2 orang sedang pemanasan

Yuk, Kenalan dengan 5 Vitamin Ini untuk Daya Tahan Tubuh!

Setiap harinya tubuh kita memerlukan energi untuk beraktivitas dan mendukung proses perkembangan serta pertumbuhan sel. Selain karbohidrat, lemak, protein, serat, dan mineral, ada satu komponen yang tidak boleh dilewatkan, yaitu vitamin! Sering terkandung pada sayuran dan buah, vitamin berperan penting untuk daya tahan tubuh, terlebih saat pandemi.

 

Sebelum mengetahui apa saja vitamin yang bagus untuk meningkatkan daya tahan tubuh, yuk kenalan dulu dengan Si Defisiensi.

 

Defisiensi: Ketika Tubuh Kekurangan Vitamin

Pernahkah kamu mengalami rambut rontok, nyeri otot, atau sering terkena infeksi seperti flu? Tiga hal tersebut adalah beberapa gejala ketika tubuh kekurangan vitamin D atau mengalami Defisiensi Vitamin D.

 

Defisiensi merupakan kondisi di mana tubuh tidak memiliki unsur pembangun seperti mineral dan vitamin dalam kadar yang ideal. Kekurangan vitamin akan mengakibatkan tubuh tidak berfungsi dengan baik dan seseorang akan lebih rentan terkena penyakit.

 

Berikut 2 kondisi defisiensi yang paling umum dijumpai:

 

1.   Anemia Defisiensi Besi (ADB)

Kondisi di mana tubuh kekurangan zat besi yang akan mengakibatkan tingginya risiko komplikasi saat kehamilan atau pasca melahirkan. Selain itu, seseorang dengan kondisi ADB memiliki risiko terkena penyakit infeksi lebih tinggi karena zat besi berpengaruh pada sistem imunitas tubuh (Alodokter, 2018).

 

Gejala dari ADB antara lain pusing, mudah lelah, pucat, rambut mudah rontok, dan lain-lain (Halodoc, 2019).

 

2.   Defisiensi Vitamin D

Tahukah kamu bahwa ada 1 miliar populasi di dunia ini yang mengidap defisiensi vitamin D? Tentu bukan angka yang sedikit, ya. Karenanya, defisiensi vitamin D termasuk ke dalam permasalahan kesehatan yang mendunia (Sizar et al, 2021).

 

Tidak hanya dialami oleh penduduk di negara 4 musim, defisiensi vitamin D juga banyak dialami oleh penduduk di negara tropis, seperti Indonesia.

 

Penyakit yang diakibatkan ketika tubuh kekurangan vitamin D antara lain osteoporosis, fraktur, diabetes melitus, autoimun, dan infeksi (Pusparini, 2014).

 

5 Vitamin untuk Daya Tahan Tubuh

Agar tubuh terhindar dari defisiensi dan risiko penyakit, berikut 5 vitamin untuk tingkatkan imun tubuh yang wajib kamu konsumsi:

 

1.   Vitamin C

Vitamin C adalah salah satu vitamin yang tidak bisa dihasilkan oleh tubuh. Maka dari itu, kamu perlu mencermati asupan makanan kaya vitamin C agar tubuh memiliki kadar yang ideal. Beberapa sumber vitamin C antara lain stroberi, jeruk, kiwi, brokoli, kale, dan bayam.

 

Vitamin C sendiri memiliki banyak manfaat, seperti menurunkan risiko penyakit kronis, membantu penyerapan zat besi, dan meningkatkan imun tubuh karena vitamin C mendorong produksi sel darah putih yang membantu melindungi tubuh dari infeksi (Healthline, 2020).

 

2.   Vitamin D

Sebuah penelitian dari Indonesian Journal of Clinical Pathology and Medical Laboratory menyatakan bahwa konsumsi vitamin D akan membantu menurunkan risiko infeksi saluran pernapasan. Hal tersebut tentu berkaitan dengan kondisi saat ini di mana virus COVID-19 lebih banyak menyerang saluran pernapasan.

 

Fakta lainnya adalah, kamu bisa mendapat asupan vitamin D sebesar 50%-90% melalui kulit yang terpapar dengan cahaya matahari (UV B). Hanya dengan berjemur selama 20 menit sudah cukup untuk menurunkan risiko defisiensi vitamin D (Sizar, 2021).

 

Beberapa sumber vitamin D dari makanan adalah ikan salmon, ikan kembung, kuning telur, minyak hati ikan kod, dan sarden.

 

3.   Vitamin E

Mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG), asupan vitamin E untuk orang berusia 13 tahun ke atas dan ibu hamil adalah 15 mcg (mikrogram) per hari. Vitamin E sendiri berperan untuk menjaga kesehatan kulit, mengandung antioksidan untuk menangkal radikal bebas yang tentunya juga dapat menurunkan risiko terkena infeksi.

 

Sumber makanan yang kaya akan vitamin E antara lain kacang almond, biji bunga matahari, alpukat, brokoli, hazelnut, dan sebagainya.

 

4.   Zinc

Zinc merupakan komponen mineral yang berperan penting bagi proses penyembuhan luka, pertumbuhan sel, mengurangi risiko diare berulang, dan memperkuat kekebalan tubuh. Kekurangan komponen zinc dalam tubuh dapat meningkatkan risiko terkena penyakit, salah satunya pneumonia (Medical News Today, 2021).

 

Asupan kaya zinc yang bisa kamu konsumsi adalah kacang mete, ikan, sereal gandum, daging merah, dan sebagainya.

 

5.   Vitamin B Kompleks

Vitamin B kompleks dapat membuat kondisi tubuh tetap prima, seperti vitamin B6 dan B12.

 

Vitamin B6 (Pyridoxine) akan membantu tubuh untuk memproduksi antibodi dan sel darah putih untuk meningkatkan imun. Sedangkan vitamin B12 (Cobalamin) bermanfaat dalam pembentukan protein, sel darah, dan jaringan tubuh yang mempengaruhi kondisi sistem imun.

 

Kamu bisa mengonsumsi suplemen tambahan dan asupan kaya vitamin B kompleks seperti kacang-kacangan, sayuran hijau, daging sapi, dan telur.

 

Selain mengonsumsi makanan kaya vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh saat pandemi, jangan lupa untuk tetap melakukan 5M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, Menghindari Kerumunan, dan Mengurangi Mobilisasi) dan VDJ (Ventilasi-Durasi-Jarak), ya!

 

Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat seputar kesehatan di Pulse dan download aplikasinya sekarang!