Cara Memilih Asuransi Syariah agar Tidak Salah Pilih | Prudential Indonesia

Cara Memilih Asuransi Syariah agar Tidak Salah Pilih

Mencari berkah dengan memilih produk Asuransi Syariah merupakan salah satu langkah tepat yang bisa Anda tempuh. Namun, alangkah lebih baiknya apabila Anda juga memperhatikan beberapa hal terlebih dahulu guna menemukan produk Asuransi Syariah yang tepat, bermanfaat, serta dijalankan sesuai syariah Islam.

Terlebih lagi, Asuransi Syariah memiliki berbagai macam perbedaan dengan Asuransi Konvensional. Anda mungkin membutuhkan pendekatan yang berbeda juga dalam menentukan produk yang tepat. Maka dari itu, simak beberapa cara memilih Asuransi Syariah yang perlu Anda ketahui berikut ini!

Mempelajari Bagaimana Sistem Asuransi Syariah Bekerja

Asuransi Syariah dan Konvensional sama-sama memberikan perlindungan dari risiko jiwa atau kesehatan kepada para Nasabah. Namun, bukan berarti kedua jenis memiliki konsep dan cara bekerja yang sama. Pastikan Anda mengenali jenis-jenis Akad dan prinsipnya, serta kenapa harus Asuransi Syariah yang Anda pilih dan miliki.

Baca Juga: 3 Prinsip Dasar Asuransi Syariah yang Wajib Diketahui

Memastikan Perusahaan Asuransi Menjalankan Akad Sesuai Syariah

Berbeda dengan Asuransi Konvensional, Asuransi Syariah memiliki proses Akad yang harus sesuai dengan perintah agama Islam. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa setiap Nasabah harus melihat kembali perjanjian dan peraturan yang tertulis pada Akad atau Polis. Cara memilih Asuransi Syariah lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan memilih perusahaan asuransi yang memang telah menjalankan proses Akad sesuai syariah yang ditetapkan oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS). DPS berfungsi untuk memastikan segala praktik sesuai prinsip dan aturan ekonomi syariah.

Mengetahui Bagaimana Dana Anda Dikelola

Terdapat dua jenis dana yang akan Anda bayarkan kepada Perusahaan Asuransi antara lain Dana Tabarru’, dana kontribusi peserta Asuransi Syariah untuk risk-sharing antar para Nasabah, dan juga Dana Tijarah, yang dikelola sebagai dana untuk investasi. Pastikan keduanya dijalankan sesuai syariah.

Demikian tadi adalah beberapa cara memilih Asuransi Syariah yang perlu Anda ketahui sebelum membeli suatu produk Asuransi Jiwa atau Kesehatan Syariah tertentu. Pada dasarnya, cara-cara tadi bertujuan untuk mendorong Anda memiliki suatu produk Asuransi Syariah yang dijalankan menurut perintah Allah SWT dan juga syariat Islam.

Namun, apabila rupanya ditemukan kegiatan yang tidak sesuai syariah, Anda dapat mempertimbangkan ulang pada Free-Look Period, atau periode 14 hari pertama di mana para Nasabah diperbolehkan melakukan pembatalan Akad atau Polis.

Tetapi, Asuransi Syariah yang terbaik pada umumnya akan memastikan segalanya dilakukan secara benar dan menjauhi riba serta mudharat. Salah satu yang bisa Anda pilih antara lain produk-produk PRUSyariah dari Prudential Indonesia yang dirancang khusus berdasarkan syariat Islam sehingga Anda tidak hanya menjalankan perintah agama, tapi juga mendapatkan perlindungan berkualitas pada saat yang bersamaan.

Baca Juga: Mengenal Macam-Macam Akad Dalam Asuransi Syariah Agar Anda Tidak Salah

Back to Top