Agar Tidak Salah Lagi, Ketahui Istilah Medis Dalam Kedokteran Berikut Ini

Tak ada orang yang menginginkan penyakit. Namun terkadang, kita lalai dan mengabaikan kesehatan. Pada akhirnya Anda jatuh sakit. Ketika ke dokter, ia akan menjelaskan istilah medis yang terkadang membuat bingung.

Istilah medis biasa digunakan oleh dokter maupun perawat. Ketika menyampaikan ke pasien, kerap kali mereka menggunakan istilah medis dan kedokteran. Sebagai pasien, Anda bisa menanyakan tentang istilah medis dan bagaimana menanganinya. Karena istilah medis sangat berkaitan dengan kondisi kesehatan Anda.

Berikut ini, terdapat istilah medis dari Prudential Indonesia untuk referensi Anda ketika berobat di rumah sakit. Sehingga Anda tak bingung lagi saat mendengar keterangan dokter.

 

A-D

Abdomen: rongga perut

Ablasi: pelepasan

Abses: bisul atau kumpulan nanah

Adenoid: jaringan yang terletak di belakang rongga hidung di antara hidung dan tenggorokan

Adenoidectomy: pengangkatan adenoid

ALS (Amyotrophic Lateral Sclerosis): kelemahan progresif cepat berupa pengecilan dan kekakuan otot, kesulitan berbicara, menelan, dan bernapas

Amiotrofi: mengecilnya otot akibat penyakit pada saraf yang terdapat pada otot tersebut

Analisa gas darah arteri: pengukuran kandungan oksigen dan karbon dioksida serta kadar keasaman darah dari darah arteri

Angioplasty: tindakan pembedahan pada pembuluh darah akibat penyempitan atau sumbatan

Arteriografi: teknik pencitraan untuk melihat keadaan pembuluh darah arteri bagian dalam

Basal cell cancer: kanker kulit yang berasal dari sel basal

Bilirubin: pigmen empedu

Biopsy: pengambilan jaringan tubuh untuk pemeriksaan laboratorium

Bulbar efferent neuron: otot motorik di sekitar wajah yang berfungsi untuk menelan, berbicara, bernafas

Bulimia: kebiasaan makan berlebihan yang terjadi secara terus menerus

Burr hole: tindakan bedah berupa melubangi tengkorak

Cairan serebrospinal: cairan yang terkandung di dalam ventrikel otak, ruang sub-araknoid, dan kanal sentral sumsum tulang belakang

Carcinoma in situ: kanker stadium awal, yang ditandai dengan kanker yang belum menyebar ke jaringan sekitar

Cerebral shunt: saluran buatan yang memungkinkan cairan otak mengalir ke bagian tubuh lain, misalnya ke perut

Chiropractic: terapi alternatif yang mendiagnosis dan mengobati seseorang melalui manipulasi sistem tulang belakang

Cholangiogram: pemeriksaan pencitraan kandung empedu

CIN (Neoplasia Intraepitelial Serviks): perubahan bentuk dan/atau pertumbuhan abnormal sel permukaan leher rahim

Cochlear: rongga berbentuk kerucut atau rumah siput pada telinga bagian dalam, merupakan bagian dari labirin telinga yang berfungsi dalam proses pendengaran

Colon: usus besar

Colostomy: operasi pembuatan lubang pengeluaran melalui usus besar

Computerised Tomography: pemeriksaan pencitraan menggunakan alat CT scan untuk mendapat gambaran tiga dimensi suatu objek

Defibrillator: terapi listrik kejut untuk memperbaiki gangguan irama jantung

Defisit neurologis: gangguan pada sistem saraf

Deformitas: kelainan bentuk

Demensia: penurunan fungsi pikiran dan memori yang disebabkan oleh kelainan yang terjadi pada otak

Demielinisasi: kerusakan selaput sistem saraf yang paling dalam (mielin)

Denervasi: pemotongan persarafan

Densitometri Sinar-X Dual Energy (DEXA): suatu metode pengukuran kepadatan optik dari suatu zat dengan cara memaparkan zat tersebut dengan radiasi elektromagnetik, kemudian dilakukan pengukuran jumlah radiasi yang diserap oleh zat tersebut

Deteorisasi: penurunan keadaan seseorang, bertambah buruk

DIC (Disseminated Intravascular Coagulation): gangguan sistem pembekuan darah di seluruh tubuh

Dysplasia: pertumbuhan abnormal jaringan tubuh, biasanya berupa pembelahan sel-sel muda

 

E-H

Ekokardiografi: pemeriksaan jantung dengan teknik gelombang ultrasonik

eGFR: volume cairan yang disaring oleh saringan glomerulus ginjal per satuan waktu

Eksisi: pemotongan

Ekstirpasi: pengangkatan secara menyeluruh

Elektrokauter: teknik medis untuk memotong bagian tubuh dengan menggunakan pembakaran

Elektromiografi: pencatatan aktivitas listrik otot yang membantu diagnosis penyakit saraf dan otot

