Syarat dan Ketentuan | Prudential Indonesia

Syarat & Ketentuan - Program COVID-19 Jalani kebiasaan normal baru dengan perlindungan lebih yang dirancang khusus untuk Anda

Periode Program: 1-31 Agustus 2020

1. Program ini diperuntukkan bagi:

  • Nasabah Tertanggung individual dengan pembayaran premi.
  • Khusus Santunan Tunai Tambahan untuk COVID-19 berlaku untuk Nasabah yang mengunduh PULSE by Prudential serta mendaftarkan diri untuk produk Free Personal Accident (Perlindungan Jiwa Kecelakaan), atau untuk Nasabah yang mendaftarkan diri untuk produk Free Personal di OVO, dengan syarat & ketentuan yang berlaku di bawah ini. Periode program 1- 31 Agustus 2020.
  • Apabila masa perlindungan Free Personal Accident-nya sudah berakhir, Nasabah dapat melakukan pendaftaran kembali Free Personal Accident di Pulse by Prudential.

2. Pastikan Anda mengunduh aplikasi PULSE di Google Play atau App Store:

  • Aktifkan PRUService – untuk Nasabah/Tertanggung individu dengan pembayaran premi - dengan memasukkan no. Polis Anda.
  • Nikmati beragam fitur PULSE seperti:
    • Evaluasi Kesehatan dengan Babylon
    • Konsultasi dengan dokter dan beli obat bersama Halodoc
    • Cari rumah sakit terdekat
    • Klaim secara digital (e-claim)
    • PRUservice:
      • Informasi Polis Anda (untuk produk tertentu)
      • Hasil investasi Polis unit-link Anda

Santunan Tunai Tambahan

Nikmati Santunan Tunai Tambahan sebesar Rp1.000.000/hari tanpa tambahan Premi jika Anda terdiagnosis positif COVID-19 dan menjalani rawat inap untuk perawatan COVID-19 di rumah sakit, dengan tanggal awal perawatan mulai tanggal 1- 31 Agustus 2020 selama maksimal 30 hari rawat inap, hanya dengan mengunduh PULSE by Prudential serta mendaftarkan diri untuk produk Free Personal Accident, atau mendaftarkan diri untuk produk Free Personal Accident di OVO.

  • Manfaat ini berlaku hingga total seluruh Santunan Tunai Tambahan sejumlah Rp20 miliar  yang akan dibayarkan berdasarkan klaim lengkap yang lebih dulu diajukan ke Prudential sejak program ini dijalankan dari 28 Januari 2020.
  • Berlaku 1 kali bagi Nasabah menjalani rawat inap di rumah sakit.
  • Manfaat Santunan Tambahan tidak dapat diberikan kepada Nasabah dengan kondisi yang sudah ada sebelumnya (pre-existing conditions), yaitu:
    • Pernah kontak langsung dengan siapapun yang menjalani karantina dan atau didiagnosis positif infeksi COVID-19
    • Pernah disarankan dan atau menjalani karantina karena adanya paparan terhadap COVID-19
    • Pernah disarankan dan atau melakukan dan menunggu hasil tes COVID-19
    • Pernah dinyatakan positive terinfeksi COVID-19
    • Pernah melakukan perjalanan ke luar negeri atau di dalam negeri yang merupakan daerah dengan angka kejadian infeksi COVID-19 yang cukup tinggi
  • Klaim harus dilakukan maksimal 30 hari dari hari terakhir perawatan di rumah sakit.
  • Klaim dapat dilakukan melalui email ke customer.idn@prudential.co.id dengan subyek email: Santunan Tunai Tambahan COVID-19 [Nama sesuai KTP] – [No Sertifikat Free Personal Accident]
    Contoh: Santunan Tunai Tambahan COVID-19 [Budi Andoko] [30163074xxxx]
  • Dokumen klaim yang dibutuhkan sebagai berikut:

Frequently Asked Questions (FAQ)

Santunan Tunai Tambahan sebesar Rp 1,000,000/hari akan diberikan kepada Nasabah jika menjalani rawat inap dengan diagnosis terinfeksi positif COVID-19 dalam periode 1-31 Agustus 2020 dan untuk Nasabah yang mengunduh PULSE by Prudential serta mendaftarkan diri untuk produk Free Personal Accident, atau untuk Nasabah yang mendaftarkan diri untuk produk Free Personal Accident di OVO.

