Tak Hanya Mudik, Ketahui Juga Fakta dan Tradisi Idul Fitri Berikut Ini | Prudential Indonesia

Tak Hanya Mudik, Ketahui Juga Fakta dan Tradisi Idul Fitri Berikut Ini

Tradisi Hari Raya Idul Fitri di Indonesia merupakan momen yang selalu dinantikan dan sangat dirindukan setiap tahunnya. Meskipun Lebaran tahun ini tidak bisa mudik seperti tahun-tahun sebelumnya, namun silaturahmi harus tetap terjaga.

Hampir di setiap negara dengan mayoritas muslim, tentu akan merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan cara dan tradisinya masing-masing. Agar Hari Raya Anda semakin hangat, tak ada salahnya jika membaca fakta dan tradisi Idul Fitri berikut ini!

Tunjangan Hari Raya (THR)

Salah satu hal yang paling dinantikan jelang Hari Raya Idul Fitri yakni Tunjangan Hari Raya atau yang akrab disebut THR. Tentunya, tradisi ini tak bisa pernah lepas, THR sendiri merupakan uang yang diberikan perusahaan kepada para pekerjanya jelang Hari Raya. Namun, fakta dan tradisi Idul Fitri ini pun juga berlaku dalam masyarakat secara umum, terlebih lagi bagi anak-anak. Pada momen hari Lebaran, biasanya orang dewasa yang telah bekerja akan memberikan THR kepada anak-anak.

Ketupat

Ketupat sudah menjadi ciri khas yang wajib dan selalu ada ketika Lebaran di Indonesia. Ketupat merupakan sebuah sajian yang istimewa untuk disantap saat Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga tercinta. Biasanya, ketupat akan disajikan juga bersama lauk atau makanan bersantan. Fakta dan tradisi Idul Fitri ini ternyata memiliki arti khusus, lho. Santan yang disajikan bersamaan dengan ketupat ternyata memiliki filosofi pangapunten atau permohonan maaf.

Baju Baru

“Baju baru Alhamdulillah, tuk dipakai di Hari Raya”, sepertinya penggalan lirik tersebut sudah melekat ketika mendengar kata baju baru. Fakta dan tradisi Idul Fitri lainnya yang paling dinantikan jelang Lebaran yakni memakai baju baru. Tradisi ini sudah sangat melekat dan selalu dilakukan oleh hampir setiap orang yang merayakan. Meski hanya menjadi simbol saja, kebiasaan ini pun selalu dilakukan setiap tahunnya.

Sungkeman

Fakta dan tradisi Idul Fitri lainnya yakni sungkeman. Momen ini tentu tak bisa dilewatkan begitu saja. Diartikan sebagai simbol saling memaaf-maafkan, biasanya kegiatan ini dilakukan oleh anak-anak terhadap orang tua, kakek, nenek, dan anggota keluarga lainnya yang lebih tua.

Baca Juga: Ketahui Hukum Asuransi Syariah Menurut Ajaran Islam

Mudik

Bisa dibilang, mudik merupakan ritual wajib yang selalu dilakukan oleh setiap orang jelang Hari Raya Idul Fitri. Biasanya kegiatan mudik ini dilakukan oleh kebanyakan orang yang tinggal di ibu kota untuk mengunjungi keluarga maupun para perantau yang kembali ke kampung halaman.

Namun, tahun ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dikarenakan pandemi COVID-19 yang sedang terjadi di Indonesia. Anda masih bisa tetap melakukan tradisi ini, hanya saja digeser ke akhir tahun yang akan jatuh pada bulan Desember 2020 nanti.

Takbir Keliling & Menabuh Bedug

Kurang pas rasanya jika jelang Hari Raya Idul Fitri tidak dilengkapi dengan takbir keliling sambil menabuh bedug. Tradisi ini akan selalu disambut dengan kumandang takbir sebagai tanda kemenangan setelah berhasil melakukan puasa selama sebulan penuh. Biasanya para masyarakat akan turun ke jalan sambil mengumandangkan takbir yang diiringi dengan tabuhan bedug yang menggema di sepanjang jalan.

Itulah tadi fakta dan tradisi Idul Fitri yang selalu melekat saat Hari Raya tiba. Sambut Lebaran dengan gembira dengan merayakan kemenangan.

Demi melindungi Anda sekeluarga selama bulan Ramadan ini, sebaiknya Anda membeli Asuransi Jiwa Syariah PRUCinta dari Prudential Indonesia. Menyediakan perlindungan komprehensif selama 20 tahun kepesertaan terhadap risiko meninggal dunia dan memberikan 100% santunan asuransi atas beban Dana Tabarru’.

Baca Juga: 5 Fungsi Asuransi Syariah yang Harus Anda Ketahui Sebelum Membelinya

Back to Top