3 Prinsip Dasar Asuransi Syariah yang Wajib Diketahui | Prudential Indonesia

3 Prinsip Dasar Asuransi Syariah yang Wajib Diketahui

Secara garis besar, Asuransi Syariah dan Konvensional menawarkan manfaat yang mirip antara satu sama lain. Meskipun memiliki hal yang sama, ternyata prinsip Asuransi Syariah memiliki beberapa faktor yang membedakan keduanya.

Prinsip-prinsip ini mengatur bagaimana dana yang Anda keluarkan kepada Perusahaan Asuransi untuk dikelola. Dengan berpegang teguh pada syariat Islam, Akad (Polis) Asuransi Jiwa dan Kesehatan akan dibuat sesuai dengan perintah agama serta menghindari hal-hal yang bertentangan.

Simak penjelasan lebih lengkap tentang prinsip Asuransi Syariah berikut ini!

Tolong-menolong dengan Prinsip Tabarru’

Berbeda dengan sistem pembayaran Premi pada Polis Asuransi Konvensional, Akad Asuransi Syariah memberlakukan uang Anda sebagai Dana Tabarru’. Adapun yang dimaksud dengan Dana Tabarru’ adalah kontribusi seluruh Nasabah yang akan diberikan sebagai Hibah (pemberian sukarela) pada Nasabah lain yang menghadapi risiko. Prinsip Asuransi Syariah ini juga dikenal sebagai risk sharing antar Nasabah.

Investasi dengan Prinsip Tijarah

Dalam aturan Hadis, Rasulullah SAW melarang Akad, di mana uang dipakai untuk Dana Investasi (Tijarah) dan sekaligus untuk meraih manfaat perlindungan. Maka dari itu, uang Anda akan digunakan untuk 2 tujuan, yakni dikumpulkan pada Dana Tabarru’ dan untuk Akad Tijarah, nantinya uang Anda akan diinvestasikan oleh Perusahaan Asuransi dan dikembalikan setelah Akad berakhir.

Keadilan bagi Semua Pihak dengan Prinsip Wakalah bil Ujrah

Segala Akad yang mengatur aktivitas keuangan syariah harus didasari aturan yang adil bagi setiap pihak yang terlibat (Muamalah), termasuk pihak Perusahaan Asuransi sebagai pengelola. Prinsip Asuransi Syariah ini mengharuskan para Nasabah membayar Ujrah (upah) dan Perusahaan Asuransi diberikan amanah menjauhi aktivitas keuangan dari Gharar (ketidakjelasan), Riba, atau Maysir (perjudian).

Nah, itu tadi 3 prinsip dasar Asuransi Syariah yang bisa Anda ketahui. Untuk menghindari kesalahan di masa depan, tentunya dalam memilih Asuransi Jiwa/Kesehatan Syariah, pastikan produk yang Anda pilih telah sesuai dengan syariat Islam dan terjauhkan dari aktivitas yang membawa mudharat.

Sebagai pertimbangan, Anda bisa memilih salah satu dari produk-produk PRUSyariah dari Prudential Indonesia. Rangkaian Asruansi Jiwa dan Kesehatan Syariah terkait Unit Link yang ada dikelola sesuai prinsip Tabarru’, Tijarah, Wakalah bil Ujrah,  serta secara amanah dan halal.

Back to Top