Total Santunan Tunai Tambahan yang tersedia adalah Rp20 miliar yang akan dibayarkan berdasarkan klaim lengkap yang lebih dulu diajukan ke Prudential sejak program ini dijalankan dari 28 Januari 2020.

Pengajuan Klaim dengan dokumen lengkap harus diterima oleh Prudential maksimal 30 hari sejak tanggal terakhir rawat inap di Rumah Sakit.

Prudential akan memproses pengajuan klaim mana yang lebih dulu masuk dan diterima secara lengkap oleh Prudential (first come first serve).

Santunan Tunai Tambahan berlaku 1 kali bagi Nasabah menjalani rawat inap di Rumah Sakit.

Untuk Santunan Tunai Tambahan Rp 1,000,000/hari jika rawat inap dengan diagnosis terinfeksi positif COVID-19 tidak ada masa tunggu.

Santunan Tunai Tambahan sebesar Rp1.000.000/hari tidak berlaku untuk kondisi yang telah ada sebelum Polis berlaku dan atau Pemulihan Polis (pre-existing conditions).

Yang termasuk kondisi yang telah ada sebelumnya (pre-existing conditions) adalah sebagai berikut:

  1. Pernah kontak langsung dengan siapapun yang menjalani karantina dan atau didiagnosis positif infeksi COVID-19
  2. Pernah disarankan dan atau menjalani karantina karena adanya paparan terhadap COVID-19
  3. Pernah disarankan dan atau melakukan dan atau menunggu hasil tes COVID-19
  4. Pernah dinyatakan positive terinfeksi COVID-19
  5. Pernah melakukan perjalanan ke luar negeri atau di dalam negeri yang merupakan daerah dengan angka kejadian infeksi COVID-19 yang cukup tinggi

Santunan Tunai Tambahan Rp 1,000,000 per hari akan dibayarkan dari sejak nasabah masuk rumah sakit dengan diagnosis positif COVID-19 dalam periode program selama maksimal 30 hari berturutan dari sejak tanggal masuk sampai tanggal keluar rumah sakit.

Dalam kasus ini Prudential akan membayarkan Santunan Tunai Tambahan Rp 1,000,000 dari 29 Juli – 10 Agustus 2020 selama memenuhi syarat dan ketentuan program Santunan Tunai Tambahan.

Manfaat Santunan Tunai Tambahan sebesar Rp1 juta per hari maksimal 30 hari, dihitung sejak tanggal awal Nasabah masuk ke rumah sakit,sampai keluar dan dapat diberikan kepada nasabah yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit dengan diagnosis positif COVID-19 selama periode program, tidak termasuk fasilitas non kesehatan lain yang digunakan sementara untuk isolasi.

Manfaat Santunan Tunai Tambahan khusus diberikan kepada Nasabah yang menjalani rawat inap dengan diagnosis positif COVID-19 selama periode program.

Namun Anda dapat mengajukan manfaat rawat inap pada Polis Anda (jika ada).

Manfaat Santunan Tunai Tambahan sebesar Rp1 juta per hari maksimal 30 hari, dihitung sejak tanggal awal Nasabah masuk ke rumah sakit,sampai keluar dan diberikan 1 kali kepada Nasabah yang menjalani rawat inap dengan diagnosis positif COVID-19, dan Nasabah juga harus mengunduh PULSE by PRUDENTIAL dan mendaftarkan diri untuk produk Free Personal Accident.

Santunan Tunai Tambahan Rp 1,000,000/hari diberikan jika nasabah rawat inap dengan diagnosis positif COVID-19 di rumah sakit atau rumah sakit darurat rujukan pemerintah.

