keluarga sedang melakukan yoga

Mengoptimalkan PAYDI: Kombinasi Proteksi dan Investasi yang Berkelanjutan

Mencapai kestabilan keuangan jangka panjang adalah impian banyak orang. Untuk itu, banyak yang mengandalkan tabungan sebagai solusi utama. Namun, tabungan saja tidak cukup untuk menghadapi berbagai risiko yang bisa datang kapan saja, seperti biaya kesehatan yang tiba-tiba membengkak atau kehilangan pendapatan akibat kondisi yang tidak terduga. Oleh karena itu, diperlukan strategi keuangan yang lebih komprehensif menggabungkan proteksi dan investasi untuk ketahanan finansial yang optimal.

Salah satu cara untuk mewujudkan hal ini adalah melalui Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI). PAYDI menawarkan manfaat perlindungan jiwa sekaligus peluang investasi jangka panjang. Namun, seperti halnya instrumen keuangan lainnya, PAYDI harus dikelola dengan baik dan kenali juga risiko-risikonya agar manfaatnya dapat dinikmati secara optimal.

PAYDI: Proteksi Jiwa dan Potensi Hasil Investasi Jangka Panjang

Memiliki PAYDI tidak hanya memberikan perlindungan terhadap risiko keuangan, tetapi juga mendukung stabilitas keuangan di masa depan. Manfaat ini menjadi semakin penting dalam situasi yang tidak terduga, seperti kehilangan pekerjaan, meninggalnya pencari nafkah utama dalam keluarga, atau kebutuhan perawatan medis jangka panjang.

Namun, perlu diingat bahwa PAYDI bukan merupakan tabungan karena kinerja investasi PAYDI sangat dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi, kebijakan suku bunga serta pergerakan pasar keuangan Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi pemegang Polis untuk memilih instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko, kebutuhan, dan kemampuan masing-masing nasabah.

Menjaga Keberlanjutan Proteksi: Pastikan Polis Tetap Aktif dengan Top-Up

Seperti produk asuransi lainnya, agar dapat terlindungi dan menikmati manfaat produk asuransi PAYDI, kita perlu memastikan Polis kita terus aktif agar manfaat proteksi tidak hilang, dengan cara disiplin melakukan pembayaran Premi secara tepat waktu. Ketika kondisi keuangan sedang sulit, pemegang Polis PAYDI memiliki kesempatan untuk melakukan cuti Premi atau Premium holiday.  Cuti Premi atau Premium holiday memiliki mekanisme berbeda tergantung pada Produk dan tanggal penerbitan Polis PAYDI. Khusus untuk Polis yang diterbitkan sejak 14 Maret 2022, cuti Premi harus diajukan ke kantor pusat dan cuti Premi sebaiknya diajukan ketika Nilai Tunai cukup untuk menutupi biaya-biaya polis.

Untuk memastikan kecukupan Nilai Tunai Polis, pemegang Polis dapat menambahkan dana melalui Premi Top-Up Tunggal. Namun, perlu diperhatikan bahwa produk Asuransi Jiwa PRULink NextGen (PNG) dan Versalink Maxima Protection Plus (VMPP) tidak dapat melakukan Premi Top-Up Tunggal saat Polis berada dalam masa cuti Premi. Oleh karena itu, nasabah dianjurkan untuk segera melakukan penghentian cuti Premi dan melakukan pembayaran Premi pada periode terdekat berikutnya . Jika Nilai Tunai yang terbentuk dalam Polis PAYDI tidak mencukupi untuk menutupi biaya-biaya Polis pada saat cuti Premi, Polis bisa menjadi tidak aktif (karena lewat waktu/lapsed), sehingga manfaat perlindungan bagi Tertanggung, terhenti. Oleh karena itu, pemegang Polis perlu secara berkala memantau saldo Nilai Tunai dan melakukan Top-Up jika diperlukan agar proteksi tetap berjalan optimal.

Mengutip dari AAJI, pemegang Polis disarankan untuk memahami cara kerja PAYDI, termasuk risiko investasi yang bisa mempengaruhi Nilai Tunai yang terbentuk. Dengan manajemen yang tepat, PAYDI tetap bisa menjadi solusi perlindungan dan investasi yang efektif dalam jangka panjang.

Memaksimalkan Proteksi dengan Asuransi Tambahan (Rider)

Bagi yang ingin meningkatkan perlindungan, menambahkan Asuransi Tambahan (Rider) ke PAYDI yang sudah dimiliki sebelumnya bisa menjadi pilihan yang dapat dipertimbangkan. Rider berfungsi untuk melengkapi manfaat dasar yang sudah dimiliki agar perlindungan semakin luas sesuai dengan kebutuhan. Sebelum memilih Rider, ada baiknya berkonsultasi dengan Tenaga Pemasar untuk memastikan pilihan Rider yang sesuai dengan kondisi finansial dan kebutuhan proteksi.

