5 Alasan Mengapa Anda Perlu Memilih Asuransi Penyakit Kritis

Kanker merupakan salah satu penyakit berbahaya. Tak hanya berbahaya bagi tubuh, perawatannya pun menguras kantong. Meski demikian penyakit ini dapat dicegah melalui gaya hidup dan perlindungan kesehatan.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (01/2019) menyebutkan kanker payudara dan kanker serviks paling banyak diderita masyarakat Indonesia. Kanker payudara membunuh sekitar 22.000 pasien atau 17 kematian per 100.000 pasien.

Pasien kanker payudara harus mendapatkan penanganan intensif secepatnya. Namun banyak yang mengeluhkan perawatan kanker payudara sangat mahal, baik biaya obat-obatan maupun perawatan di rumah sakit. Dari kondisi ini, tak sedikit yang menyadari bahwa peran Asuransi Kesehatan sangat penting.

Asuransi Kesehatan merupakan produk asuransi yang menjamin biaya kesehatan jika Nasabah mengalami gangguan kesehatan dan/atau kecelakaan.

Memiliki Asuransi Kesehatan bukan berarti menginginkan penyakit, melainkan menciptakan dua hal. Pertama, ketenangan pikiran untuk menerapkan pola hidup sehat. Kedua, melindungi diri jika sesuatu buruk terjadi di luar penyakit. Namun bila penyakit datang, Anda dapat menggunakan hal kedua, yaitu telah memiliki perlindungan kesehatan. Konsep tersebut telah dilakukan oleh PRUCritical Benefit88.

Asuransi Jiwa Tradisional dari Prudential Indonesia tersebut memberikan perlindungan komprehensif atas risiko Kondisi Kritis atau meninggal dunia. Sehingga kehadiran asuransi akan membantu Nasabah ketika menghadapi masalah kesehatan serius.

Dalam asuransi ini, ada 60 Kondisi Kritis yang pembiayaannya ditanggung oleh perusahaan asuransi. Salah satunya biaya perawatan kanker payudara. Asuransi juga memberikan perlindungan atas pelaksanaan perawatan Angioplasti sebesar 10% Uang Pertanggungan (UP) tanpa mengurangi UP PRUCritical Benefit 88.

Walaupun telah memiliki asuransi, ada baiknya Anda menjalankan pola hidup sehat setiap hari. Karena memiliki tubuh sehat memerlukan waktu dan usaha. Menjalankan hidup sehat dapat Anda mulai dengan hal-hal berikut ini:

Olahraga Rutin. Harus diakui olahraga adalah kegiatan yang berat. Tetapi Anda harus sedikit memaksakan tubuh untuk bergerak. Tidak perlu olahraga di gym, pilih olahraga ringan seperti jalan kaki keliling kompleks rumah, minimal dua kilometer.

Anda juga bisa bersepeda atau berenang bersama keluarga agar olahraga terasa menyenangkan. Alternatif lain, mengikuti yoga dan bermeditasi. Kegiatan itu tak sekadar mengolah tubuh melainkan menenangkan pikiran. Tetapi apapun olahraganya, lakukan secara rutin tiga kali dalam seminggu.

Melakukan Pekerjaan Rumah. Jika Anda tidak sempat olahraga, sempatkan melakukan pekerjaan rumah. Misalnya menyapu dan mengepel, memasak dan mencuci perabot kotor, membersihkan kebun, atau mencuci mobil. Pekerjaan rumah mampu menyingkirkan kalori sekaligus melatih otot tubuh.

Konsumsi Bergizi. Makanan yang Anda konsumsi mencerminkan diri Anda. Jadi jika menginginkan tubuh dan pikiran sehat, konsumsi makanan tinggi serat dan vitamin (sayur dan buah), protein (daging, telur), dan minum air mineral minimal 1,5 liter per hari. Jangan lupa membatasi konsumsi makanan berlemak, makanan olahan, serta kurangi minuman manis dan beralkohol. Ada baiknya mengurangi konsumsi rokok atau menghindari paparan rokok bagi perokok pasif.

Medical Check-up. Upaya pencegahan yang tidak kalah penting lainnya, medical check-up. Dengan mengecek kesehatan menyeluruh, minimal setahun sekali, Anda dapat mengetahui kondisi tubuh. Termasuk mengontrol berat badan agar tetap stabil.

Tren makanan bisa berganti, tahun boleh berubah, tetapi pola hidup sehat tetap dipertahankan. Tetap semangat dengan gaya hidup sehat dan berasuransi.

Back to Top