Selama isolasi di kamar hotel nasabah dapat ajukan klaim post rawat inap untuk biaya pemeriksaan medis, obat-obatan dan konsultasi dokter.

Pengajuan Klaim diajukan melalui email ke customer.idn@prudential.co.id dengan subyek email:  Inisiatif Perlindungan Tambahan – Virus Corona dengan dokumen klaim sebagai berikut:

Pengajuan Klaim dengan dokumen lengkap harus diterima oleh Prudential maksimal 30 hari sejak tanggal terakhir rawat inap di Rumah Sakit.

Prudential akan memproses pengajuan klaim mana yang lebih dulu masuk dan diterima secara lengkap oleh Prudential (first come first serve).

Selama Polis Free PA Anda masih berlaku (6 bulan sejak registrasi pertama), maka tidak perlu melakukan registrasi ulang. Anda dapat melakukan registrasi ulang di Pulse apabila Polis Free PA Anda sudah berakhir.

  • Rapid Test adalah pemeriksaan awal untuk mendeteksi apakah seseorang terinfeksi virus COVID-19 dengan menggunakan sampel darah
  • Swab Test adalah pemeriksaan lebih sensitive dengan menggunakan sampel lendir pada mulut dan hidung
  • Prudential akan menggunakan surat diagnosa positif infeksi COVID-19 dari Rumah Sakit yang disertai hasil pendukung dari Rumah Sakit

Dalam hal terdapat perbedaan pada hasil rapid test dan swab test maka klaim akan mengacu pada hasil swab test didukung diagnosa yang tercantum pada dokumen medis seperti resume medis, hasil pemeriksaan rontgen paru – paru atau dokumen medis lainnya yang dianggap perlu

Program Tambahan Lainnya untuk Nasabah Tertanggung Individu dengan Pembayaran Premi

Pentingnya Proteksi

Pemulihan tanpa masa tunggu diberikan kepada Polis yang menjadi tidak aktif (lapsed) pada 29 Februari 2020 hingga 31 Agustus 2020, dengan batas pemulihan dan pembayaran premi tertunda hingga tanggal 31 Oktober 2020.

Kepastian Polis Aktif

  • Polis aktif dan pembayaran premi bulan Maret - Agustus 2020 harus dilakukan secara lengkap.
  • Tidak melakukan penarikan dana (withdrawal) pada periode 25 Maret - 31 Agustus 2020.
  • Berlaku untuk Polis individual dengan produk unitlink regular premi (pembayaran berkala).

Perlindungan Komprehensif

Status Polis aktif dan tidak dalam masa tunggu.

Beli Polis Tanpa Masa Tunggu

  • Nasabah terdiagnosis positif COVID-19 selama periode program
  • Terdapat pengecualian terhadap pre-existing condition apabila tertanggung memiliki riwayat/gejala/kontak terkait COVID-19 sebelum Polis diterbitkan.

e-Claim di PULSE

Berlaku untuk penggantian biaya perawatan untuk manfaat sebelum dan sesudah rawati inap dimana rawat inapnya sudah dijaminkan sebelumnya.

Kemudahan penjaminan rawat inap: Bagi Pemegang Kartu Asuransi Kesehatan, untuk klaim cashless, Surat Penjaminan (Letter of Guarantee) awal akan langsung diberikan untuk 7 hari pertama. Bagi Nasabah yang berada di luar negeri dapat mengajukan klaim secara cashless(khusus bagi Pemegang Kartu PRUPrime Healthcare (PPH) atau PRUPrime Healthcare Plus (PPH Plus) atau secara reimbursement.

Prosedur Klaim di rumah sakit di luar negeri, temasuk di Mainland China

Prosedur Klaim di Rumah Sakit di Indonesia

Kepastian Polis Aktif

Selama Anda melakukan pembayaran premi tepat waktu dan tidak melakukan penarikan dana hingga 31 Agustus 2020, Polis akan tetap aktif dan pertanggungan Polis akan tetap berjalan.

