5 Tips Panduan Berpuasa untuk Para Penderita Maag, Apa Saja? | Prudential Indonesia

5 Tips Panduan Berpuasa untuk Para Penderita Maag, Apa Saja?

Berpuasa di bulan Ramadan mengharuskan kita untuk menjaga lapar, haus, dan juga kesabaran. Namun, bagi Anda penderita maag, berpuasa mungkin menjadi tantangan tersendiri, karena Anda juga perlu memastikan berpuasa aman untuk dilakukan dan tak membuat kondisi Anda menjadi buruk.

Maag atau gastritis sendiri merupakan penyakit di mana dinding lambung mengalami luka karena infeksi akibat bakteri, faktor usia, penyakit tertentu, serta gaya hidup yang tidak sehat. Tingkat keparahan penyakit ini pun sangat beragam, namun menimbulkan gejala yang serupa, seperti mual, muntah, serta gangguan pada pencernaan.

Untungnya, dengan panduan berpuasa untuk penderita maag berikut ini, Anda akan dapat menjalani puasa tanpa khawatir gejala-gejala tadi kambuh. Lalu, seperti apa tipsnya? Simak penjelasannya berikut ini!

Menentukan Makanan yang Sehat

Panduan berpuasa untuk penderita maag pertama adalah dengan memastikan makanan yang dipilih baik untuk pencernaan Anda, seperti buah dan sayuran tinggi serat, daging rendah lemak (ikan atau ayam), serta yoghurt. Kemudian, hindari minum soda dan kopi atau makan makanan yang pedas, bersifat asam, atau goreng-gorengan.

Memperbaiki Cara Makan

Setelah menentukan menu makanan, pastikan cara Anda makan juga sudah benar dan hindari kebiasaan yang dapat menaikkan asam lambung, seperti mengunyah makanan terlalu buru-buru, makan terlalu banyak, tidur setelah makan, atau menunda makan saat berbuka. Maka dari itu, atur waktu Anda sebaik-baiknya agar makan berbuka dan sahur dapat dinikmati secara lebih tenang.

Baca Juga: Kebiasaan Buruk Penyebab Asam Lambung Naik yang Harus Dihindari

Menjaga Kesabaran

Sebenarnya, stres dan rasa cemas tidak mengakibatkan terjadinya maag. Namun, kedua hal tersebut bisa menjadi pemicu naiknya asam lambung (Gastroesophageal Reflux Disease; GERD) yang mana dapat memperparah gejala penyakit maag. Maka dari itu, ada baiknya Anda menjaga suasana hati dengan banyak beribadah, meditasi, atau melakukan hal lain yang membawa ketenangan hati.

Menghentikan Kebiasaan Merokok

Hukum seputar merokok saat berpuasa ada bermacam-macam. Tapi, pendapat manapun yang dipercayai, sebaiknya Anda mengikuti panduan berpuasa untuk penderita maag ini dan menghentikan merokok, karena dapat menimbulkan penyakit maag serta membuat gejalanya semakin parah.

Memperhatikan Kondisi Imunitas

Penyakit maag juga disebabkan oleh tubuh kita sendiri yang menyerang sel pembentuk dinding lambung. Kondisi ini sering terjadi di antara mereka yang memiliki penyakit autoimun, seperti diabetes tipe 1. Jika Anda memiliki kondisi yang serupa, usahakan untuk selalu menjaga kesehatan, imun tubuh, dan juga mengikuti anjuran dokter.

Nah, itulah tadi beberapa panduan berpuasa untuk penderita maag. Kesimpulannya, jagalah pola makan dan kondisi hati serta hindari kebiasaan-kebiasaan yang buruk bagi pencernaan Anda. Dengan begitu, Anda dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit maag dan juga asam lambung naik saat berpuasa.

Kemudian, pastikan Anda selalu mengetahui kondisi kesehatan setiap waktu. Anda bisa melakukan hal ini secara lebih mudah dengan mengunduh PULSE, aplikasi kesehatan dari Prudential Indonesia.

Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur health check untuk evaluasi kondisi kesehatan serta symptom checker untuk mengenali risiko penyakit berdasarkan gejala-gejala yang Anda miliki. Setelahnya, Anda dapat menanyakan kedua hal tersebut kepada dokter secara online, langsung dari aplikasi PULSE.

Baca Juga: Pulse, Aplikasi Kesehatan dari Prudential untuk Permudah Layanan Akses Kesehatan

 

Back to Top