Pandemi COVID-19 Membawa 'New Normal' Bagi Masyarakat Indonesia, Simak Pengertiannya! | Prudential Indonesia

Pandemi COVID-19 Membawa 'New Normal' Bagi Masyarakat Indonesia, Simak Pengertiannya!

Setelah physical distancing, kini ada sebutan baru yaitu new normal. Merupakan sebuah skenario demi mempercepat penanganan COVID-19 dalam aspek kesehatan dan juga sosial-ekonomi. Kini, pemerintah di Indonesia telah merencanakan skenario baru yang disebut dengan new normal demi mempertimbangkan studi epidemiologi dan kesiapan regional dalam menghadapi hal baru.

Lalu, Apa Itu New Normal?

New normal merupakan perubahan perilaku demi tetap menjalankan aktivitas normal seperti biasanya sebelum ada pandemi COVID-19. Tetapi, perubahan ini akan ditambah pula dengan menerapkan protokol kesehatan demi mencegah terjadinya penyebaran COVID-19. Selain itu, seperti yang sudah disebutkan di atas, new normal sendiri merupakan skenario yang dijalankan dalam masa pemulihan kembali di bidang kesehatan, sosial, dan juga ekonomi.

Baca Juga: Jangan Keliru! Ketahui Dulu Beda Gejala Flu, Pilek, dan Virus Corona Berikut Ini

Tak hanya itu saja, penerapan baru di Indonesia ini memberlakukan syarat new normal yang harus dijalankan. World Health Organization atau WHO telah menyebutkan bahwa ada 6 syarat yang harus dijalankan, di antaranya:

  1. Bukti yang menunjukkan bahwa transmisi COVID-19 dapat dikendalikan.
  2. Rumah sakit atau sistem kesehatan tersedia untuk mengidentifikasi, menguji, mengisolasi, melacak kontak, serta mengkarantina pasien COVID-19.
  3. Risiko penularan wabah sudah bisa terkendali, terutama di tempat dengan kerentanan tinggi.
  4. Langkah pencegahan di lingkungan kerja, seperti menjaga jarak, cuci tangan, dan etika saat batuk.
  5. Risiko kasus impor bisa ditangani.
  6. Mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi dan terlibat dalam transisi new normal.

Penerapan new normal di Indonesia sendiri telah diumumkan oleh pemerintah sebelumnya, bahwa akan ada 9 sektor ekonomi yang akan kembali dibuka. Adapun 9 sektor yang dibuka kembali yakni, pertambangan, perminyakan, industri, konstruksi, perkebunan, pertanian dan peternakan, perikanan, logistik, serta transportasi barang.

Meskipun sudah memasuki masa new normal, Anda pun harus tetap menjaga kebersihan, menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar ruangan, serta mencuci tangan dan usahakan selalu membawa hand sanitizer di dalam tas.

Protokol New Normal dari Kemenkes

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang panduan pencegahan dan pengendalian COVID-19 di tempat kerja, perkantoran, dan juga industri dalam mendukung keberlangsungan usaha di situasi pandemi.

Selain itu, Anda juga harus tetap memperhatikan hal-hal yang perlu dilakukan dalam fase new normal. Beberapa di antaranya:

  1. Tetap melakukan physical distancing, terutama di tempat ramai.
  2. Selalu membiasakan untuk mencuci tangan setelah menyentuh benda asing.
  3. Selalu gunakan masker jika melakukan aktivitas di luar ruangan.
  4. Membawa hand sanitizer, terutama jika naik kendaraan umum.
  5. Batasi aktivitas di luar rumah, walaupun tempat publik sudah kembali di buka.
  6. Membeli bahan kebutuhan sekaligus dalam jangka waktu satu minggu atau bahkan satu bulan agar tidak perlu bolak-balik ke pasar atau supermarket.
  7. Utamakan opsi belanja online untuk menghindari keramaian.
  8. Sebaiknya lansia tetap berada di dalam rumah.
  9. Jika terpaksa harus bepergian, sebaiknya hindari tempat yang ramai.

Selain memperhatikan beberapa hal yang telah disebutkan di atas, pastikan Anda juga telah memiliki perlindungan yang baik dan tepat. Salah satu yang bisa dijadikan pilihan, yakni produk proteksi PRULink Generasi Baru dari Prudential Indonesia. Asuransi Jiwa yang satu ini mampu melindungi sejak pertama kali Anda membayar Premi. Tak hanya itu saja, produk ini juga menawarkan berbagai manfaat tambahan lainnya seperti, perlindungan dari risiko kesehatan.

Baca Juga: Pahami Gejala Corona yang Terjadi dari Hari ke Hari pada Tubuh

Back to Top