Agar pertanggungan Polis tetap berjalan, kami menyarankan Anda untuk tetap melakukan pembayaran premi tepat waktu dan tidak melakukan penarikan dana hingga 31 Agustus 2020, Polis akan tetap aktif dan pertanggungan Polis akan tetap berjalan.

Anda perlu melakukan pembayaran premi bulan Maret, April, Mei, Juni, Juli dan Agustus 2020 secara lengkap agar pertanggungan tetap berjalan.

Untuk mendapatkan kepastian polis aktif selama periode program, Anda perlu melakukan pembayaran premi bulan Maret, April, Mei, Juni dan Juli 2020 secara lengkap dan tidak melakukan penarikan dana hingga 31 Agustus 2020.

Untuk mendapatkan kepastian Polis aktif selama periode program, Anda perlu melakukan pembayaran premi bulan Maret, April, dan Mei, Juni, Juli, dan Agustus 2020 secara lengkap dan tidak melakukan penarikan dana hingga 31 Agustus 2020.

Manfaat asuransi tambahan pada Polis Anda adalah waiver membebaskan pembayaran premi berkala (PAA), agar dana investasi Anda meningkat dan kami menyarankan Anda tetap melakukan pembayaran premi PRUsaver.

Perlindungan Komprehensif

Pastikan status Polis Anda aktif untuk menggunakan manfaat rawat inap pada polis, termasuk perawatan jika terdiagnosis COVID-19.

Diagnosis positif COVID-19 tidak termasuk kondisi kritis, namun demikian komplikasi yang timbul dapat termasuk dalam kondisi kritis. Pembebasan masa tunggu hanya berlaku untuk manfaat rawat inap dan manfaat santunan hariannya, apabila Anda membeli polis dengan asuransi tambahan rawat inap HS cover Plus dan variannya, PPH Plus dan variannya, PRUmed dan variannya, dan PRUSolusi Sehat (Syariah) dalam periode program.

Beli Polis Tanpa Masa Tunggu

Kami membebaskan masa tunggu untuk Polis yang terbit hingga 31 Agustus 2020, apabila tertanggung terdiagnosis positif COVID-19. Namun, terdapat pengecualian terhadap pre-existing condition, apabila tertanggung memiliki riwayat/ gejala/ kontak terkait COVID-19 sebelum Polis diterbitkan.

Kami membebaskan masa tunggu untuk nasabah yang melakukan perubahan Polis penambahan manfaat medical (PPH & variannya, HS dan variannya, PRUmed & variannya, PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah) apabila tertanggung terdiagnosis positif COVID-19. Namun, terdapat pengecualian terhadap pre-existing condition, apabila tertanggung memiliki riwayat/ gejala/ kontak terkait COVID-19 sebelum Polis diterbitkan.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Kami menyarankan Anda tetap melanjutkan pembayaran premi untuk menjaga keberlangsungan manfaat Polis, namun apabila Polis Anda tidak aktif pada periode 29 Februari 2020 hingga 31 Agustus 2020, terdapat kemudahan pemulihan polis jika Anda segera melakukan pembayaran premi tertunda dan Top Up (jika ada) dengan batas pengajuan pemulihan sebelum tanggal 31 Oktober 2020.

Apabila terdapat pengajuan klaim karena tertanggung terdiagnosis COVID-19 tidak dikenakan masa tunggu pemulihan polis namun terdapat pengecualian pre-existing condition.

Kami dapat memberikan kebijakan pemulihan Polis tanpa masa tunggu, apabila Polis lapsed sebelum jadwal pendebitan.

Kami menyarankan Anda melakukan Top-up untuk memastikan kedepannya nilai tunai mencukupi untuk pembebanan biaya asuransi dan administrasi.

