Manfaat Asuransi Prudential Syariah yang Belum Banyak Diketahui Orang-orang

Memiliki perlindungan jiwa yang sah secara hukum dan berdasarkan syariat dapat menciptakan ketenangan pikiran. Jika Anda menginginkannya, temukan produk tersebut melalui Asuransi Syariah.

Beberapa tahun belakang, industri berbasis Syariat Islam semakin berkembang di Indonesia. Mulai dari fashion busana Muslim, produk berlabel halal, perbankan syariah, hingga Asuransi Syariah. Mengenai Asuransi Syariah, produk ini sudah ada di Tanah Air pada 1990-an.

Asuransi Syariah merupakan usaha saling melindungi dan tolong menolong di antara Nasabah melalui investasi dalam bentuk aset atau tabarru’, yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu menggunakan akad sesuai dengan Syariat Islam.

Seiring perjalanannya, Asuransi Syariah mengeluarkan beragam produk. Mulai dari Asuransi Jiwa, Asuransi Kesehatan, Unit Link, hingga Asuransi Tambahan atau Riders sesuai kebutuhan Nasabah. Masyarakat pun semakin meminati produk syariah karena banyaknya Manfaat Asuransi Syariah, seperti perlindungan yang komprehensif untuk Nasabah, perlindungan jiwa, investasi, dan perlindungan kesehatan.

Tak berhenti disitu saja. Masih ada manfaat Asuransi Syariah lainnya yang belum diketahui masyarakat. Manfaat tersebut adalah:

Halal

Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Fatwa Nomor 21/DSN-MUI/X/2001 menyatakan bahwa Asuransi Syariah diperbolehkan. Prinsip asuransi berlandaskan Syariat Islam, sehingga tidak mengenakan bebas Riba atau bunga dan dijamin halal.

Gotong Royong

Seperti yang sudah disinggung di atas tentang Tabarru’. Asuransi Syariah membuat Nasabah untuk saling berbagi beban atau gotong royong atau tolong menolong. Seluruh peserta Asuransi Syariah diminta untuk berkontribusi ke Dana Tabarru’. Jika salah seorang Nasabah sakit atau mengalami kejadian buruk, Dana Tabarru’yang berfungsi sebagai dana perlindungan akan dipergunakan untuk menolong Nasabah tersebut.

Berbagi Risiko dan Rezeki

Asuransi Syariah juga berbagai risiko sekaligus rezeki. Berbagi risiko ketika Dana Tabarru’ digunakan untuk sebagai perlindungan Nasabah lain. Tetapi jika dana ini terdapat selisih atau keuntungan, dana akan dibagikan kepada Nasabah. Hal ini dikenal juga dengan Surplus Underwriting.

Alokasi Investasi

Produk Asuransi Jiwa Syariah menerangkan bahwa Nasabah berkontribusi dalam Dana Tabarru’, alokasi dana investasi, dan pembayaran ujrah atau biaya. Untuk alokasi investasi, Perusahaan Asuransi akan menanamkan modal tersebut ke instrumen investasi yang halal. Di sisi lain, Nasabah berhak mengatur pilihan investasi sesuai dengan tujuannya.

Memberikan Rasa Aman

Selain halal, Asuransi Syariah memberikan rasa aman. Aman dari modus asuransi atau investasi bodong. Karena Asuransi Syariah yang berasal dari perusahaan jasa keuangan tersohor akan terdaftar dalam Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Dewan Pengawas Syariah.

Tak sulit mencari keberkahan di jalan Allah SWT yang bisa Anda dapatkan dengan memberikan perlindungan diri dan keluarga melalui Asuransi Syariah dan saling tolong menolong di antara Nasabah.

Back to Top