Solusi Perlindungan Penyakit Kritis yang Berguna untuk Anda dan Keluarga

Ketika Anda dan pasangan berusaha menyeimbangkan antara bekerja dan mengurus anak-anak, tiba-tiba sesuatu terjadi. Salah satu anggota keluarga didiagnosis penyakit kritis. Mendadak dunia Anda terbalik.

Tak ada orang yang menginginkan sakit. Apalagi terdiagnosa penyakit kritis, seperti salah satu organ gagal berfungsi, kanker, stroke, atau multiple sclerosis. WHO Global Status Report on NCDs 2018 menunjukkan data 2016, bahwa dari 57 juta kematian terdapat  71 persen atau 41 juta jiwa meninggal karena penyakit kardiovaskular, kanker, serta penyakit pernapasan kronis.

Mendengar diagnosis penyakit kritis membuat seseorang syok, marah, dan merasa berada di titik terendah dalam hidup. Hal ini tak hanya dialaminya sendiri, keluarga pun merasakan hal sama. Penyakit kritis dapat mempengaruhi fisik, mental, dan keuangan keluarga.

Namun jika diagnosis tersebut menunjukkan tahap awal penyakit kritis, Anda masih dapat mengupayakan pengobatan dan perawatan untuk memulihkan kesehatan, serta memberikan perlindungan penyakit kritis. Kondisi ini memang tidak mudah, tetapi Anda dan keluarga harus mencari solusi atas masalah tersebut.

Ada tiga solusi perlindungan penyakit kritis yang berguna untuk Anda dan keluarga.

Pertama, berteman dengan penyakit. Kabar penyakit kritis dapat membuat pasien terpuruk. Hal itu wajar, tetapi jangan terlalu lama terpuruk. Tak ada salahnya membantu dan mendampingi anggota keluarga yang sedang dirundung kemalangan. Ia membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekat untuk berteman dengan penyakit tersebut.

Kedua, perlindungan penyakit kritis. Solusi selanjutnya adalah memikirkan biaya pengobatan, perawatan, serta perlindungan penyakit kritis. Merencanakan biaya kesehatan harus Anda lakukan, mengingat biaya ini selalu naik setiap tahunnya. Biaya kesehatan itu tidak murah. Anda harus mengupayakan yang terbaik untuk keluarga tercinta. Salah satunya dengan Asuransi Jiwa.

Pilih Asuransi Jiwa yang memberikan perlindungan penyakit kritis. Seperti PRUCritical Benefit 88. Ini adalah Asuransi Jiwa Tradisional yang memberikan perlindungan komprehensif atas risiko Kondisi Kritis atau meninggal dunia. Masa perlindungan asuransi berlangsung hingga Tertanggung berusia 88 tahun dan memberikan beragam pilihan masa pembayaran Premi hingga 15 tahun. Jika pada usia 88 tahun, Tertanggung masih hidup, Uang Pertanggungan akan diberikan 100 persen.

Selain itu, Anda harus mengkonsultasikan kepada dokter mengenai pengobatan dan perawatan yang wajib dijalani, berapa lama masa pengobatan, serta pola hidup yang harus diubah. Jika dokter melarang pasien untuk sekolah atau bekerja, tanyakan kegiatan yang cocok baginya. Hal itu dilakukan agar pasien tidak bosan dan sejenak bersenang-senang untuk “melupakan” penyakit.

Ketiga, merapikan keuangan. Pengobatan penyakit kritis membutuhkan dana tidak sedikit. Oleh karena itu, sebaiknya Anda dan pasangan sepakat untuk merapikan keuangan keluarga. Catat semua kredit yang harus bayar atau jatuh tempo, hitung tabungan dan investasi, dan pengeluaran sehari-hari serta biaya yang berkaitan dengan pengobatan. Apakah uang Anda cukup untuk masa pensiun? Apakah ada aset yang ingin dicairkan?

Mempersiapkan perlindungan penyakit kritis akan membantu ketenangan pikiran Anda dan keluarga. Karena Asuransi Jiwa akan mengurus anggota keluarga yang sakit, sedangkan Anda fokus merawatnya tanpa memikirkan biaya.

Back to Top