Girls dancing class
Dance for Wellness

Jenis tarian untuk menurunkan berat badan

Menari merupakan cara olahraga yang sangat baik, bisa membakar kalori, dan menurunkan berat badan.

Selain turunnya berat badan, menari membantu meningkatkan kekuatan otot dan stamina, meningkatkan fleksibilitas, keseimbangan, aliran darah, tidur, mengurangi stres, depresi, dan risiko dari penyakit kronis seperti diabetes dan sakit jantung.[1].

Berapa kalori yang terbakar saat menari?

Seperti olahraga lainnya, semakin cepat kamu bergerak, semakin banyak kalori yang terbakar dan berat badanmu juga akan turun lebih mudah.

Kalori yang terbakar dalam 30 menit [1]:
● Ballet: 179 kalori
● Ballroom: 118 kalori
● Hip-hop: 207 kalori
● Salsa: 143 kalori
● Swing: 207 kalori
● Country Western Line Dancing: 172 kalori
● Tap: 164 kalori

*Catatan: jumlah kalori yang terbakar adalah estimasi orang yang memiliki berat badan 68 kg. Lebih kecil berat badan, lebih sedikit kalori yang terbakar. Lebih besar berat badan, lebih banyak kalori yang terbakar.

Beragam pilihan tarian untuk menurunkan berat badan

30 menit kelas tari dapat membakar kalori yang sama dengan jogging, yaitu sekitar 130-250 kalori [2].

Umumnya, pusat kebugaran memiliki kelas tari. Tak hanya itu, ada beberapa video tari yang bisa kamu ikuti secara daring (online) dan kamu bisa pilih jenis tarian yang kamu sukai. Berikut beberapa pilihan populer beserta manfaat dan kekurangannya untuk kamu ketahui:

1. Zumba

Zumba adalah bentuk olahraga lewat menari yang biasanya menggunakan musik Latin atau musik internasional lainnya. Karena zumba memiliki gerakan antara cepat dan lambat, intensitas yang rendah dan tinggi bisa membantumu membakar kalori lebih banyak dibanding tarian yang cenderung mempunyai kecepatan konstan. Zumba dapat membuat ototmu lebih mudah terbentuk dan juga lebih kuat [1].

Pros:

● Berat badan dapat turun lebih cepat (9.5 kalori per menit)
● Mengurangi sensitivitas pada rasa sakit
● Manfaat sosial, bertemu teman baru

2. Hip-Hop

Hip-hop adalah tarian yang berintensitas dan berdampak tinggi, termasuk juga break dance serta gerakan-gerakan tarian modern [1].

Pros:

● Kalori terbakar lebih banyak
● Mendukung kekuatan otot (terutama di bagian kaki dan bagian inti)
● Menambah kelincahan dan koordinasi

Kontra:

● Risiko cedera yang lebih tinggi karena gerakan yang menghentak dan berulang. Pastikan tetap beristirahat di sela sesi menari.

3. Ballet/Barre

Gerakan ballet mungkin terlihat pelan, tapi ini adalah tarian klasik yang sangat baik, berfokus pada gerakan dan teknik yang tepat. Sama dengan ballet, barre juga menggabungkan yoga dan pilates dalam gerakan-gerakannya [1].

Pros:

● Meningkatkan otot yang terbentuk dan kuat (terutama di bagian kaki dan bagian inti)
● Memperbaiki postur
● Fleksibilitas, kelincahan, dan koordinasi jadi lebih baik

4. Pole Dancing

Pole dancing (tari tiang) mengharuskan kamu menahan tubuh, berputar dan membuat berbagai bentuk di tiang. Tarian ini adalah pilihan olahraga kardio yang baik [1].

Pros:

● Meningkatkan fleksibilitas (khususnya di bagian punggung dan kaki)
● Meningkatkan kekuatan badan bagian atas
● Gerakannya membantu membakar lemak tubuh lebih banyak

Kontra:
● Tidak disarankan untuk kamu yang mempunyai cedera pada bagian tangan, pergelangan, bahu, lutut dan punggung karena melibatkan banyak gerakan menggenggam dan memutar
● Membutuhkan latihan dengan instruktur untuk menghindari cedera

5. Ballroom Dancing

Tarian yang berpasangan seperti Waltz, Foxtrot, Tango, dan Salsa memang tidak terlalu berdampak dalam menurunkan berat badan. Namun, tarian-tarian tersebut termasuk olahraga aerobik yang baik, khususnya untuk kamu yang mempunyai masalah persendian. [1].

Pros:

● Meningkatkan kekuatan otot (khususnya di bagian inti, kaki, dan punggung)
● Fleksibilitas dan keseimbangan yang lebih baik
● Manfaat kognitif seperti peningkatan daya ingat seiring kamu menghapalkan langkah-langkah tarian ini

Menari memang menyenangkan dan menjadi cara efektif untuk menurunkan berat badan. Namun, jangan lupa tetap perhatikan keselamatan kamu. Saat kamu baru mempelajari gerakan baru, penting untuk [1]:

● Lakukan pemanasan dan peregangan sebelum menari
● Minum air cukup untuk tetap terhidrasi selama dan setelah menari
● Pastikan gerakanmu benar untuk meminimalisir cedera
● Ambil waktu untuk beristirahat
● Lakukan pendinginan setelah latihan

Jika kamu merasa ada bagian yang sakit, berhentilah. Menari memang terkadang menantang, namun tidak seharusnya menyakitkan.

Selamat menari!

Referensi:
1. Hersh, E., 2020. Can You Lose Weight with Dancing?. [online] Healthline.
Available at: https://www.healthline.com/health/dancing-to-lose-weight [Accessed 1 March 2021].
2. Helmer, J., 2020. Dancing as a Workout. [online] Jumpstart by WebMD.
Available at: https://www.webmd.com/fitness-exercise/a-z/dance-for-exercise [Accessed 1 March 2021].