Apa Itu Hak Santunan? Ketahui Juga Cara Klaim Asuransinya Berikut Ini | Prudential Indonesia

Apa Itu Hak Santunan? Ketahui Juga Cara Klaim Asuransinya Berikut Ini

Ketika musibah yang tidak diinginkan terjadi, tentu yang akan menjadi kerisauan di benak kebanyakan orang adalah kondisi kesehatan korban serta kerugian jasmani yang dialaminya. Terkadang, hal ini bisa diperbaiki dengan perawatan yang intensif. Namun, pada musibah tertentu, yang menjadi kehilangan adalah nyawa dan tidak dapat digantikan. Anda atau ahli waris mungkin memiliki hak santunan atau berhak menerima sejumlah uang kompensasi. Berikut adalah penjelasan seputar apa itu hak santunan!

Pengertian Hak Santunan

Perusahaan Asuransi dan Penyelenggara Jaminan Sosial bertugas untuk melindungi Anda dari kerugian finansial akibat risiko jiwa atau kesehatan karena mengalami kecelakaan. Apabila risiko-risiko tersebut terjadi, Anda akan berhak untuk menerima sejumlah uang kompensasi untuk meringankan kerugian tersebut. Hal inilah yang dinamakan hak santunan.

Jenis-jenis Santunan

Pada dasarnya, setiap pihak penyedia perlindungan jiwa dan kesehatan memiliki peraturannya masing-masing. Namun, jenis santunan secara garis besar dibagi menjadi santunan meninggal dunia, luka-luka, cacat tetap, hingga santunan penguburan.

Penerima Santunan

Hak santunan bergantung dari kejadian yang mengakibatkan uang kompensasi tersebut dikeluarkan. Apabila penyebabnya adalah luka-luka dan juga cacat tetap, Anda akan diberikan uang kompensasi tersebut. Selanjutnya, jika santunan diberikan karena Anda meninggal dunia, para ahli waris nantinya yang akan memiliki hak santunan tersebut.

Bagaimana jika korban jiwa tidak memiliki ahli waris? Menurut Peraturan Pemerintah No. 17 tahun 1965 tentang Ketentuan-ketentuan Pelaksanaan Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang, uang kompensasi akan digunakan untuk menutupi biaya-biaya yang diperlukan saat penguburan.

Baca Juga: 5 Faktor Penyebab Kecelakaan Kerja yang Harus Anda Waspadai

Jumlah Santunan

Besaran atau jumlah santunan yang akan diterima ditentukan dari peraturan masing-masing pihak penyedia jaminan sosial dan Perusahaan Asuransi. Apabila kecelakaan terjadi pada transportasi umum, Jasa Raharja telah menyediakan uang kompensasi sejumlah Rp50.000.000 untuk korban meninggal dunia, maksimal Rp50.000.000 untuk cacat tetap, dan Rp20.000.000 untuk perawatan.

Lain halnya jika Anda membeli produk Asuransi Jiwa sendiri. Umumnya, jumlah santunan dan cakupan manfaat akan diatur oleh Polis yang Anda beli sebelumnya.

Cara Klaim Santunan Asuransi

Polis juga akan mengatur prosedur klaim santunan atau kompensasi. Apabila mengalami kecelakaan, Anda akan diminta untuk melakukan verifikasi manfaat menggunakan Kartu Peserta saat tiba di rumah sakit. Jika kondisinya genting dan rumah sakit tidak dapat menerima pembayaran cashless dengan Kartu Peserta, Anda dapat mengajukan reimbursement setelah penanganan selesai.

Namun, bila musibah merenggut nyawa, para ahli waris dapat mengajukan klaim dengan mengisi formulir klaim manfaat. Biasanya, persyaratan dokumen akan tertera pada formulir tersebut. Adapun yang diperlukan adalah Polis (asli), formulir, dokumen yang menyatakan meninggalnya Tertanggung, fotokopi identitas diri, serta bukti pendukung Anda sebagai ahli waris yang menerima manfaat.

Nah, itulah tadi informasi yang perlu Anda ketahui seputar apa itu hak santunan dan cara klaim santunan asuransi. Usahakan memahami betul informasi di atas atau juga mempelajari lebih lanjut dengan menghubungi pihak Asuransi Jiwa. Dengan begitu, Anda dapat menerapkan cara-cara tadi jika suatu saat memang diperlukan.

Selanjutnya, pastikan Asuransi yang telah dipilih memiliki cakupan yang komprehensif dan memang dapat melindungi Anda dari berbagai risiko jiwa. Anda bisa membeli produk PRU Cinta dari Prudential Indonesia, yang memberikan perlindungan berupa hak santunan kepada keluarga tercinta jika Anda meninggal dunia karena kecelakaan.

Baca Juga: 4 Manfaat Asuransi Kecelakaan Diri yang Perlu Diketahui

Back to Top