Cara Menurunkan Kolesterol dan Mencegahnya di usia Muda | Prudential Indonesia

Cara Menurunkan Kolesterol dan Mencegahnya di Usia Muda

Gaya hidup yang tidak dijaga membuat siapa pun bisa mengalami kolesterol tinggi, tidak terkecuali anak muda. Kolesterol sendiri merupakan lemak yang memiliki peran bagi tubuh, di antaranya untuk menghasilkan vitamin D, memproduksi hormon tertentu, dan membentuk sel-sel sehat. Jika kadar kolesterol tinggi, maka akan menghambat aliran darah dan terjadi penumpukan di pembuluh darah.

Kolesterol secara alami dihasilkan oleh hati. Namun, senyawa ini juga bisa bersumber dari hewan, yakni susu, telur, dan daging. Kebiasaan mengonsumsi lemak jenuh dan gula juga bisa menambah kadar kolesterol. Kadar kolesterol dikatakan tinggi jika lebih dari 200 mg/dL.

Apa saja gejala kolesterol tinggi pada tubuh? Bengkak dan mati rasa di beberapa anggota tubuh, bau napas, keletihan dan kelemahan kronis, nyeri dada, pusing dan sakit kepala, serta sembelit.

Untuk mengantisipasinya, di bawah ini terdapat beberapa cara menurunkan sekaligus mencegah kolesterol yang bisa dilakukan di usia muda.

Melakukan Olahraga Minimal Tiga Kali Seminggu

Salah satu cara menurunkan kolesterol adalah dengan melakukan olahraga rutin. Setiap orang disarankan untuk berolahraga minimal tiga kali seminggu dengan durasi 30 menit per sesi.

Mengonsumsi Makanan yang Mengandung Serat Larut

Makanan yang mengandung serat mudah larut (soluble fiber) seperti apel, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan sitrus baiknya dikonsumsi setiap hari untuk menurunkan dan mencegah kolesterol. Serat larut bertugas menyerap cairan empedu yang bisa digunakan untuk menghancurkan lemak yang ada dalam darah.

Jangan Lupa untuk Makan Buah dan Sayur

Cara menurunkan kolesterol yang cukup mudah namun sering diabaikan yakni mengonsumsi buah-buahan dan sayur. Di dalam buah dan sayur juga terdapat kandungan antioksidan tinggi yang bisa menghindari kolesterol jahat membentuk plak pada dinding arteri, sehingga risiko terkena penyakit jantung bisa dikurangi.

Baca juga: 5 Makanan yang Sebaiknya Dihindari untuk Para Penderita Kolesterol

Menghindari Lemak Trans Buatan dan Mengonsumsi Makanan Lemak Tidak Jenuh

Mengonsumsi lemak trans buatan seperti yang ada di daging merah dan produk susu memicu kolesterol meningkat. Saat membeli makanan, cek komposisi apakah ada tulisan"Hidrogenasi Parsial". Istilah  tersebut berarti makanan itu memiliki kandungan lemak trans yang perlu dijauhi.

Selain itu, mengganti makanan lemak jenuh dengan lemak tak jenuh bisa mengurangi kadar kolesterol jahat. Makanan lemak tak jenuh yang baik dikonsumsi, yakni alpukat, buah zaitun, kacang-kacangan, dan minyak ikan.

Tidak Merokok

Terakhir, cara menurunkan dan cara mencegah kolesterol dengan berhenti merokok. Kebiasaan merokok sendiri membuat kolesterol jahat meningkat dan kolesterol baik menurun. Kandungan tar pada rokok memperlambat kemampuan tubuh mengalihkan kolesterol ke hati untuk dihilangkan.

Itu tadi cara menurunkan kolesterol sekaligus mencegahnya yang bisa Anda lakukan, dengan mengetahui hal ini, Anda pun dapat lebih mengantisipasi kolesterol tinggi serta mengambil langkah yang tepat saat gangguan kesehatan ini terjadi.

Bila perlu, Anda juga bisa membeli perlindungan dengan produk Asuransi Kesehatan dari Prudential Indonesia, salah satunya PRUPrime Healthcare Plus. Produk ini merupakan produk Asuransi Tambahan (Riders) yang memberikan perlindungan kesehatan dengan pembayaran manfaat berdasarkan tagihan rumah sakit untuk sebagian besar manfaat yang ada di PRUPrime Healthcare Plus.

Baca juga: 5 Makanan Penurun Darah Tinggi yang Sebaiknya Dikonsumsi, Apa Saja?

Back to Top