Inisiatif Perlindungan dan Kemudahan Tambahan | Prudential Indonesia

FAQ - Inisiatif Perlindungan dan Kemudahan Tambahan

Inisiatif Perlindungan dan Kemudahan Tambahan adalah inisiatif dari Prudential untuk membantu para nasabah yang terdiagnosis positif terinfeksi COVID-19, yang berlaku dari tanggal 28 Januari hingga 30 April 2020.

  1. Santunan Tunai Tambahan sebesar Rp1.000.000/hari: Jika Nasabah menjalani rawat inap akibat infeksi Virus COVID-19 selama periode inisiatif, dihitung sejak tanggal awal Nasabah dirawat di rumah sakit, selama maksimal 30 hari.
  2. Prosedur klaim mudah untuk Santunan Tunai tambahan: Nasabah hanya perlu melampirkan surat diagnosis positif terinfeksi COVID-19 dari rumah sakit dan dokumen pendukung.
  3. Kemudahan penjaminan rawat inap: Bagi Pemegang Kartu Asuransi Kesehatan, untuk klaim cashless, Surat Penjaminan (Letter of Guarantee) awal akan langsung diberikan untuk 7 hari pertama. Bagi Nasabah yang berada di luar negeri dapat mengajukan klaim secara cashless(khusus bagi Pemegang Kartu PRUPrime Healthcare (PPH) atau PRUPrime Healthcare Plus (PPH Plus) atau secara reimbursement.
  4. Penghapusan masa tunggu untuk pengajuan pemulihan polis lapsed(tidak aktif) selama masa rawat inap: Untuk Nasabah yang terlambat membayar premi akibat terinfeksi COVID-19 dan diagnosisnya diberikan di periode inisiatif.
  5. Perpanjangan batas waktu penyerahan klaim reimbursement:Bagi Nasabah yang didiagnosis positif terinfeksi COVID-19 di periode inisiatif dan mengajukan klaim secara reimbursement, Prudential Indonesia memberikan perpanjangan batas waktu penyerahan klaim menjadi 120 hari.
  6. Nomor telepon dan tim khusus untuk Nasabah: Nasabah dapat menghubungi nomor 021-29958708, Senin - Jumat, pukul 8.00 - 17.00 WIB, yang didedikasikan khusus untuk menjawab pertanyaan atau klaim terkait COVID-19.

Perlindungan tambahan dan kemudahan ini diperuntukkan bagi seluruh Nasabah tertanggung, yang memiliki atau tidak memiliki Manfaat Asuransi Kesehatan atau Rumah Sakit dan terdiagnosis positif terinfeksi COVID-19.

Prudential Indonesia tetap memberikan perlindungan sesuai manfaat dan ketentuan Polis untuk seluruh produk yang nasabah miliki, termasuk untuk kondisi yang disebabkan oleh COVID-19, walaupun sudah ditetapkan sebagai pandemic.

Inisiatif perlindungan tambahan yang dirancang khusus untuk kasus COVID-19 berlaku untuk seluruh produk, baik untuk nasabah yang memiliki atau tidak memiliki Manfaat Asuransi Kesehatan.

Jika nasabah menjalani rawat inap akibat infeksi COVID-19 selama periode inisiatif dari 28 Januari 2020 hingga 30 April 2020 dengan diagnosa positif COVID-19 maka nasabah dapat menerima Santunan Tunai Tambahan sebesar Rp 1,000,000/hari selama maksimal 30 hari.

  • Untuk manfaat asuransi kesehatan atas rawat inap dengan kondisi COVID-19, masa tunggu tetap mengikuti ketentuan masing–masing manfaat yang dimiliki nasabah.
  • Untuk inisiatif perlindungan tambahan khusus COVID-19 berupa Santunan Tunai Tambahan sebesar Rp 1,000,000 / hari tidak ada masa tunggu.

Sesuai ketentuan polis untuk manfaat H&S, PPH dan PPH Plus berlaku koordinasi manfaat.

