Laporan Keuangan Prudential Indonesia

laporan-keuangan-666x500

 

Di tengah tantangan, kami ada untuk wujudkan perlindungan dengan inovasi.


Pandemi COVID-19 telah berdampak signifikan pada perkembangan ekonomi global. Bank Dunia telah mengoreksi pertumbuhan ekonomi dunia dan Indonesia. Di tengah kondisi yang menantang, Prudential Indonesia menjadikan pandemi sebagai peluang untuk mengakselerasi transformasi digital untuk menghasilkan berbagai inovasi yang berpusat pada kebutuhan nasabah.

Sepanjang 2020, kami terus berinovasi untuk mempermudah nasabah dalam memanfaatkan layanan kami, serta memperluas lini produk proteksi yang kami sediakan. Kami memperkenalkan PRUTotal Critical Protection dan PRUTotal Critical Protection Syariah, Asuransi Jiwa Syariah PRUCinta, PRUTect Care, PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah, Plan Cermat yang merupakan rider baru untuk PRUPrime Healthcare Plus dan PRUPrime Healthcare Plus Syariah, serta meluncurkan aplikasi mobile Pulse by Prudential dan sistem pemasaran tatap muka virtual PRUCekatan.

Serangkaian inovasi tersebut menjadi fundamental kesuksesan perusahaan dalam mempertahankan kinerja bisnis yang solid di 2020. Selama setahun penuh hingga Desember 2020, Prudential Indonesia mencatatkan total pendapatan premi sebesar Rp23,7 triliun, total aset investasi sebesar Rp70,2 triliun, dan total aset sebesar Rp76,3 triliun, Ketiganya merupakan yang tertinggi di industri asuransi jiwa Indonesia. Lebih lanjut lagi, Prudential Indonesia senantiasa mewujudkan komitmen dalam melindungi nasabah melalui pembayaran total klaim dan manfaat sebesar Rp12,8 triliun selama tahun 2020. Selain itu, perusahaan juga mempertahankan tingkat solvabilitas (Risk Based Capital) yang kuat sebesar 549% atau lebih dari empat kali di atas ketentuan minimal target internal yang ditetapkan oleh regulator.

Di sisi lain, Unit Usaha Syariah Prudential Indonesia juga menunjukkan resiliensinya di 2020 dengan pendapatan kontribusi sebesar Rp3,7 triliun dan total aset yang stabil sebesar Rp9 triliun. Unit Usaha Syariah Prudential Indonesia juga mampu mempertahankan tingkat solvabilitas yang stabil dan kuat dengan mencatatkan tingkat solvabilitas dari Dana Tabarru sebesar 1.630% dan dari Dana Perusahaan sebesar 7.975%. Kinerja yang sehat ini menggarisbawahi potensi jangka panjang dari produk dan layanan berbasis Syariah di Indonesia, sekaligus mendukung visi Indonesia untuk menjadi pusat ekonomi Syariah global.

2012
Tahun 2012
Laporan Keuangan Teraudit

 

 

Triwulan IV 2012

Laporan Keuangan Konvensional
Laporan Unit Syariah

 

 

Triwulan III 2012

Laporan Unit Syariah

 

 

Triwulan II 2012

Laporan Unit Syariah

 

 

Triwulan I 2012

Laporan Unit Syariah
2011
Tahun 2011
Laporan Keuangan Teraudit

 

 

Triwulan IV 2011

Laporan Unit Syariah

 

 

Triwulan III 2011

Laporan Unit Syariah

 

 

Triwulan II 2011

Laporan Unit Syariah

 

 

Triwulan I 2011

Laporan Unit Syariah
2010
Tahun 2010
Laporan Keuangan
2009
Tahun 2009
Laporan Keuangan
2008
Tahun 2008
Laporan Keuangan
2007
Tahun 2007
Laporan Keuangan
2006
Tahun 2006
Laporan Keuangan