Kami sarankan Anda untuk tetap tenang dan fokus kepada tujuan keuangan jangka panjang, serta tetap memastikan kelangsungan proteksi demi tercapainya tujuan keuangan masa depan. Berbekal pengalaman mengelola produk investasi selama 15 tahun, Prudential Indonesia secara konsisten menerapkan strategi investasi dengan orientasi jangka panjang. Karena itu, untuk memperoleh gambaran kinerja dana investasi Prudential yang sesungguhnya, kami menyarankan untuk melihat kinerja dana investasi dan peringkat kinerja Prudential secara jangka panjang, setidaknya dalam periode lima tahun.

Agar pertanggungan Polis tetap berjalan, kami menyarankan Anda untuk melakukan pembayaran premi atau melakukan Top-up.

Kami sarankan Anda untuk mempertimbangkan kembali keinginan untuk menutup polis. Perlu Anda ketahui pada suatu pembelian Polis baru, terdapat penilaian risiko kesehatan kembali yang berdampak pada hasil keputusan atas manfaat yang diterima.

Kinerja dana unit link akan bergerak mengikuti pergerakan di pasar modal. Anda kami harapkan untuk tetap tenang dan tetap fokus pada tujuan investasi jangka panjang.

Kami sampaikan bahwa manfaat dasar Polis yang Anda miliki merupakan perlindungan atas kondisi jiwa dan kesehatan (jika ada) Anda, dengan penyertaan manfaat investasi.

Untuk manfaat asuransi, kami yakin bahwa adalah sebuah keputusan yang bijak agar Anda dan keluarga tetap berada dalam perlindungan asuransi dalam situasi apapun. Sedangkan untuk investasi, kami ingatkan Anda bahwa investasi tetap fokus kepada tujuan keuangan jangka panjang karena pengembangan investasi merupakan penempatan jangka panjang.

Berdasarkan data historical, pasar saham juga pernah mengalami beberapa kondisi secara global yang berdampak pada fluktuasi nilai saham. Saat itu, dalam periode kurang dari 12 bulan, pasar saham dapat kembali ke kondisi normal.

Justru dalam kondisi seperti ini, Anda dapat mempertimbangkan untuk melakukan penambahan dana (Top Up), karena di situasi sekarang, Anda dapat membeli unit dengan perolehan yang lebih besar. Kembali ke prinsip penempatan investasi jangkapanjang, hasil pengembangan akan lebih menguntungkan.

Kami sampaikan bahwa manfaat dasar Polis yang Anda miliki merupakan perlindungan atas kondisi jiwa dan kesehatan (jika ada) Anda, dengan penyertaan manfaat investasi.

Untuk manfaat asuransi, kami yakin bahwa adalah sebuah keputusan yang bijak agar Anda dan keluarga tetap berada dalam perlindungan asuransi dalam situasi apapun. Sedangkan untuk investasi, kami ingatkan Anda bahwa investasi tetap fokus kepada tujuan keuangan jangka panjang karena pengembangan investasi merupakan penempatan jangka panjang.

Betul, ini waktu yang tepat untuk melakukan penambahan dana (Top Up), karena di situasi sekarang, Anda dapat membeli unit dengan perolehan yang lebih besar. Kembali ke prinsip penempatan investasi jangka panjang, hasil pengembangan akan lebih menguntungkan.

Tidak perlu, ketentuan pemulihan tanpa masa tunggu diberikan untuk seluruh nasabah dengan polis yang lapse sesuai kriteria program.

Pemulihan tanpa masa tunggu diberikan untuk semua polis yang lapse pada peiode 29 Februari – 31 Agustus 2020 dengan batas pembayaran seluruh premi tertunggak 31 Oktober 2020 tanpa melihat usia Tertanggung.

Lain-lain Seputar COVID-19

Prudential Indonesia tetap memberikan perlindungan sesuai manfaat dan ketentuan Polis untuk seluruh produk yang nasabah miliki, termasuk untuk kondisi yang disebabkan oleh COVID-19, walaupun sudah ditetapkan sebagai pandemic.

Pedoman dari WHO tersebut adalah untuk keperluan monitoring sehubungan kasus COVID-19 sudah dinyatakan sebagai Pandemic Global oleh WHO.

