Cara Mudah Bagi Hasil Investasi Syariah yang Sebaiknya Dilakukan Sejak Dini

Pada prinsipnya, Asuransi Syariah atau Asuransi Konvensional memiliki manfaat yang mirip. Kedua jenis asuransi tersebut memberikan perlindungan kepada Nasabah. Hanya saja, Asuransi Syariah memiliki sistem kerja berbeda dari Asuransi Konvensional. Meski demikian, prinsip bagi hasil investasi yang dimiliki oleh Asuransi Syariah berbeda dengan Asuransi Konvensional.

Untuk itu, mari simak cara mudah untuk bagi hasil investasi syariah yang sebaiknya Anda lakukan!

Menggunakan Prinsip Keadilan

Hal pertama yang penting untuk diketahui terkait bagi hasil investasi syariah adalah dengan mengamalkan prinsip keadilan (Wakalah bil Ujrah). Segala Akad yang mengatur aktivitas keuangan syariah harus didasari aturan yang adil bagi setiap pihak yang terlibat (Muamalah), termasuk Perusahaan Asuransi sebagai pengelola.

Tolong-menolong

Berbeda dengan Asuransi Konvensional, bagi hasil investasi syariah mengandung prinsip tolong-menolong dengan prinsip Tabarru’. Hal ini menjadi poin penting karena Nasabah yang memilih konsep Asuransi Syariah sebenarnya diwajibkan untuk saling memberi dan membantu satu sama lain.

Ketika salah seorang Nasabah lainnya mengalami musibah dan kerugian, maka dia akan mendapatkan bantuan dari Nasabah lainnya di mana Perusahaan Asuransi berperan sebagai pengelola dana yang ada sesuai dengan konsep bagi hasil investasi syariah.

Menggunakan Prinsip Tijarah

Perlu diketahui, bahwa dalam aturan hadis, Rasulullah SAW melarang untuk melakukan Akad ganda, yang mana uang dipakai untuk kepentingan Dana Investasi (Tijarah) dan juga untuk meraih manfaat perlindungan. Oleh karena itu, nantinya uang Anda akan digunakan untuk 2 tujuan, yakni dikumpulkan kepada Dana Tabarru' dan juga untuk Akad Tijarah. Uang Anda akan diinvestasikan oleh Perusahaan Asuransi dan akan dikembalikan setelah masa Akad berakhir.

Nah, itulah beberapa cara bagi hasil investasi syariah yang sebaiknya Anda lakukan. Salah satu cara untuk dapat memulainya adalah dengan menggunakan Asuransi Jiwa Syariah dari Prudential, yaitu PRULink Syariah Assurance Account. Mengapa harus PRULink Syariah Assurance Account? Rangkaian Asruansi Jiwa dan Kesehatan Syariah terkait Unit Link dari Prudential ini dikelola sesuai prinsip Tabarru’, Tijarah, Wakalah bil Ujrah,  serta secara amanah dan halal.

Back to Top