Cara Daftar Haji Online yang Perlu Diketahui Para Jemaah

Ibadah haji adalah salah satu rukun islam kelima yang wajib dilakukan oleh umat muslim jika mampu, tetapi, sebagian orang tidak benar-benar memahami perbedaan antara ibadah haji dan umrah. Yang membedakan ibadah haji dan umrah adalah waktu pelaksanaannya, syarat-syaratnya, dan tata cara pelaksanaannya.

Umrah bisa dilakukan sepanjang tahun, sedangkan haji hanya bisa dilakukan dibulan haji yaitu mulai dari Syawal hingga hari kesepuluh bulan Dzulhijjah. Bagi Anda yang ingin pergi haji, berikut beberapa cara daftar haji online yang bisa Anda ketahui:

  • Anda sebagai calon jemaah haji bisa datang ke kantor Kementerian Agama pada pagi hari menghindari antrian yang panjang.
  • Bertemu petugas Kementerian Agama (Kemenag), Anda akan diminta mengisi buku tamu dan mengisi formulir pendaftaran haji yang bernama Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH).
  • Anda harus mengisi formulir SPPH secara lengkap, masukan formulir dan berkas-berkas yang telah Anda bawa ke dalam map, serahkan map tersebut ke petugas dan Anda akan diminta menunggu panggilan petugas.
  • Jika salah satu berkas yang Anda miliki kurang lengkap atau terdapat kesalahan format serta fotokopi, maka Anda akan diminta untuk fotokopi dan melengkapi berkas yang dibutuhkan.
  • Setelah melengkapi dokumen dan berkas yang dibutuhkan, Anda akan diminta merekam sidik jari yang akan dimasukkan ke dalam SPPH. Setelah itu, Anda harus menunggu panggilan lagi.
  • Jika SPPH sudah selesai diketik oleh petugas, Anda sebagai calon jemaah haji akan diminta untuk mengecek kembali dokumen SPPH.
  • Jika SPPH sudah benar, maka calon jemaah haji akan diminta untuk menandatangani dokumen SPPH tersebut dan kemudian menerima bukti pendaftaran haji yang berisi nomor porsi pendaftaran. Lembar bukti tersebut sudah memiliki stempel dan sudah ditandatangani dinas Kemenag.
  • Selain lembar bukti pendaftaran haji, Anda juga akan menerima tanda bukti setoran awal BPIH yang sudah dikeluarkan oleh pihak bank. Sebaiknya, Anda menyimpan dua lembar bukti dengan baik-baik dan jangan sampai rusak.
  • Anda dapat mengecek cara daftar haji online dengan mengecek perkiraan keberangkatan di website Kemenag di https://haji.kemenag.go.id. Anda juga bisa menggunakan pendaftaran haji di Kemenag pusat.

Itulah prosedur daftar haji yang bisa Anda coba. Sebaiknya persiapkan fisik Anda, karena ibadah haji memerlukan banyak tenaga. Selain mempersiapkan fisik, Anda juga harus melindungi diri dari risiko-risiko yang mungkin terjadi selama ibadah haji dengan menggunakan Asuransi Jiwa terbaik.

Salah satu Asuransi Jiwa berkualitas dan memiliki banyak manfaat adalah PRUSafe Guard. Asuransi PRUSafe Guard adalah produk Asuransi Jiwa yang memberikan perlindungan jika meninggal dunia sebelum akhir masa perlindungan, dengan berbagai manfaat lainnya, termasuk untuk penyakit khusus, kecelakaan di tempat kerja, dan meninggal di transportasi publik.

PRUSafe Guard tersedia dengan premi yang terjangkau, yang dapat dikembalikan pada akhir masa perlindungan. PRUSafe Guard memberikan perlindungan selama 15 tahun dengan masa pembayaran Premi hanya 10 tahun.

Back to Top