Namun untuk pengajuan klaim Santunan Tunai Tambahan maupun Tambahan Manfaat Meninggal (yang sudah berakhir di 30 April 2020) tetap harus didiagnosa positif terinfeksi virus COVID-19 dengan melampirkan hasil pendukung.

Sesuai ketentuan polis untuk manfaat H&S, PPH dan PPH Plus berlaku koordinasi manfaat.

Jika seluruh biaya rawat inap sudah dibayarkan Pemerintah, maka Prudential Indonesia tidak dapat membayarkan lagi biaya rawat inap yang terjadi. Khusus pada manfaat PPH Plus, nasabah dapat mengajukan klaim untuk manfaat Santunan Harian dengan mengikuti ketentuan manfaat PPH Plus.

Jika tidak seluruh biaya rawat inap dibayarkan Pemerintah, Prudential Indonesia dapat membayarkan selisih biaya rawat inap mengikuti ketentuan Polis.

Terlepas dari apakah biaya rawat inap dibayarkan oleh Pemerintah atau tidak:

  • Nasabah yang memiliki Polis Prudential Indonesia (meskipun tidak ada manfaat rawat inap di Polisnya) berhak mendapatkan Santunan Tunai Tambahan, khusus untuk COVID-19 sebesar Rp 1,000,000/hari selama memenuhi syarat dan ketentuan program Santunan Tunai Tambahan
  • Nasabah yang mempunyai manfaat PRUmed tetap dapat mengajukan klaim untuk manfaat PRUmed.

Prudential Indonesia tetap memberikan perlindungan sesuai dengan manfaat dan ketentuan Polis untuk seluruh produk yang dimiliki Nasabah, termasuk kondisi-kondisi yang disebabkan oleh COVID-19, meskipun statusnya sudah ditetapkan sebagai pandemi.

Jika Nasabah menjalani rawat inap akibat infeksi COVID-19 di luar negeri, maka akan mengacu kepada plan PPH & PPHPlus yang dipilih dan sesuai dengan ketentuan Polis Nasabah tersebut.

Keterangan lengkap mengenai Inisiatif Manfaat Tambahan dan Kemudahan terkait COVID-19 dapat dilihat di https://www.prudential.co.id/id/Informasi-untuk-Anda/Inisiatif-Perlindungan-Tambahan/

Untuk manfaat polis tetap mengikuti ketentuan masing–masing manfaat, seperti:

  • Pada manfaat H&S jika Nasabah sudah berada di luar negeri lebih dari 3 bulan secara berturut – turut, maka rawat inap di luar negeri tersebut tidak dapat dibayarkan.
  • Pada manfaat PPH dan PPH Plus jika Nasabah sudah berada di luar negeri lebih dari 6 bulan secara berturutan maka rawat inap di luar negeri tersebut tidak dapat dibayarkan

Namun untuk perlindungan khusus COVID-19 dengan Santunan Tunai Tambahan sebesar Rp 1,000,000/hari dapat tetap diterima selama memenuhi syarat dan ketentuan program Santunan Tunai Tambahan.

Prudential Indonesia akan membayarkan biaya pemeriksaan COVID-19selama Nasabah tersebut diharuskan menjalani rawat inap yang diperlukan secara medis dan pemeriksaan COVID-19 tersebut memang diperlukan dalam salah satu upaya pengobatan Nasabah selama menjalani rawat inap tersebut. Dan pengajuan klaim akan diproses sesuai  dengan ketentuan masing–masing manfaat.

Dalam hal Nasabah diharuskan menjalani rawat inap yang diperlukan secara medis dengan gejala sesuai dengan gejala pada infeksi COVID-19 dan diagnosisnya adalah suspect infeksi COVID-19 sehingga dilakukan pemeriksaan, maka apapun hasil pemeriksaannya (baik hasilnya negatif maupun positif COVID-19 nya), Prudential Indonesia akan membayarkan biaya rawat inap beserta biaya pemeriksaan COVID-19 tersebut.

