Cara Lapor SPT Sebelum Terlambat | Prudential Indonesia

Cara Lapor SPT Sebelum Terlambat

Semua Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah memiliki pendapatan dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) harus menyampaikan laporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT). Lebih spesifik, orang yang termasuk wajib pajak adalah yang memiliki pendapatan lebih dari Rp60 juta dalam satu tahun.

Cara lapor SPT bisa dilakukan dengan mudah baik secara online di situs Direktorat Jenderal Pajak (DJP Online - Pajak) maupun datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat dan membawa bukti potong PPh Pasal 21.

Cara Lapor SPT Tahunan Secara Online Melalui E-Filing

Jika Anda ingin yang lebih praktis, maka cara lapor SPT secara online bisa jadi pilihan. Untuk melakukan dengan cara ini, Anda harus memeroleh kode EFIN Pajak. EFIN merupakan nomor identitas digital yang dikeluarkan Ditjen Pajak untuk bertransaksi perpajakan yang dilakukan secara elektronik, seperti E-Filing. Jika belum memilikinya, datang saja ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di wilayah Anda. Meminta kode EFIN tidak bisa diwakilkan. Jika sudah mendapatkan EFIN, berikut tata cara lapor SPT:

  1. Cara lapor SPT yang pertama, lakukan log in ke laman djponline.pajak.go.id
  2. Masukkan nomor NPWP dan password yang sudah Anda tentukan sendiri
  3. Kemudian isi kode keamanan yang tersedia, lalu klik tombol verifikasi
  4. Jika sudah masuk klik bagian e-filing, lalu klik"Buat SPT"
  5. Kemudian isi setiap pertanyaan yang ada berdasarkan dengan keadaan Anda yang sebenarnya
  6. Lalu isi data formulir yang muncul dengan benar berdasarkan bukti potong Anda
  7. Jika semua sudah diisi dengan tepat, klik tanda centang pada bagian “D,” kemudian klik “OK”
  8. Terakhir klik Kirim SPT. Setelah itu Anda akan memeroleh bukti berupa tanda terima yang dikirimkan lewat e-mail jika Anda sudah melaporkan SPT

Sebagai informasi, bila Anda terlambat melaporkan SPT Tahunan berisiko terkena sanksi denda berupa Rp100.000 untuk wajib pajak orang pribadi dan wajib pajak badan Rp1 juta.

Baca juga: Informasi Mengenai Tax Amnesty Untuk Nasabah

Untuk jangka waktu lapor SPT orang pribadi, awalnya diberlakukan hingga 31 Maret, namun karena adanya upaya pencegahan penyebaran virus corona (COVID-19) maka diperpanjang hingga 30 April 2020.

Itu tadi cara lapor SPT secara online yang bisa dilakukan. Sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk taat lapor pajak setiap tahunnya demi membantu pemerintah membangun Indonesia. Untuk memudahkan Anda, pastikan pilih perusahaan yang telah membayarkan pajak penghasilan Anda. Jangan sampai lupa untuk memastikan Anda sudah memiliki Asuransi Jiwa seperti PRULink Generasi Baru.

PRULink Generasi Baru merupakan produk Asuransi Jiwa yang berhubungan dengan unit link terbaru yang berasal dari Prudential Indonesia. Produk ini mampu memberikan perlindungan jiwa dan investasi positif sejak Anda pertama kali membayarkan Premi. PRULink Generasi Baru memberikan perlindungan berupa Uang Pertanggungan sampai usia 99 tahun dan dikaitkan dengan investasi. PRULink Generasi Baru bisa dimanfaatkan untuk merencanakan warisan dari potensi hasil investasi.

Baca juga: Tahapan Mudah Menghitung Pajak Penghasilan yang Perlu Diketahui

Back to Top