Diet sering kali dikaitkan dengan penurunan berat badan. Itulah kenapa banyak orang lebih fokus membatasi asupan makanan dan melakukan olahraga dengan intensitas tinggi demi membakar lemak. Padahal, tujuan utama diet adalah untuk mendapatkan tubuh yang ideal dan sehat. Tak hanya membatasi jumlah makanan yang masuk ke tubuh, ada beberapa makanan untuk diet yang juga wajib dikonsumsi.
Namun, bagaimana memilih makanan untuk diet yang sehat? Tentunya makanan tersebut harus memiliki kandungan karbohidrat, serat, protein, vitamin, dan lemak sehat. Ini dia beberapa rekomendasi makanan diet yang patut Anda coba!
Rekomendasi Makanan untuk Diet Sehat
Untuk membantu program diet Anda, pada artikel ini akan memberikan rekomendasi menu diet yang dapat Anda gunakan. Rekomendasi menu memiliki kandungan yang rendah kalori dan rendah lemak yang mana tidak akan mengganggu program diet Anda. Berikut rekomendasinya:
Dada Ayam
Tidak semua bagian ayam mengandung tinggi lemak, contohnya bagian dada ayam. Dibandingkan bagian paha, dada memiliki kandungan lemak jenuh yang lebih rendah. Di sisi lain, bagian ini justru mengandung zat besi dan protein yang tinggi.
Anda bisa mengolah dada ayam dengan cara dipanggang atau direbus dan hindari menggorengnya supaya tidak merusak kandungan baiknya.
Telur
Selain dada ayam, telur juga bisa menjadi pilihan makanan untuk diet. Tak hanya ramah di kantong, telur juga kaya nutrisi seperti protein, vitamin D, dan kolin. Bila ingin lebih sehat lagi, Anda bisa mengonsumsi putih telurnya saja.
Umumnya, satu butir putih telur mengandung 406 gram protein sebagai sumber energi. Anda bisa mengonsumsi telur dengan cara merebusnya untuk mendapatkan kandungan terbaiknya.
Daging Sapi Tanpa Lemak
Masih banyak yang menganggap bahwa daging merupakan makanan yang tak bisa dikonsumsi saat diet. Padahal, ada bagian daging yang tidak mengandung banyak lemak. Bagian ini biasanya terdapat di sekitar leher atau has luar.
Di dalam daging tanpa lemak ini terkandung protein, zat besi, vitamin, mineral, zinc, dan vitamin B12. Untuk menikmatinya, Anda bisa memasak daging sapi dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang tanpa lemak di atas pan anti lengket.
Kentang
Diet bukan berarti menghilangkan sumber karbohidrat. Anda hanya perlu mengganti sumber karbohidrat menjadi lebih sehat, seperti kentang. Makanan untuk diet satu ini mengandung kalium yang menjaga tekanan darah tetap stabil, namun kalorinya pun relatif rendah.
Selain itu, kentang juga mengandung vitamin B1, vitamin B9, vitamin C, dan vitamin B6. Olahan kentang dengan cara direbus atau dikukus agar tidak menghilangkan gizinya.
Kacang-Kacangan
Kelompok kacang-kacangan atau biji-bijian juga termasuk makanan untuk diet yang bagus. Dalam kacang-kacangan terdapat aneka vitamin dan mineral, bahkan zat besi dan folat yang baik untuk mencegah anemia.
Selain itu, kacang-kacangan juga tinggi protein dan serat sehingga membuat Anda kenyang lebih lama. Anda bisa memilih kacang kedelai, kacang tanah, atau kacang merah untuk variasi masakan.
Brokoli
Sayuran hijau satu ini kerap kali dijauhi anak-anak. Padahal, brokoli mempunyai banyak manfaat baik, khususnya untuk Anda yang sedang menjalani program diet. Di dalamnya terdapat vitamin C, karbohidrat yang baik, juga serat.
Mengonsumsi brokoli saat diet dapat membantu menjaga kadar gula darah lebih stabil dan melancarkan pencernaan.
Buah Alpukat
Salah satu buah yang sering digunakan dalam program diet adalah alpukat. Meski bukan termasuk buah yang rendah kalori, namun alpukat mengandung serat dan lemak sehat, yang membuat kenyang lebih lama dan mencegah lonjakan gula darah.
Dilansir dari Harvard Health Publishing, setengah buah alpukat ukuran sedang mengandung 161 kalori, 9 gram karbohidrat, dan 2 gram protein, serta 15 gram lemakyang sebagian besar berupa asam oleat, yaitu lemak tak jenuh tunggal yang menyehatkan jantung.
Alpukat sangat cocok dijadikan bagian dari strategi menu diet. Namun, gunakan alpukat sebagai pengganti bahan makanan bernutrisi rendah (seperti mentega atau mayones), bukan sekadar tambahan di luar porsi makan harian.
Gandum
Makanan untuk diet yang tak kalah baik adalah gandum karena tingginya serat yang terkandung di dalamnya. Dengan mengganti sumber karbohidrat menjadi gandum, Anda akan kenyang lebih lama sehingga mencegah dari makan berlebihan.
Sebaiknya, pilihlah gandum utuh karena gandum jenis ini tidak dicampur bahan-bahan lainnya. Mulailah mengonsumsi gandum sebagai menu sarapan untuk memulai diet yang sehat.
Yogurt
Yogurt merupakan salah satu makanan yang sangat baik untuk diet karena tinggi protein, kaya kalsium, serta mengandung probiotik yang mendukung kesehatan pencernaan.
Protein dalam yogurt membantu menjaga rasa kenyang lebih lama sehingga efektif menekan keinginan mengemil berlebih.
Kentang
Kentang rebus merupakan salah satu sumber karbohidrat kompleks terbaik untuk diet. Meskipun sering dihindari karena dianggap tinggi karbohidrat, kentang rebus secara ilmiah menempati urutan teratas dalam Indeks Kepuasan Makan (Satiety Index) sebagai makanan yang paling mengenyangkan.
Satu buah kentang berukuran sedang mengandung sekitar 130 kalori. Namun pengolahan kentang sebagai makanan diet perlu diperhatikan, sebab mengolah kentang jadi french friens, potato chips, atau menyajikannya dengan butter, mayones, dan keju berlebih akan melonjakkan jumlah kalori dan lemak secara signifikan.
Baca Juga: Daftar Makanan Penurun Kolesterol