Jangan Salah! 7 Hal Ini Bisa Jadi Gejala TBC | Prudential Indonesia

Jangan Salah! 7 Hal Ini Bisa Jadi Gejala TBC

Tuberkulosis atau TBC merupakan salah satu penyakit yang paling banyak merenggut jiwa di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Bahkan, menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), penyakit TBC diperkirakan menyerang sekitar 850.000 penduduk setiap tahunnya. Hal ini menjadikan Indonesia menempati posisi lima besar di seluruh dunia.

Penyebaran TBC merupakan sebuah krisis yang secara serius harus ditangani oleh setiap pihak, termasuk Anda secara pribadi. Ketahui penyebab dan gejala TBC, serta langkah-langkah agar terhindar dari risiko penyakit ini. Berikut informasi seputar TBC yang perlu Anda ketahui!

Penyebab Terjadinya TBC

Sebelum mengetahui dampak, gejala, dan cara mencegah TBC, Anda perlu memahami dulu penyebab terjadinya TBC. TBC merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang umumnya menyerang paru-paru. Biasanya, penyakit ini menyebar dari satu individu ke individu lainnya melalui cairan droplets yang ada di udara, seperti saat bersin atau batuk.

Gejala TBC yang Mungkin Muncul

Untuk benar-benar mengetahui apakah seseorang terkena TBC, perlu diadakan pemeriksaan darah, rontgen, serta tes-tes lainnya yang dapat membantu dokter mendeteksi penyakitnya pada tubuh Anda. Namun, ada baiknya Anda juga mengetahui gejala-gejala yang mungkin muncul agar dapat menanggulangi kasusnya secara cepat dan proaktif. Beberapa gejala-gejala TBC antara lain:

  1. Batuk selama lebih dari 3 minggu
  2. Terdapat darah pada dahak atau batuk berdarah
  3. Tubuh lemas
  4. Demam
  5. Hilangnya nafsu makan dan turun berat badan
  6. Terdapat darah pada urin
  7. Keringat berlebihan di malam hari

Apabila Anda mengalami gejala-gejala di atas, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri dan menerima penanganan dari ahli kesehatan. Kemudian, ketahui juga bahwa tuberkulosis bisa menyerang berbagai macam organ, bukan hanya paru-paru saja. Dengan begini, gejala-gejala yang dialami setiap orang mungkin dapat berbeda-beda.

Baca Juga: Apa Itu Sebenarnya Pandemi COVID-19? Ketahui Juga Dampaknya di Indonesia

Cara Mencegah TBC

Semua orang memiliki risiko terkena TBC. Namun, risiko ini akan semakin berkurang apabila Anda menerima vaksin ketika masih kecil. Antibodi Anda akan memahami cara bakteri Mycobacterium tuberculosis bekerja dan bagaimana melawannya. Kemenkes RI mewajibkan pemberian vaksin BCG (Bacillus Calmette Guerin) demi memberikan Anda kekebalan tubuh, termasuk terhadap penyakit ini.

Tapi, jika ternyata tubuh Anda tidak kebal dan rupanya terserang TBC, Anda masih bisa membantu orang lain mencegah terkena penyakit ini. Hentikan penyebaran TBC dengan menghindari keramaian, memakai masker, serta berobat ke dokter.

Itulah tadi penjelasan singkat seputar pengertian, cara mencegah, serta dampak TBC. Kini, Anda diharapkan dapat menghindari TBC serta risiko-risiko yang dibawa oleh penyakit ini. Pastikan keluarga dan orang-orang terdekat juga memahami informasi ini.

Selanjutnya, pastikan Anda juga terlindungi dengan produk Asuransi Jiwa Kumpulan yang komprehensif, PRUTect Care dari Prudential Indonesia. Produk ini mampu memberikan manfaat apabila Anda meninggal dunia serta manfaat pilihan lainnya, seperti manfaat harian rawat inap (Non-ICU), manfaat perawatan ICU, serta manfaat meninggal dunia akibat penyakit menular, seperti tuberkulosis atau TBC.

Baca Juga: Jangan Salah! Berikut Penyebab Radang Tenggorokan dan Cara Mengatasinya yang Perlu Diketahui

Back to Top