Memilih Perusahaan Asuransi

Saat memilih perusahaan asuransi yang menawarkan produk PAYDI, pertama penting untuk memastikan bahwa perusahaan asuransi tersebut memiliki fondasi finansial yang kuat dan reputasi yang baik. Stabilitas perusahaan menjadi faktor utama agar manfaat perlindungan dapat tetap berjalan dan berkelanjutan.

Seperti Prudential Indonesia yang telah hadir selama hampir 30 tahun di Indonesia dan memiliki kinerja yang konsisten selalu kokoh. Sepanjang 2024, Prudential Indonesia mencatatkan total pendapatan premi sebesar Rp20,8 triliun, meningkat 4,4% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total aset Rp57,6 triliun. Perusahaan mencatat perolehan total pendapatan komprehensif di 2024 sebesar Rp1,6 triliun. Perusahaan juga terus melanjutkan komitmen melindungi dan mendukung Nasabah dengan pembayaran klaim dan manfaat sebesar Rp18,2 triliun meningkat 6,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tingkat kesehatan Perusahaan juga tetap terjaga yang tercermin dari tingkat Solvabilitas (Risk Based Capital/RBC) sebesar 417%, jauh di atas ketentuan yang ditetapkan oleh regulator. RBC yang di atas ketentuan regulator ini menunjukkan kemampuan Perusahaan untuk senantiasa melindungi Nasabah dengan pembayaran klaim dan manfaat yang sesuai ketentuan polis. Ini menunjukan komitmen perusahaan dalam melindungi ketahanan finansial nasabah dan keluarganya dalam melewati setiap fase kehidupan. Selain itu, Prudential Indonesia sangat memperhatikan kenyamanan nasabah dalam berinvestasi dengan memastikan setiap calon nasabah yang ingin membeli PAYDI, harus melakukan self assessment atas profil risikonya masing-masing, sehingga sub-dana yang dipilih nantinya sudah sesuai dengan profil risikonya.

Prudential Indonesia juga mendorong nasabah yang memiliki produk PAYDI untuk secara berkala melakukan peninjauan terhadap profil risiko dengan subdana yang dimiliki, guna memastikan bahwa subdana yang dipilih masih sesuai dengan profil risiko terkini, kebutuhan saat ini dan juga kebutuhan nasabah di masa depan. Yang tidak kalah penting, bagi nasabah yang menggunakan fitur cuti Premi wajib untuk memantau Nilai Tunai Polis secara mandiri pada PRUServices untuk memastikan kecukupan Nilai Tunai sehingga Polis tetap aktif. 

Dengan pemahanan akan produk dan risiko PAYDI serta perencanaan keuangan yang tepat, PAYDI bisa menjadi solusi untuk mencapai ketahanan finansial jangka panjang. Pastikan untuk selalu memeriksa profil risiko dan memantau Nilai Tunai secara berkala (setidaknya 2 tahun sekali), melakukan Top-Up serta menambahkan manfaat tambahan yang tersedia (jika diperlukan) agar mendapatkan proteksi dan peluang hasil investasi yang optimal. Asuransi Jiwa PRULink NextGen yang diterbitkan dan dipasarkan PT Prudential Life Assurance adalah produk Asuransi Jiwa Yang Dikaitkan Dengan Investasi (PAYDI) yang memberikan manfaat perlindungan jiwa (proteksi) sekaligus investasi mengandung risiko. Calon Pemegang Polis atau Tertanggung wajib membaca dan memahami ringkasan informasi produk dan layanan sebelum memutuskan untuk membeli. Kinerja investasi masa lalu tidak mencerminkan kinerja investasi masa datang. Nilai investasi dapat lebih rendah dari proyeksi investasi. 

***

Disclaimer
PRULink NextGen (PNG) dan Versalink Maxima Protection Plus (VMPP) yang diterbitkan dan dipasarkan PT Prudential Life Assurance adalah produk asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) yang memberikan manfaat perlindungan jiwa (proteksi) sekaligus investasi dengan komponen investasi mengandung risiko. Calon Pemegang Polis atau Tertanggung wajib membaca dan memahami ringkasan informasi produk dan layanan sebelum memutuskan untuk membeli. Kinerja investasi masa lalu tidak mencerminkan kinerja investasi masa datang. Nilai investasi dapat lebih rendah dari proyeksi investasi.