Emboli serebral: penyumbatan otak yang disebabkan oleh bekuan darah, lemak, atau gelembung gas dalam aliran darah

Endoskopi: teknik untuk melihat bagian dalam tubuh dengan menggunakan alat yang dimasukkan langsung ke dalam organ tubuh yang hendak dilihat

Enhanced External Counterpulsation: prosedur tidak invasif (tanpa memasukkan alat ke dalam tubuh) pada terapi angina yang tidak merespons terhadap terapi standar dengan cara meningkatkan tekanan diastolik jantung sehingga meningkatkan aliran darah koroner

Eosinofilic fasciitis: peradangan selaput pembungkus otot anggota gerak yang disertai dengan peningkatan jumlah sel darah putih yang disebut eosinofil, pembengkakan dan penumpukan cairan, seringkali terjadi setelah berolahraga berat

Laryngectomy: pemotongan faring

Fasikulasi: gerakan halus, cepat, dan berkedut dari satu berkas serabut otot atau satu unit motorik

Fatty liver: perubahan konsistensi hati akibat perlemakan

Fenestrasi: pembuatan lubang baru pada selaput gendang telinga

Fibroid: tumor jinak dinding rahim atau disebut juga miom

Fiksasi internal: metode penyambungan patahan tulang tanpa menggunakan alat di luar kulit

Fistula: hubungan atau saluran abnormal antara dua organ atau pembuluh

Focal segmental

Fraksi ejeksi ventrikel:banyaknya darah yang mampu dipompa oleh bilik jantung

Fungsi sensori: proses penghantaran rangsang dari reseptor ke sistem saraf pusat

Glaukoma: peningkatan tekanan bola mata

Glomerulonefritis: peradangan glomerulus (sel penyaring) atau pembuluh darah ginjal

Granuloma: kumpulan sel imunitas akibat proses peradangan

Granulomatosa: peradangan yang ditandai dengan kumpulan makrofag

Hematoma: kumpulan darah di luar pembuluh darah yang terlokalisasi (memar/lebam)

Hemofilia: penyakit gangguan pembekuan darah akibat kekurangan atau kelainan salah satu (atau lebih) faktor pembekuan darah (faktor VIII dan IX)

Hemorrhoidectomy: pengangkatan wasir/ambeien

Hepatectomy: pengangkatan hati

Hepatic encephalopathy: gangguan (penurunan) kesadaran akibat kelainan hati

Hernia: penonjolan abnormal ruas organ/organ tubuh/jaringan melalui dinding organ yang lemah

Hydrocele: adanya cairan di dalam skrotum

Hyperkeratosis: penebalan lapisan terluar kulit yang paling sering disebabkan karena kekurangan vitamin A

Hypoksemia: kekurangan oksigen dalam darah

Hysterectomy: tindakan bedah untuk mengangkat rahim

 

I-L

Imunomodulator: perangsangan sistem ketahanan tubuh

Infark: suatu daerah jaringan mati yang terlokalisasi, disebabkan oleh adanya penyumbatan aliran darah ke daerah tersebut

Intra arterial: dalam pembuluh darah bersih (arteri)

Intractable pruritus: rasa gatal yang sulit diatasi

Intravena: tindakan memasukkan suatu larutan ke dalam sirkulasi darah vena

Jaringan parut: jaringan ikat yang tumbuh menggantikan jaringan normal setelah terjadinya luka atau cedera

Kalkulus: endapan

Kanker: pertumbuhan sel yang tak terkendali sehingga dapat menyerang organ tubuh lain yang bersifat ganas

Kardiomiopati: gangguan yang terjadi pada struktur dan fungsi dinding otot jantung

Karsinoma: kanker yang berasal dari jaringan/lapisan paling luar organ

Kateterisasi: tindakan memasukkan perangkat medis ke dalam tubuh untuk mengobati penyakit atau melakukan prosedur pembedahan

Kyphoscoliosis progresif: suatu kondisi abnormal tulang belakang yang bengkok ke belakang dan samping

Kista: rongga tertutup abnormal yang berisi cairan

Kolitis ulseratif: radang usus besar dengan luka terbuka (tukak)

Kortikospinalis: susunan saraf yang mengantarkan rangsang gerak dari otak ke bagian motorik di batang otak dan sumsum tulang belakang

Kriokauter: teknik medis untuk menghancurkan jaringan abnormal dengan menggunakan suhu dingin yang ekstrim

Laparotomy: tindakan bedah dengan membuka rongga perut

Leukositosis: peningkatan kadar sel darah putih

Limfadenopati: pembesaran kelenjar getah bening

Lumen: rongga atau ruang terbuka bagian dalam dari sebuah organ yang berbentuk silinder

Lumpectomy: pengangkatan suatu tumor dari payudara beserta dengan sebagian kecil jaringan di sekitarnya melalui prosedur pembedahan

 

Untuk istilah medis lebih lengkap, Anda dapat mengunjungi laman ini. Ada beragam informasi istila medis yang berguna bagi Anda.

Back to Top