sedang hamil. Masa kehamilan yang diharapkan sebagai momen yang indah untuk para ibu, malah menjadi berantakan karena kondisi ini.

Apabila Anda juga sedang mempersiapkan kehamilan, ada baiknya Anda dan pasangan juga mempelajari tentang bahaya dan penyebab tekanan darah tinggi pada kehamilan.

Menurut Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), tensi tinggi dalam kehamilan sendiri dapat dibagi menjadi 4 jenis, di antaranya ada preeklampsia dan eklampsia, hipertensi kronik, dan hipertensi gestasional.

Untuk faktor-faktor pemicu masing-masing hipertensinya sendiri sebenarnya belum dapat ditentukan. Namun, dengan mempelajari jenis-jenisnya kita mulai dapat melihat penyebab-penyebab utama terjadinya tekanan darah tinggi pada ibu hamil.

Simak informasi berikut untuk penjelasan lebih lanjut.

Kondisi Bawaan

Ibu hamil dapat didiagnosa mengalami hipertensi kronik apabila sudah mempunyai kecenderungan akan tekanan darah tinggi jauh sebelum memulai masa kehamilan. Kehamilan hanya akan meningkatkan risiko penyakit ini kambuh.

Kabar baiknya adalah Anda mungkin dapat mudah mengetahui faktor-faktor hipertensi di luar kehamilan Anda. Dari situ, Anda dapat mengurangi kebiasaan yang dinilai sebagai pemicunya, seperti konsumsi sodium dan garam berlebihan, serta memiliki tekanan pikiran.

Pembuluh Darah Tidak Sempurna

Pada jenis preeklampsia, tensi tinggi di masa kehamilan mungkin saja disebabkan oleh pembuluh darah yang rusak atau tidak normal.

Ketika pembuluh darah yang rusak memberi makan plasenta dari rahim, ini akan mengakibatkan molekul dan zat yang dapat menyebabkan pembengkakan dan penyempitan pembuluh darah tersebut, sehingga memicu tekanan darah tinggi.

Hipertensi preeklampsia tergolong sangat bahaya karena dapat menyebabkan eklampsia, atau tensi darah tinggi yang disertai kejang-kejang.

Kehamilan Anak Kembar

Mungkin Anda sering mendengar risiko yang dapat ditemukan pada kehamilan anak kembar. Risiko ini juga mencakup hipertensi.

Pada tahun 1996 sampai 2001, Departemen Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Farmasi Universitas Mahidol Bangkok mengadakan riset tentang hipertensi pada kehamilan anak kembar dan tunggal. Hasilnya, hipertensi ditemukan berkembang 18.36% pada kehamilan anak kembar dan 5.03% pada kehamilan anak tunggal.

Usia Terlalu Tua

Menurut riset yang dilakukan oleh Dr. Julia Timofeev, MD dan rekan, hipertensi pada kehamilan dapat diasosiasikan dengan umur seseorang.

Pada riset tersebut, ditemukan bahwa risiko hipertensi meningkat 22% untuk perempuan yang hamil di umur 35 sampai 39,9 tahun dan 63% pada yang berumur 40 sampai 44,9 tahun, dibandingkan dengan perempuan yang masih berumur 25 sampai 29,9 tahun.

Anda perlu berhati-hati apabila Anda memasuki salah satu kategori tersebut. Segera minta petunjuk dokter untuk mendampingi Anda di masa-masa kehamilan.

Penyakit Autoimun

Pada perempuan pengidap kondisi autoimun seperti lupus dan AIDS diperkirakan lebih berisiko.

Penemuan ini didasari oleh hilangnya fungsi dari beberapa gen seperti MCP (Methyl-accepting Chemotaxis Protein) dan CFI (Complement Factor I), yang terjadi pada perempuan pengidap preeklampsia, maupun penyakit autoimun.

Gen ini berfungsi untuk mengatur aktivitas protein yang ikut serta melawan infeksi dan melindungi fetus yang sedang berkembang. Hilangnya fungsi MCP dan CFI disinyalir membuat plasenta dan pembuluh darah terancam kerusakan imun, yang mengakibatkan preeklampsia.

Itulah beberapa penyebab tekanan darah atau tensi tinggi pada kehamilan. Jika Anda mengalami kondisi ini, jangan tunda mencari bantuan medis yang baik dan berkualitas. Penanganan yang bijak merupakan kunci dari kesehatan Anda dan janin di masa kehamilan.

Selain itu, tingkatkan keamanan Anda di masa kehamilan dengan memilih produk layanan Asuransi Jiwa yang tepat. Salah satunya yang bisa Anda pilih adalah Prudential Indonesia. Memiliki produk PRUPrime Health Care, Prudential Indonesia juga menyediakan solusi  lengkap dan fleksibel untuk segala kebutuhan finansial Anda di berbagai instansi kesehatan di Indonesia, produk ini juga menawarkan jangkauan hingga ke seluruh dunia.

Back to Top