Jika seluruh biaya rawat inap sudah dibayarkan Pemerintah, maka Prudential Indonesia tidak dapat membayarkan lagi biaya rawat inap yang terjadi. Khusus pada manfaat PPH Plus, nasabah dapat mengajukan klaim untuk manfaat Santunan Harian dengan mengikuti ketentuan manfaat PPH Plus.

Jika tidak seluruh biaya rawat inap dibayarkan Pemerintah, Prudential Indonesia dapat membayarkan selisih biaya rawat inap mengikuti ketentuan Polis.

Terlepas dari apakah biaya rawat inap dibayarkan oleh Pemerintah atau tidak:

  • Nasabah yang memiliki Polis Prudential Indonesia (meskipun tidak ada manfaat rawat inap di Polisnya) berhak mendapatkan Santunan Tunai Tambahan, khusus untuk COVID-19 sebesar Rp 1,000,000/hari jika dirawat inap dan dengan diagnosis positif terinfeksi COVID-19 terjadi dalam periode inisiatif perlindungan tambahan khusus COVID-19 dari 28 Januari 2020 hingga 30 April 2020, untuk maksimal 30 hari.
  • Nasabah yang mempunyai manfaat PRUmed tetap dapat mengajukan klaim untuk manfaat PRUmed.

Nasabah dengan polis produk PIA dan Nasabah dengan polis produk lainnya, termasuk produk digital, tetap akan mendapatkan Santunan Tunai Tambahan khusus COVID-19 sebesar Rp 1,000,000/hari jika menjalani rawat inap dengan diagnosis positif terinfeksi COVID-19 di periode Inisiatif Perlindungan Tambahan khusus COVID-19 dari 28 Januari 2020 hingga 30 April 2020, selama maksimal 30 hari.

Prudential Indonesia tetap memberikan perlindungan sesuai dengan manfaat dan ketentuan Polis untuk seluruh produk yang dimiliki Nasabah, termasuk kondisi-kondisi yang disebabkan oleh COVID-19, meskipun statusnya sudah ditetapkan sebagai pandemi.

Jika Nasabah menjalani rawat inap akibat infeksi COVID-19 di luar negeri, maka akan mengacu kepada plan PPH & PPHPlus yang dipilih dan sesuai dengan ketentuan Polis Nasabah tersebut.

Keterangan lengkap mengenai Inisiatif Manfaat Tambahan dan Kemudahan terkait COVID-19 dapat dilihat di https://www.prudential.co.id/id/Informasi-untuk-Anda/Inisiatif-Perlindungan-Tambahan/

Untuk manfaat polis tetap mengikuti ketentuan masing–masing manfaat, seperti:

  • Pada manfaat H&S jika Nasabah sudah berada di luar negeri lebih dari 3 bulan secara berturut – turut, maka rawat inap di luar negeri tersebut tidak dapat dibayarkan.
  • Pada manfaat PPH dan PPH Plus jika Nasabah sudah berada di luar negeri lebih dari 6 bulan secara berturutan maka rawat inap di luar negeri tersebut tidak dapat dibayarkan

Namun, tambahan perlindungan khusus COVID-19 dengan Santunan Tunai Tambahan sebesar Rp 1,000,000/hari dapat tetap diterima nasabah jika menjalani rawat inap dengan diagnosis positif terinfeksi COVID-19 dalam periode inisiatif dari 28 Januari 2020 hingga 30 April 2020 selama maksimal 30 hari.

Prudential Indonesia akan membayarkan biaya pemeriksaan  COVID-19 selama Nasabah tersebut diharuskan menjalani rawat inap yang diperlukan secara medis dan pemeriksaan COVID-19 tersebut memang diperlukan dalam salah satu upaya pengobatan Nasabah selama menjalani rawat inap tersebut. Dan pengajuan klaim akan diproses sesuai  dengan ketentuan masing–masing manfaat.

Dalam hal Nasabah diharuskan menjalani rawat inap yang diperlukan secara medis dengan gejala sesuai dengan gejala pada infeksi COVID-19 dan diagnosisnya adalah suspect infeksi COVID-19 sehingga dilakukan pemeriksaan, maka apapun hasil pemeriksaannya (baik hasilnya negatif maupun positif COVID-19 nya), Prudential Indonesia akan membayarkan biaya rawat inap beserta biaya pemeriksaan COVID-19 tersebut.