Dalam kasus Nasabah baru mengalami gejala (dan belum didiagnosis positif COVID-19) maka tidak berhak mendapatkan Santunan Tunai Tambahan khusus COVID-19 sebesar Rp1.000.000 / hari.

Prudential Indonesia akan menanggung biaya tes COVID-19 selama Nasabah tersebut diharuskan untuk Rawat Inap secara medis (medically necessary) dan tes COVID-19 diperlukan untuk upaya penyembuhan kondisi medis Nasabah.

Nasabah disarankan untuk mengikuti alur proses penjaminan, dengan menghubungi TPA (Third Party Administrator) terlebih dahulu. Perihal jaminan bahwa rumah sakit tidak akan menolak Nasabah, tentunya ini dikembalikan ke pihak rumah sakit yang dituju. Misalnya, ketika kamar perawatan penuh, maka rumah sakit akan merujuk pasien ke rumah sakit lainnya. Dalam kondisi seperti ini, kita tidak dapat memaksakan rumah sakit untuk menerima pasien.

Rujukan ke RS pemerintah adalah wewenang dokter yang merawat dan prosedur rujukan sesuai dengan SOP di RS di mana Nasabah dirawat. Prudential Indonesia akan membayar biaya perawatan (termasuk di antaranya biaya ambulans) maupun biaya rawat inap sesuai ketentuan polis dari manfaat yang dimiliki nasabah

Pada dasarnya biaya APD (Alat Pelindung Diri) tidak dapat dibayarkan  karena APD  bukan termasuk sarana rumah sakit yang dicover dalam manfaat HS/PPH/PPH Plus sesuai ketentuan Polis.

Namun dalam kondisi saat ini kami sangat memahami demi keamanan nasabah saat rawat inap yang juga merupakan prioritas kami, maka setelah berdiskusi dengan Rumah Sakit rekanan terkait dengan syarat dan ketentuan APD, berikut penjelasan kami:

  1. Prudential dapat membayarkan pembiayaan APD rawat inap untuk :
    • seluruh Rumah Sakit Siloam Grup
    • seluruh Rumah Sakit Mitra Keluarga Grup
    • seluruh Rumah Sakit Ciputra Grup
    • Rumah Sakit Mayapada Tangerang
  1. Untuk Rumah Sakit lainnya, Prudential dapat membayarkan pembiayaan APD selama dalam batas penggunaan dan tarif yang wajar serta tidak melebihi limit pembiayaan APD pada Rumah Sakit yang kami informasikan di atas
  2. Pembiayaan APD dapat langsung dijaminkan baik untuk rawat inap melalui PMN maupun TPA
  3. Ketentuan pembiayaan APD juga berlaku untuk klaim reimbursemen

Ketentuan ini akan kami review dari waktu ke waktu

Pengajuan Klaim akan tetap melihat kondisi yang telah ada sebelum Polis berlaku dan atau Pemulihan Polis (pre-existing conditions)

Yang termasuk kondisi yang telah ada sebelumnya (pre-existing conditions) adalah sebagai berikut:

  1. Pernah kontak langsung dengan siapapun yang menjalani karantina dan atau didiagnosis positif infeksi COVID-19
  2. Pernah disarankan dan atau menjalani karantina karena adanya paparan terhadap COVID-19
  3. Pernah disarankan dan atau melakukan dan atau menunggu hasil tes COVID-19
  4. Pernah dinyatakan positive terinfeksi COVID-19
  5. Pernah melakukan perjalanan ke luar negeri atau di dalam negeri yang merupakan daerah dengan angka kejadian infeksi COVID-19 yang cukup tinggi

Kriteria kondisi yang telah ada sebelumnya (pre existing condition) pada poin kelima adalah jika seseorang pernah melakukan perjalanan menuju tempat dengan angka kejadian infeksi COVID-19 cukup tinggi

Jika nasabah merupakan warga yang berdomisili di Jakarta maka tidak termasuk dalam kriteria kondisi yang telah ada sebelumnya  (pre existing condition) pada  poin kelima tersebut.

Investigasi dapat dilakukan bila memang diperlukan namun demikian dapat juga mengacu pada data yang ada di rumah sakit rawat inap.

