Bagaimana Cara Menghitung Premi Asuransi yang Tepat

Asuransi memiliki banyak istilah. Salah satu istilah yang tidak asing adalah premi. Kehadiran premi asuransi dapat dijumpai di produk Asuransi Jiwa, Asuransi Kesehatan, dan produk Asuransi Konvensional lainnya.

Namun, apa itu premi asuransi? Apa fungsinya?

Premi asuransi adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh Nasabah pada waktu tertentu berdasarkan Polis asuransi. Fungsi premi sebagai perlindungan diri Anda dan/atau keluarga. Biasanya, premi dibayarkan per bulan. Tetapi ada pula Nasabah yang menghendaki membayar premi per tahun.

Lalu berapa jumlah premi yang harus dibayarkan? Kenapa ada yang bayar mahal dan murah? Bagaimana cara menghitung premi asuransi yang tepat?

Terkadang ada yang beranggapan bahwa perusahaan asuransi tidak transparan. Pasalnya, terdapat perbedaan premi yang dibayarkan. Padahal hal tersebut ada rumusnya, bahkan Anda pun bisa menghitungnya melalui aplikasi. Perbedaan premi asuransi dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:

Tipe Asuransi

Tipe asuransi menentukan premi. Sebagai ilustrasi, Asuransi Jiwa berjangka dan Asuransi Jiwa jangka panjang. Asuransi Jiwa berjangka menawarkan jangka waktu perlindungan 10, 20, dan 30 tahun. Asuransi Jiwa jangka panjang memiliki proteksi selama nasabah hidup. Sehingga premi asuransi jiwa jangka panjang lebih mahal daripada berjangka yang bersifat fleksibel.

Jangka Waktu

Meski demikian Asuransi Jiwa berjangka pun menghasilkan premi yang berbeda-beda. Karena jangka waktu akan menentukan besar kecil premi. Misalnya, premi untuk perlindungan 10 tahun lebih rendah dibanding 20 tahun. Jangka waktu 10 tahun bagus? Belum tentu. Yang bagus adalah memiliki Asuransi Jiwa berjangka sesuai kebutuhan, yaitu tidak melebihi waktu. Sehingga dapat menghemat pengeluaran.

Usia

Tak dapat dipungkiri, usia akan mempengaruhi premi yang dibayarkan. Anda dapat membandingkan premi nasabah yang berusia 25 tahun dan 35 tahun, kondisi sehat, dan lajang. Dari ilustrasi tersebut bisa dipastikan Nasabah lebih muda mendapatkan premi lebih rendah.

Jumlah Pertanggungan

Selain usia, jumlah pertanggungan juga menjadi variabel premi asuransi. Jika Anda masih lajang, 25 tahun, kondisi sehat, Uang Pertanggungan Asuransi Jiwa bisa mencapai Rp 1 miliar. Tetapi jika menikah dan punya anak, Uang Pertanggungan akan lebih dari itu. Tetapi preminya pun lebih tinggi.

Kondisi Kesehatan

Kondisi kesehatan Anda merupakan faktor penting dalam perhitungan premi. Sebelum memiliki asuransi, perusahaan asuransi akan menanyakan riwayat kesehatan atau gaya hidup Anda. Misalnya merokok, kerap berolahraga ekstrim, pernah sakit serius, atau menjalani operasi. Jika satu atau dua kondisi itu pernah Anda alami, premi asuransi lebih tinggi daripada orang yang tidak memiliki kondisi tersebut.

Setelah mengetahui faktor di atas, Anda bisa menghitung berapa premi asuransi yang akan dibayarkan. Perhitungan premi bisa Anda lakukan melalui Prudential Indonesia. Dengan Kalkulator Premi, Anda akan mengetahui perhitungan premi secara transparan.

Back to Top