Sebelum Beli Asuransi Syariah Cari Tahu Jenis dan Ketentuannya | Prudential Indonesia

Sebelum Beli Asuransi Syariah Cari Tahu Jenis dan Ketentuannya Terlebih Dulu

Kehadiran Asuransi Syariah ternyata cukup banyak menarik minat orang. Salah satu alasannya karena penggunaannya yang dinilai mengikuti syariat Islam. Ketentuan yang berlaku juga dinilai menguntungkan pihak Nasabah. Beberapa alasan inilah yang membuat banyak masyarakat Indonesia mulai melirik Asuransi Syariah. Jika Anda berniat untuk membeli Asuransi Syariah, ketahui jenis dan ketentuannya lebih dulu di bawah ini.

Ketentuan Asuransi Syariah

  1. Dalam Asuransi Syariah terdapat proses saling menjamin antara satu Nasabah dengan lainnya.
  2. Keuntungan yang nantinya diperoleh bukan milik Perusahaan Asuransi, tetapi bagi hasil dengan Nasabah.
  3. Pada Asuransi Syariah terdapat dewan pengawas yang berperan memantau jalannya operasional Perusahaan Asuransi agar bisa sejalan dengan prinsip syariah yang berlaku.
  4. Perusahaan Asuransi hanya berperan mengelola dana.
  5. Tidak memberlakukan dana hangus karena ada pemisahan dana pengelola dan Nasabah.

Baca juga: Manfaat Asuransi Prudential Syariah yang Belum Banyak Diketahui Orang-orang

Jenis Asuransi Syariah

Sebelum beli Asuransi Syariah, ada beberapa jenis yang perlu diketahui. Apa saja?

Asuransi Syariah Individu

Asuransi Syariah Individu mampu melindungi dan merencanakan yang sifatnya pribadi. Perlindungan jenis ini terbagi dalam beberapa jenis yaitu:

  1. Asuransi Syariah Dana Haji memberikan perlindungan dana individu yang memiliki rencana melakukan ibadah haji.
  2. Asuransi Syariah Dana Investasi memberikan jaminan dana bagi ahli waris bila Nasabah meninggal dunia lebih awal atau bisa juga sebagai perlindungan hari tua.
  3. Asuransi Syariah Dana Jabatan yang memberikan pertanggungan santunan pada ahli waris dari Nasabah dengan peran jabatan tinggi bila Nasabah tersebut meninggal lebih dulu atau sudah tidak bekerja lagi pada periode jabatannya.
  4. Asuransi Syariah Dana Siswa yang memberikan pertanggungan dana pendidikan sejak anak sekolah dasar hingga ia sarjana.

Asuransi Syariah Kelompok

Produk Asuransi Syariah Kelompok mampu memberi proteksi dan perencanaan bagi perorangan dan kelompok:

  1. Asuransi Syariah Al-Khairat dan Tabungan Haji merupakan proteksi bagi karyawan yang ingin melaksanakan ibadah haji dengan biaya dana kolektif melalui proses keberangkatan yang bergantian.
  2. Asuransi Syariah Kecelakaan Group memberikan perlindungan berupa santunan pada karyawan dalam organisasi atau perusahaan.
  3. Asuransi Syariah Kecelakaan Siswa yang melindungi pelajar dari risiko kecelakaan yang memberikan dampak cacat bahkan menyebabkan meninggal dunia.
  4. Asuransi Syariah Pembiayaan digunakan untuk melindungi pelunasan hutang Nasabah yang meninggal saat masih dalam periode perjanjian.
  5. Asuransi Syariah Wisata dan Perjalanan yang melindungi Nasabah dari risiko kecelakaan yang dialaminya saat sedang berwisata yang menyebabkan peserta cacat seumur hidup atau meninggal dunia.

Asuransi Syariah Umum

Produk Asuransi Syariah ini memberi proteksi yang bersifat umum dan terbagi ke dalam beberapa jenis yaitu:

  1. Asuransi Syariah Kebakaran dipergunakan untuk melindungi berbagai kerugian yang timbul karena api.
  2. Asuransi Syariah Kendaraan Bermotor melindungi dari kerugian terhadap kendaraan bermotor
  3. Asuransi Syariah Pengangkutan memberikan proteksi kerugian terhadap semua barang setelah mengangkut barang dengan jalur laut, udara, dan darat.
  4. Asuransi Syariah Rangka Kapal bertujuan untuk melindungi dari kerusakan rangka kapal dan mesin kapal yang diakibatkan dari musibah atau kecelakaan.
  5. Asuransi Syariah Rekayasa memberikan proteksi dari kerugian pekerjaan yang berkaitan dengan pembangunan baik bangunan hunian seperti penginapan, rumah, dan lainnya.

Itu tadi ketentuan dan jenis dari Asuransi Syariah yang perlu diketahui. Bagi Anda yang ingin beli Asuransi Syariah bisa pilih produk dari PRUSyariah. Terdapat banyak produk yang ada dalam PRUSyariah dengan keuntungan masing-masing.

Baca juga: Hal Penting yang Perlu Dipahami Tentang Asuransi Syariah di Indonesia

Back to Top