Fasilitas pada kamar rawat inap biasa dengan kamar ICU tentu berbeda.

Ada beberapa fasilitas kamar ICU yang tidak dapat ditempatkan di kamar rawat inap biasa, maka pasien dengan kondisi tertentu harus ditempatkan di kamar ICU, oleh karena itu:

  1. Pada manfaat HS/PPH/PPH Plus dalam kasus ini ini dapat diproses pada manfaat kamar rawat inap biasa bukan kamar ICU dengan tetap memperhatikan ketentuan lainnya
  2. Pada manfaat PRUTop ketentuannya harus dirawat di kamar ICU, maka dalam kasus ini manfaat PRUTop tidak dapat diproses

Prudential Indonesia akan membayarkan biaya pemeriksaan awal untuk mendeteksi virus COVID-19 selama pemeriksaan yang dilakukan atas permintaan dokter serta sesuai dan wajar untuk mendeteksi apakah pasien terinfeksi virus COVID-19.

Tambahan Manfaat Meninggal Dunia

Pengajuan Klaim untuk mendapatkan Tambahan Manfaat Meninggal Dunia sebesar Rp 250,000,000 karena terdiagnosa positif COVID-19 beserta seluruh kelengkapan dokumen harus diterima oleh Prudential maksimal 30 hari sejak tanggal Tertanggung meninggal dunia.

Program ini sudah berakhir di 30 April 2020 dan  batas pengajuan klaim untuk Tambahan Manfaat Meninggal Dunia sebesar Rp 250,0000,000 karena terdiagnosa positif COVID-19 sudah berakhir,  maka untuk pengajuan klaim meninggal dunia beserta kelengkapan yang belum diterima hingga saat ini   akan diberlakukan sebagai berikut :

  • Klaim meninggal yang akan mendapatkan sejumlah Uang Pertanggungan sesuai yang tercantum pada Polis akan diproses mengikuti ketentuan Polis
  • Tambahan manfaat meninggal dunia sebesar Rp 250,000,000 dan Santunan Tunai Tambahan Rp 1,000,000 per hari tidak dapat kami bayarkan karena pengajuan klaim diterima melewati batas waktu yang ditentukan

Kami memberikan kebijakan untuk membayarkan Tambahan Manfaat Meninggal Dunia sebesar Rp 250,000,000 karena terdiagnosa positif COVID-19 jika :

  • Pengajuan Klaim sudah diterima dalam kurun waktu 30 hari sejak tanggal Tertanggung meninggal dunia
  • Hanya tinggal menunggu hasil pemeriksaan penunjang (SWAB Test) yang menunjukkan positif COVID-19
  • Hasil SWAB Test ditunggu maksimal 7 Juni 2020 diterima oleh Prudential. Jika lewat dari tanggal tersebut tambahan manfaat meninggal dunia sebesar Rp 250,000,000 dan Santunan Tunai Tambahan Rp 1,000,000 per hari tidak dapat kami bayarkan

Tambahan manfaat meninggal dunia sebesar Rp 250,000,000 akan diberikan kepada tertanggung yang terdiagnosis positif COVID-19  pada periode 25 Maret – 30 April 2020 dan meninggal dunia hingga tanggal 30 April 2020 jika memenuhi syarat dan ketentuan program serta tata cara pengajuan Klaim untuk Tambahan Manfaat Meninggal Dunia sebesar Rp 250,000,000.

Tambahan manfaat meninggal dunia hanya  diberikan 1 kali kepada tertanggung yang terdiagnosis positif COVID-19 dalam periode 25 Maret – 30 April 2020 dan meninggal dunia hingga tanggal 30 April 2020 dan memenuhi syarat dan ketentuan program serta tata cara pengajuan Klaim untuk Tambahan Manfaat Meninggal Dunia sebesar Rp 250,000,000.

Disclaimer:

PT Prudential Life Assurance berhak untuk mengubah, memutuskan, menghentikan Program ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Back to Top