Dalam kasus Nasabah baru mengalami gejala (dan belum didiagnosis positif COVID-19) maka tidak berhak mendapatkan Santunan Tunai Tambahan khusus COVID-19 sebesar Rp 1,000,000 / hari.

Prudential Indonesia akan menanggung biaya tes COVID-19 selama Nasabah tersebut diharuskan untuk Rawat Inap secara medis (medically necessary) dan tes COVID-19 diperlukan untuk upaya penyembuhan kondisi medis Nasabah.

Nasabah disarankan untuk mengikuti alur proses penjaminan, dengan menghubungi TPA (Third Party Administrator) terlebih dahulu. Perihal jaminan bahwa rumah sakit tidak akan menolak Nasabah, tentunya ini dikembalikan ke pihak rumah sakit yang dituju. Misalnya, ketika kamar perawatan penuh, maka rumah sakit akan merujuk pasien ke rumah sakit lainnya. Dalam kondisi seperti ini, kita tidak dapat memaksakan rumah sakit untuk menerima pasien.

Rujukan ke RS pemerintah adalah wewenang dokter yang merawat dan prosedur rujukan sesuai dengan SOP di RS di mana Nasabah dirawat. Prudential Indonesia akan membayar biaya perawatan (termasuk di antaranya biaya ambulans) maupun biaya rawat inap sesuai ketentuan polis dari manfaat yang dimiliki nasabah?

Nasabah Prudential Indonesia dapat menghubungi nomor 021-29958708 dari hari Senin - Jumat jam 08.00-17.00 WIB yang disediakan khusus untuk menjawab pertanyaan atau klaim terkait COVID-19.

Dokumen yang perlu dilampirkan :

  1. Formulir Klaim Rawat Inap
  2. Surat diagnosis positif terinfeksi COVID-19 dari Rumah Sakit
  3. Hasil pemeriksaan penunjang berupa hasil serologi yang menunjukkan positif Covid-19
  4. Kwitansi asli atau fotokopi kuitansi yang telah dilegalisir sehubungan rawat inap dari rumah sakit beserta rinciannya Surat Keterangan Rawat Inap atau Resume Medis yang menyatakan tanggal masuk dan keluar dari Rumah Sakit atau Surat Keterangan Penjaminan BPJS yang dapat diunduh dari https://www.prudential.co.id/export/sites/prudential-id/.galleries/PDF/Formulir-Keterangan-Penjaminan-BPJS.pdf

Santunan Tunai Tambahan perlindungan khusus COVID-19 diperuntukkan bagi seluruh Nasabah tertanggung Polis Prudential Indonesia, termasuk Nasabah tertanggung Prudential Indonesia yang memiliki Polis Free PA, PRUWorks (layanan asuransi kumpulan bagi karyawan badan usaha) atau Direct Marketing & Telemarketing (DMTM), selama dirawat inap dengan diagnosis positif COVID-19 dalam periode inisiatif dari 28 Januari hingga 30 April 2020 selama maksimal 30 hari.

Prudential akan menghapus masa tunggu untuk pengajuan pemulihan polis lapsed (tidak aktif) selama masa rawat inap, untuk nasabah yang terinfeksi Virus Corona sehingga mengakibatkan keterlambatan pembayaran premi.

Terkait Operasional dan Layanan Prudential

Prudential dapat dihubungi di:

  • Email idn@prudential.co.idEmail akan direspons di hari yang sama sesuai jam operasional.
  • Khusus informasi dan pertanyaan mengenai COVID-19, silakan menghubungi 021-29958708, Senin - Jumat pukul 8.00 - 17.00 WIB
  • Customer Line 1500085, Senin – Jumat pukul 8.00 - 17.00 WIB
  • PRUaccess

Prudential akan mengikuti ketentuan Pemerintah Indonesia dan kebijakan Perusahaan. 

Informasi terkini atas jadwal operasional dan lainnya bisa dilihat di www.prudential.co.id

Back to Top