Ini Persyaratan Wakaf Dalam Bentuk Uang

Wakaf merupakan istilah yang cukup sering didengar di masyarakat, terutama berkaitan dengan tempat ibadah. Sebab, saat ini cukup banyak tempat ibadah umat Islam yang dibangun di atas wakaf hasil pemberian seseorang. Inilah salah satu alasan yang membuat banyak masyarakat berpikir bahwa wakaf haruslah dalam bentuk sebuah objek seperti tanah atau bangunan. Padahal sebenarnya, Anda juga bisa melakukan wakaf dalam bentuk uang, loh!

Ya, aturan mengenai wakaf dalam bentuk uang atau yang sering disebut sebagai wakaf tunai telah ditetapkan dalam Konferensi ke-15 Majma’ al-Fiqh al-Islami OKI, No:140 yang diadakan di Mascot, Oman, pada tanggal 6-11 Maret 2004. Di Indonesia sendiri, fatwa kebolehan mengenai wakaf tunai sudah dikeluarkan sejak 11 Mei 2002 oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Namun, ada beberapa hal penting yang harus diketahui terkait persyaratan wakaf tunai ini, yaitu:

  • Sumber uang

Uang yang diwakafkan haruslah uang yang didapatkan dari cara yang halal. Haram hukumnya jika Anda mewakafkan uang dari hasil pekerjaan yang tidak halal. Mungkin tidak ada orang yang mengetahuinya selain Anda, tetapi dengan mewakafkan uang haram, Anda tidak akan mendapatkan manfaat apapun dari kegiatan amal tersebut.

  • Tata cara

Pada dasarnya, tata cara wakaf tunai tidak berbeda jauh dengan wakaf dalam bentuk suatu objek. Anda sebagai wakif atau pemberi wakaf bisa menyerahkan sejumlah uang yang akan diwakfkan kepada nazhir atau penerima wakaf. Nazhir nantinya akan mengelola uang wakaf tersebut ke dalam instrumen investasi yang sesuai dengan hukum syariah. Hasil dari investasi ini kemudian akan digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain dari kedua hal di atas, hal penting yang sebaiknya Anda ketahui juga adalah mengenai bentuk wakaf tunai. Mungkin Anda berpikir bahwa wakaf tunai artinya Anda melakukan wakaf langsung menggunakan uang tunai. Namun ternyata tidak seperti itu, karena wakaf tunai bisa berupa 3 bentuk, yaitu:

  • Wakaf uang

Pada wakaf ini, Anda sebagai wakif langsung menyerahkan uang tunai kepada nazhir yang kemudian akan dikelola untuk mensejahterakan masyarakat.

  • Wakaf melalui uang

Wakaf ini artinya Anda mewakafkan uang sebagai donasi untuk membiayai pembangunan sesuatu, seperti tempat ibadah, rumah sakit, sekolah, dan sebagainya yang menjadi fasilitas umum.

  • Wakaf surat berharga

Selain uang, ternyata wakaf tunai juga bisa berupa surat-surat berharga, salah satunya yaitu melalui asuransi. Wakaaf tersebut akan memberikan Anda dua manfaat, yaitu manfaat asuransi dan juga manfaat wakaf dengan nominal tertentu sesuai perjanjian yang tercantum dalam polis. Namun, manfaat ini hanya bisa dirasakan jika Anda ikut serta dalam Program Wakaf dari Prudential Indonesia.

Semoga informasi di atas dapat bermanfaat bagi Anda yang ingin menyalurkan uang atau surat berharga Anda dalam bentuk wakaf.

Back to Top