Prudential Indonesia Dukung 1.800 Perempuan Indonesia Belajar Mengelola Keuangan di Enam Kota

 
Dalam upaya pengembangan perekonomian golongan ekonomi menengah ke bawah, lebih dari 1.800 perempuan Indonesia mendapat manfaat dari pelatihan pengelolaan keuangan untuk keluarga dan masa depan
 
 
Jakarta, 6 Desember 2011 – Prudential Indonesia didukung oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPP-PA) untuk ketiga kalinya mengadakan program pelatihan sadar keuangan (Financial Literacy) “Tips Mengelola Dana untuk Wanita” yang sejak pelaksanaannya di tahun 2009 telah menjangkau lebih dari 4.000 perempuan Indonesia yang memiliki usaha mikro. Di tahun 2011, kegiatan Financial Literacy memperluas sasarannya ke lebih dari 1.800 perempuan Indonesia di enam kota yang terpilih berdasarkan banyaknya kaum perempuan Indonesia yang memiliki usaha mikro di daerah tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk membuka akses pendidikan dan informasi kepada perempuan untuk meningkatkan pengetahuan pengelolaan keuangan pribadi dan keluarga dalam kerangka prioritas dan skala waktu.
 
Program Financial Literacy 2011 merupakan salah satu kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility - CSR) Prudential Indonesia yang menyasar pada perempuan pengusaha mikro informal dengan penghasilan rata-rata menengah ke bawah.
 
William Kuan selaku Presiden Direktur Prudential Indonesia mengatakan, “Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, kami sangat peduli dengan perwujudan masyarakat yang sadar keuangan, termasuk di dalamnya perempuan yang kuat dan mandiri. Di masa sekarang, sosok perempuan semakin ikut berperan aktif dalam perputaran roda ekonomi, termasuk dalam usaha mikro sektor informal. Tidak sedikit dari mereka bahkan menjadi tulang punggung keluarga. Sehubungan dengan hal tersebut, kami ingin mendukung mereka dalam berkarya dengan membuka akses akan edukasi dasar pengelolaan keuangan pribadi dan keluarga.”
 
Pada penyelenggaraannya di tahun 2009 dan 2010, program Financial Literacy Prudential Indonesia dengan dukungan penuh dari KPP-PA, Kementerian Perdagangan serta Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, telah berhasil menjangkau lebih dari 2.700 perempuan pengusaha mikro dari sektor informal di beberapa kota di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan dan Makasar. Respon positif dan antusiasme dari para peserta di tahun-tahun sebelumnya mendorong keinginan Prudential Indonesia untuk melanjutkan dan memperluas akses pendidikan ke beberapa kota lainnya.
 
Dengan konsep yang sama, Prudential Indonesia telah memberikan pengetahuan dasar keuangan (Financial Literacy) kepada lebih dari 1.800 perempuan pengusaha mikro informal di enam kota di Indonesia pada tahun 2011. Diawali di Bali (Juli) kemudian di Palembang dan Medan (September) serta Solo dan Cirebon secara berurutan di bulan Oktober dan Jakarta sebagai kota terakhir dalam penyelenggaraan program Financial Literacy 2011.
 
Peserta pelatihan adalah para perempuan binaan dari Badan PP&PA di Denpasar, Palembang, Medan, Solo dan Cirebon dengan kelompok yang terlibat terdiri dari organisasi Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI), Pandu Tani Indonesia (PATANI) dan Koperasi Wanita Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Bali, Palembang, Medan, Solo, Cirebon dan Jakarta.
 
Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ibu Linda Amalia Sari Gumelar, S.IP yang hadir pada pelatihan ini juga menyampaikan penghargaannya karena kini semakin banyak pihak yang turut peduli dan mengambil inisiatif mencerdaskan masyarakat, terutama kelompok perempuan agar kualitas hidupnya meningkat. Dalam hal pemberdayaan perempuan Indonesia, khususnya peningkatan kualitas hidup perempuan. “Kementerian menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh Prudential Indonesia karena program ini sejalan dengan banyak aspek di dalam tugas dan tanggung jawab Kementerian, antara lain dalam upaya mewujudkan kesetaraan gender, khususnya untuk memperoleh kesetaraan dalam akses dan kesempatan mengembangkan diri di berbagai bidang pembangunan sehingga perempuan dapat lebih mandiri dan menjadi mitra yang sejajar dengan kaum laki-laki. Perwujudan kesetaraan gender ini juga akan meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan keluarga, yang pada akhirnya juga akan berkontribusi kepada pembangunan nasional.” ujar Ibu Menteri.
 
