Mengenal Lebih Dekat Asuransi Syariah Sebelum Memilihnya | Prudential Indonesia

Mengenal Lebih Dekat dengan Asuransi Syariah Sebelum Memilihnya

Apakah Anda sudah memiliki niat membeli produk Asuransi Syariah dalam waktu dekat ini? Lantaran dilakukan sesuai syariat agama, produk Asuransi jenis ini memberikan perlindungan yang mampu membantu Anda menjalankan kehidupan berkualitas dan sekaligus meraih berkah pada saat bersamaan.

Namun, sebelum berkomitmen dalam suatu perjanjian atau Akad Asuransi Syariah, sebaiknya Anda juga mengetahui terlebih dahulu apa saja jenis produk perlindungan yang satu ini, dan mengapa layak dijadikan pilihan. Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Prinsip yang Diterapkan Asuransi Syariah

Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa produk Asuransi Syariah harus didasari saling tolong-menolong untuk meringankan beban orang lain (Takaful) dan melindungi diri dari risiko yang menyerang (Ta’min).

Prinsip Ta’min bertujuan untuk memberi perlindungan dan rasa aman dari risiko (Amana). Sedangkan pengertian Asuransi Syariah Takaful mengacu pada tolong-menolong dan peringanan beban orang lain yang terkena musibah, baik yang merenggut jiwa atau yang menyerang kesehatan.

Prinsip ini kemudian akan diterapkan pada  2 jenis Akad Asuransi Syariah, yaitu Tabarru’ dan Tijarah.

Akad yang Dijalankan pada Polis Asuransi Syariah

Adapun yang dimaksud dengan Akad Tabarru’ yakni perjanjian di mana Premi yang Anda bayar akan tersalur sebagai Dana Tabarru’ untuk meringankan beban peserta lain yang terkena musibah. Apabila Anda yang justru terkena dampak musibah, Dana Tabarru’ akan disalurkan pada Anda.

Sedangkan pada Akad Tijarah, Premi Anda akan dikelola di berbagai kegiatan investasi halal (Tijarah). Tujuannya agar Anda dapat mendapatkan profit dan lebih terlindung secara finansial.

Perlu diketahui, Anda harus paham betul perbedaan kedua Akad ini, karena perintah agama pun melarang keduanya untuk digabung. Bisa diartikan, perusahaan asuransi akan memisahkan Premi yang Anda bayarkan untuk dua dana terpisah.

Baca Juga: Manfaat Asuransi Syariah yang Sebaiknya Diketahui

Hukum Asuransi Syariah

Anda tak perlu mengkhawatirkan kehalalan sistem Asuransi Syariah. MUI sudah membentuk Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI) khusus untuk memastikan sistem Asuransi Syariah di Indonesia berjalan sesuai dengan syariat agama.

Tidak berhenti di situ saja, DSN-MUI akan mengerahkan Dewan Pengawas Syariah (DPS) atau perwakilan yang turun langsung dalam setiap Perusahaan Asuransi untuk memastikan kehalalan produk Asuransi Syariah yang akan Anda beli.

Nah, itulah informasi seputar Asuransi Syariah yang perlu diketahui sebelum Anda memutuskan untuk memilihnya. Kesimpulannya, Asuransi Syariah memberikan cakupan manfaat yang komprehensif dan berkualitas tinggi, serta senantiasa menunjang ikhtiar Anda dalam meraih kebaikan dan menegakkan syariat agama.

Apabila telah memantapkan hati, Anda dapat memilih rangkaian produk PRUSyariah dari Prudential Indonesia yang melayani Anda dengan menerapkan prinsip Takaful dan Ta’min dengan menjalankan Akad Tabarru’ dan Akad Tijarah.

Baca Juga: Mengenal Macam-Macam Akad Dalam Asuransi Syariah Agar Anda Tidak Salah

Back to Top