Keluarga sedang berlibur

PRUEarly Stage Crisis Cover Plus Syariah

Memberi perlindungan atas kondisi kritis sejak tahap awal.

Highlights

Keluarga sedang bersiap melakukan perjalanan
Perlindungan dari stadium awal
119 kondisi kritis utama dan tambahan
Keluarga sedang berkumpul di pantai
Santunan asuransi
150% total manfaat utama + manfaat tambahan
Orang tua mengantarkan anaknya pergi sekolah
Nilai perlindungan
Rp1 Miliar

Detail produk

Fitur produk
Mata Uang Rupiah
Minimum Premi/Kontribusi Bulanan Mengikuti Ketentuan Polis Dasar
Usia Masuk Tertanggung/Peserta 6 tahun – 65 tahun (Ulang tahun berikutnya)
Masa Perlindungan s/d Usia Tertanggung/Peserta 55,65,70,75,80 atau 85 Tahun (Ulang tahun sebenarnya)
Polis Dasar PRUlink syariah generasi baru
Manfaat

PRUearly stage crisis cover plus syariah memberikan perlindungan atas 112 kondisi kritis (memenuhi kriteria tabel pertanggungan kondisi kritis pada Polis) yang terbagi dalam 3 stadium (awal, menengah dan akhir) dan manfaat tambahan untuk 7 kondisi kritis (memenuhi kriteria tabel pertanggungan kondisi kritis pada Polis).

Manfaat Dasar:

 

  • Stadium Awal (38 kondisi kritis):
    50% dari Santunan Asuransi akan dibayarkan jika Peserta Utama Yang Diasuransikan mengalami salah satu dari 38 kondisi kritis yang termasuk dalam kategori ini.
  • Stadium Menengah (26 kondisi kritis)
    100% Santunan Asuransi atau sisa Santunan Asuransi (jika manfaat pada Stadium Awal sudah dibayarkan sebelumnya) akan dibayarkan jika Peserta Utama Yang Diasuransikan mengalami salah satu dari 26 kondisi kritis yang termasuk dalam kategori ini.
  • Tahap Lanjut (48 kondisi kritis)
    100% Santunan Asuransi atau sisa Santunan Asuransi (jika manfaat pada Stadium Awal sudah dibayarkan sebelumnya) akan dibayarkan jika Peserta Utama Yang Diasuransikan mengalami salah satu dari 48 kondisi kritis yang termasuk dalam kategori ini.

 

Manfaat Tambahan kondisi kritis:
Selain perlindungan terhadap kondisi kritis, PRUearly stage crisis cover plus syariah juga memberikan manfaat tambahan terhadap 7 kondisi kritis tambahan, yakni angioplasti, komplikasi diabetes, kanker dengan metastasis, serangan jantung ekstensif, stroke parah, transplantasi jantung maupun paru-paru dan kelumpuhan anggota gerak tubuh (quadriplegia) total sebagai akibat dari cedera tulang punggung