“Sejalan dengan misi KPP-PA untuk memajukan kualitas hidup perempuan Indonesia, kami ingin berbagi pengetahuan dasar pengelolaan keuangan kepada para perempuan pelaku usaha mikro sektor informal di seluruh Indonesia. Prudential Indonesia berharap program pelatihan Financial Literacy ini dapat disebarluaskan oleh para peserta ke lingkungan terdekat mereka agar semakin banyak perempuan mandiri yang mampu mengelola keuangan keluarga mereka sehingga dapat meningkatkan taraf kualitas kehidupan mereka,” ujar William Kuan.
 
Program Financial Literacy ini merupakan bagian dari inisiatif tanggung jawab sosial Grup Prudential yang juga dilaksanakan di beberapa negara di Asia. Inisiatif tersebut berupa akses pendidikan dan informasi kepada perempuan untuk mendapatkan pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan pribadi serta keluarga. Program Financial Literacy Grup Prudential ini telah diberikan kepada lebih dari 28.000 perempuan yang tersebar di berbagai negara, yaitu Vietnam, Cina, India termasuk Indonesia.
 
Sebagai bentuk keberlanjutan komitmen perusahaan untuk berkontribusi ke masyarakat, Prudential Indonesia akan kembali mengadakan program Financial Literacy di Jakarta dengan format memberi pelatihan kepada para calon-calon pelatih (Train the Trainer). Dalam kegiatan tersebut Prudential akan memberikan pelatihan bagi para kader perempuan yang bergerak di sektor usaha mikro, kecil dan menengah. Para kader nantinya diharapkan dapat berbagi lagi pengetahuan yang mereka telah dapatkan kepada lebih banyak perempuan di Indonesia.
 
 
Mengenai Prudential plc dan Prudential Corporation Asia
Prudential plc adalah sebuah grup jasa keuangan internasional terkemuka yang menyediakan jasa keuangan dan pengelolaan dana di pasar-pasar pilihan yaitu Inggris, Amerika, Asia dan kontinen Eropa.
 
Prudential telah menyediakan jasa asuransi jiwa di Inggris selama lebih dari 160 tahun dan memiliki produk investasi jangka panjang terbesar di Inggris selama lebih dari satu abad. Saat ini Prudential memiliki lebih dari 25 juta nasabah di seluruh dunia dan mengelola dana lebih dari £ 349 miliar (Rp 4.805 triliun sampai dengan 30 Juni 2011 – berdasarkan data terakhir yang dipublikasikan).
 
Di Asia, Prudential Corporation Asia (PCA) menyediakan produk-produk yang memenuhi kebutuhan akan tabungan, perlindungan dan investasi nasabah, serta merupakan grup perusahaan keuangan terdepan yang menyediakan produk-produk dan pelayanan yang sesuai kebutuhan nasabah yang telah berpengalaman lebih dari 86 tahun.
 
Prudential memiliki asuransi jiwa yang beroperasi di 12 negara di Asia- China, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand dan Vietnam. PCA memiliki sejarah geografis luas dengan operasional pengelolaan dana di 10 negara - China, Hong Kong, India, Jepang, Korea, Malaysia, Singapura, Taiwan, Vietnam dan Uni Emirat Arab.
 
Dalam sembilan bulan pertama tahun ini, total penjualan Prudential Corporation Asia berdasarkan Annualized Premium Equivalent (APE) di Asia (diluar dari India) tumbuh sebesar 19 persen mencapai £ 1.074 juta (Rp 15,1 triliun). Di wilayah Asia, Prudential didukung oleh lebih dari 340.000 jaringan tenaga pemasaran dan karyawan yang melayani kebutuhan keuangan lebih dari 11 juta nasabah.
 
 
Mengenai PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia)
Didirikan pada tahun 1995, Prudential Indonesia merupakan bagian dari Prudential plc, group jasa keuangan berbasis di London, Inggris, yang memiliki pengalaman lebih dari 160 tahun. Melalui penggabungan pengalaman internasional Prudential di bidang asuransi jiwa dengan pengetahuan tata cara bisnis lokal, Prudential Indonesia berkomitmen untuk menyediakan produk investasi terbaik di kelasnya, tabungan dan perlindungan asuransi untuk seluruh masyarakat Indonesia.
 
Sejak meluncurkan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (unit link) pertamanya di tahun 1999, Prudential Indonesia merupakan pemimpin pasar untuk produk tersebut di Indonesia. Di samping itu, Prudential Indonesia juga menyediakan berbagai produk yang dirancang untuk memenuhi dan melengkapi setiap kebutuhan para nasabahnya di Indonesia.
 
Dari data terakhir per tanggal 30 September 2011, Prudential Indonesia memiliki kantor pusat di Jakarta dengan kantor pemasaran di Medan, Surabaya, Bandung, Denpasar, Batam dan Semarang dan 243 kantor keagenan (termasuk di Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Yogyakarta, Batam dan Bali). Prudential Indonesia memiliki lebih dari 130.000 jaringan tenaga pemasaran berlisensi yang melayani lebih dari 1,3 juta nasabah. 
 
Back to Top