tiga orang sedang membicarakan asuransi

Jangan Abai! Inilah 4 Tips Memilih Asuransi yang Tepat

Kesehatan sudah menjadi barang mahal yang sangat dibutuhkan semua orang, apalagi di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang. Dapat dikatakan bahwa memiliki asuransi sama pentingnya dengan memiliki tempat tinggal. Agar mendapatkan produk asuransi dengan manfaat paling lengkap, sebaiknya ketahui tips memilih asuransi.

Untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh bukan hanya menjaga pola makan dengan teratur, berolahraga dan beristirahat dengan teratur saja.

Sebab, beberapa kasus ditemukan seseorang yang menjaga pola makan dan istirahat dengan teratur dan rutin berolahraga justru menghadap kematian dengan cepat.

Mengingat risiko gangguan kesehatan dan kematian yang sulit untuk diprediksi, sebaiknya proteksi diri dan keluarga dengan asuransi yang memberikan manfaat terlengkap dengan harga premi yang sesuai dengan pertanggungan yang diberikan.

Yuk, ketahui tips memilih asuransi yang tepat berikut ini!

  1. Lakukan Riset Tentang Produk Asuransi
    Di Indonesia, setidaknya ada 10 produk asuransi ditawarkan para perusahaan asuransi. Di antaranya ada produk asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan, asuransi rumah, asuransi kendaraan, asuransi pendidikan, asuransi kerugian, asuransi perjalanan, asuransi pensiun, dan asuransi syariah.

    Pada tiap-tiap jenis asuransi tersebut menawarkan manfaat pertanggungan yang berbeda. Misalnya saja produk asuransi jiwa berjangka yang memberikan manfaat perlindungan untuk jangka waktu tertentu, seperti 5 tahun atau 10 tahun.

    Sementara itu, ada asuransi jiwa dwiguna yang memberikan manfaat sebagai asuransi berjangka sekaligus tabungan. Lalu, asuransi jiwa unit link yang memberikan manfaat pertanggungan berupa asuransi perlindungan jiwa dan investasi.
  2. Beli Produk Asuransi Sesuai Kebutuhan
    Sebelum memutuskan, Anda harus mengidentifikasi asuransi apa yang sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan Anda.

    Apabila asuransi yang diperlukan adalah asuransi yang memberikan perlindungan jiwa sekaligus sebagai wadah investasi, sebaiknya Anda memilih produk asuransi jiwa unit link daripada asuransi jiwa dwiguna. Sebab, manfaat pertanggungan yang diberikan asuransi jiwa dwiguna tidak memberikan manfaat investasi begitu juga sebaliknya.

    Jadi, tentukan terlebih dahulu asuransi seperti apa yang Anda butuhkan. Baru sesuaikan dengan kemampuan finansial dalam membayar premi asuransi.
  3. Aktif Bertanya kepada Insurance Consultant atau Agen yang Berlisensi
    Saat merasa ragu dan khawatir terhadap manfaat pertanggungan yang akan didapatkan dari produk asuransi tersebut, sebaiknya langsung bertanya saja kepada insurance consultant atau agen yang telah disiapkan dan telah berlisensi agar seluruh pertanyaan yang ada di benak Anda terjawab dengan benar.

    Kasus yang terjadi di masyarakat adalah malu dan sungkan untuk mengutarakan pertanyaan yang ada di dalam otak sehingga pulang ke rumah masih dipenuhi dengan segudang pertanyaan.
  4. Apakah Kita Sudah Benar-Benar Memahami Asuransi yang Dipilih?
    Sebelum benar-benar menandatangani Surat Permintaan Asuransi Jiwa (SPAJ) atau Surat Permintaan Asuransi Kesehatan (SPAK), ada baiknya untuk bertanya kepada diri sendiri apakah kita sudah benar-benar memahami tentang produk asuransi yang dipilih.

    Ketahui dengan pasti seberapa jauh manfaat pertanggungan yang akan didapatkan, bagaimana alur manfaat pertanggungan yang akan didapatkan nanti, seperti apa proses pencairan pertanggungan, hingga cara membayar premi tiap bulannya.

    Pastikan beberapa hal di atas telah kita pahami dengan sangat baik sebelum akhirnya menandatangani SPAJ atau SPAK.

Selain melakukan riset terhadap produk asuransi, penting untuk melakukan riset dan mengetahui track record dari perusahaan asuransi tersebut. Yang paling penting adalah seberapa besar tingkat solvabilitas atau risk based capital dari perusahaan asuransi tersebut.

Risk based capital merupakan metode perhitungan untuk menentukan apakah perusahaan asuransi tersebut berada di tingkat sehat secara finansial untuk membayarkan seluruh tanggung jawabnya.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mewajibkan seluruh perusahaan asuransi memberi tahu kepada nasabahnya seberapa jauh tingkat RBC perusahaan asuransi tersebut.

Sebagai contoh Prudential, pada kuartal kedua di tahun 2021 ini, sekalipun pandemi belum berakhir tetapi tingkat RBC yang dimiliki Prudential termasuk tinggi yakni 428%. Besaran persentase tersebut tiga kali lebih besar dibandingkan minimal target internal yang telah ditetapkan.

Oleh sebab itu, ketahui perusahaan asuransi yang akan kita percayakan untuk memberikan proteksi terhadap diri dan keluarga.

Nah, Itulah 4 tips memilih asuransi yang harus Anda terapkan. Untuk informasi lainnya, yuk baca artikel lainnya di sini!