Pindah Kerja atau Karir, Inilah 4 Tips Mengatur Keuangan Saat Resign yang Harus Diterapkan | Prudential Indonesia

Pindah Kerja atau Karir, Inilah 4 Tips Mengatur Keuangan Saat Resign yang Harus Diterapkan

Setelah sekian lama bekerja untuk suatu perusahaan, sangat wajar bagi Anda jika berniat untuk meningkatkan karir Anda. Terlebih jika Anda memiliki rencana-rencana kehidupan baru yang menuntut pemasukan lebih, seperti memulai keluarga baru atau membangun hunian yang lebih baik dari sebelumnya. Hal seperti ini yang biasanya dijadikan alasan untuk resign atau pindah pekerjaan.

Bukan hanya itu saja, bisa jadi Anda ingin pindah jalur karir yang dirasa lebih cocok dengan passion atau hobi Anda. Apalagi jika Anda tidak terlalu merasa nyaman dengan jalur karir dan pekerjaan yang selama ini dilakoni.

Apa pun alasan Anda pindah kantor, ketahuilah bahwa hal tersebut tidaklah salah asalkan dilakukan dengan berbagai persiapan, termasuk persiapan untuk urusan keuangan. Nah, apa saja tips mengatur keuangan saat resign? Cek daftarnya di bawah!

Kurangi Pengeluaran Hingga Masa Probation Selesai

Apabila jabatan atau pemasukan Anda lebih tinggi dari sebelumnya, jangan jadikan ini alasan untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih mewah. Sebaiknya, usahakan untuk tetap mengurangi pengeluaran Anda.

Saat pindah ke perusahaan baru, Anda akan melewati lagi masa probation atau percobaan. Pada masa ini, Anda mungkin akan punya gambaran seputar kelanjutan Anda di perusahaan tersebut. Meskipun Anda cukup percaya diri akan tetap lanjut di perusahaan baru, tidak ada salahnya untuk berjaga-jaga hingga Anda melewati masa probation nanti.

Manfaatkan Fasilitas Kantor Baru

Semakin banyak perusahaan yang mendorong semangat karyawannya dengan menyediakan fasilitas dan benefit, seperti makan siang gratis, fasilitas gym, kelas yoga, atau kopi gratis. Tips mengatur keuangan saat resign selanjutnya adalah dengan memanfaatkan sepenuhnya fasilitas-fasilitas tersebut, sehingga Anda bisa menggunakannya untuk mengurangi pengeluaran.

Pastikan Selalu Punya Emergency Fund

Salah satu kegunaan emergency fund atau dana darurat adalah untuk membiayai kehidupan Anda sementara jika tidak ada pemasukan. Nah, Anda dapat memanfaatkan dana ini untuk membiayai kebutuhan mendadak setelah Anda pindah ke kantor baru. Bisa jadi untuk membayar uang muka kontrakan baru atau untuk membeli pakaian formal demi menyesuaikan kewajiban berpakaian di kantor baru.

Baca Juga: Panduan Perencanaan Keuangan Keluarga agar Kebutuhan Tercukupi

Pastikan untuk Selalu Bebas dari Risiko Jiwa dan Kesehatan

Sebelum masa probation selesai, Anda mungkin belum berhak mendapatkan perlindungan Asuransi dari kantor. Manfaatkanlah momen ini untuk melakukan riset seputar berbagai manfaat Asuransi Jiwa dan Asuransi Kesehatan yang ada. Dengan begitu, keuangan Anda dapat selalu terlindungi dari risiko-risiko yang ada tanpa harus mengandalkan Asuransi dari kantor.

Salah satu asuransi yang bisa Anda pilih adalah PRULink Assurance Account dari Prudential Indonesia. Asuransi Jiwa ini memiliki berbagai pilihan manfaat tambahan yang bisa Anda pilih secara fleksibel. Selain itu, produk ini juga menawarkan Dana investasi yang returnnya bisa Anda terima saat masa Polis berakhir.

Nah, itulah tadi beberapa tips mengatur keuangan saat resign yang perlu Anda terapkan. Dengan mengikuti langkah-langkah tadi, Anda akan dapat menghadapi segala pekerjaan dan tanggung jawab baru di pekerjaan dengan lebih bijak!

Baca Juga: 5 Tips Melakukan Rencana Keuangan Jangka Pendek yang Perlu Anda Perhatikan

Back to Top