Rangkuman

  • Polis lapse adalah kondisi saat polis Anda tidak aktif karena pembayaran premi yang tidak tepat waktu
  • Polis lapse jadi salah satu alasan klaim asuransi ditolak perusahaan
  • Salah satu penyebab terjadinya polis lapse, yakni keterlambatan pembayaran premi
  • Pastikan pembayaran premi secara rutin untuk menghindari polis lapse

Setiap klaim yang diajukan pada asuransi tidak selalu berhasil 100%. Faktanya, ada beberapa kondisi dimana klaim peserta ditolak atau asuransi tidak dapat digunakan. Penyebabnya bisa berbagai macam, salah satunya polis lapse.

Polis asuransi lapse merupakan kondisi ketika polis Anda tidak aktif lagi karena gagal membayar premi tepat waktu. Saat polis lapse, perlindungan yang diberikan oleh asuransi otomatis berhenti, sehingga klaim yang diajukan tidak dapat diproses.

Berikut informasi selengkapnya mengenai polis lapse.

Apa Itu Polis Lapse?

Polis lapse adalah kondisi ketika polis asuransi tidak aktif atau berhenti berlaku karena premi tidak dibayarkan sesuai jadwal. Saat polis lapse terjadi, perlindungan yang diberikan asuransi otomatis berhenti, sehingga klaim tidak bisa diproses sampai polis tersebut diaktifkan kembali.

Namun, sebagian besar polis asuransi menyediakan grace period, yaitu periode tenggang setelah tanggal jatuh tempo premi di mana polis tetap aktif meski pembayaran belum diterima.

Jika premi tetap belum dibayarkan setelah grace period berakhir, polis akan resmi lapse. Kondisi ini bisa terjadi pada berbagai jenis asuransi, termasuk asuransi jiwa, kesehatan, dan unit-linked, dan sering terjadi karena keterlambatan atau kelalaian pembayaran premi.

5 Alasan Klaim Asuransi Ditolak

Mengajukan klaim asuransi terkadang tidak semudah yang dibayangkan. Bahkan klaim yang terlihat sederhana pun bisa ditolak oleh perusahaan asuransi. Berikut lima alasan paling umum mengapa klaim asuransi jiwa atau kesehatan ditolak:

  1. Polis Tidak Aktif (Lapse)

    Klaim bisa ditolak jika polis asuransi tidak aktif atau lapse akibat premi yang tidak dibayarkan setelah jatuh tempo. Tanpa polis aktif, perlindungan asuransi otomatis berhenti dan klaim tidak bisa diproses.

  2. Pre-existing Condition

    Jika saat membeli polis Anda tidak jujur mengungkapkan riwayat penyakit atau memiliki kondisi kesehatan tertentu sebelum polis berlaku, klaim terkait kondisi tersebut bisa ditolak. Hal ini disebut pre-existing condition.

  3. Dokumen Klaim Tidak Lengkap

    Pastikan semua dokumen yang diminta perusahaan asuransi telah dilengkapi saat mengajukan klaim. Dokumen yang kurang atau tidak lengkap dapat menunda proses klaim atau menyebabkan klaim ditolak.

  4. Risiko Termasuk Pengecualian Polis

    Beberapa klaim ditolak karena risiko yang terjadi tidak termasuk dalam cakupan perlindungan yang tercantum pada perjanjian polis nasabah. Selalu periksa pengecualian yang ada dalam polis sebelum mengajukan klaim.

  5. Melewati Masa Kadaluarsa Klaim

    Setiap klaim asuransi memiliki tenggat waktu tertentu untuk diajukan. Klaim yang diajukan melewati batas waktu ini bisa ditolak, sehingga penting bagi nasabah untuk mengajukan klaim tepat waktu.

Penyebab Polis Lapse

Polis asuransi bisa lapse atau tidak aktif karena beberapa faktor umum, berikut di antaranya:

  1. Keterlambatan Pembayaran Premi

    Alasan paling umum polis lapse adalah premi tidak dibayarkan tepat waktu. Keterlambatan ini bisa terjadi karena lupa, kelalaian, atau masalah keuangan sementara.

  2. Saldo Rekening atau Limit Tidak Cukup

    Jika pembayaran premi dilakukan melalui auto-debit dari rekening atau kartu kredit, polis bisa lapse jika saldo atau limit tidak mencukupi saat jatuh tempo.

  3. Tidak Memahami Jadwal Pembayaran

    Beberapa nasabah belum memahami mekanisme pembayaran premi, seperti frekuensi (bulanan, triwulanan, tahunan) atau tanggal jatuh tempo, sehingga premi terlewat.

  4. Tidak Menggunakan Grace Period dengan Bijak

    Meskipun sebagian besar polis menyediakan grace period, ada nasabah yang menunda pembayaran terlalu lama hingga periode tenggang habis, sehingga polis menjadi lapse.

  5. Kendala Administrasi atau Sistem

    Kadang polis lapse juga bisa terjadi karena adanya kendala proses administrasi dari perusahaan asuransi atau masalah teknis dalam sistem pembayaran. Pastikan Anda rutinmemeriksa status pembayaran dan polis secara berkala melalui sistem yang disediakan perusahaan asuransi.

Cara Menghindari Polis Lapse

Kasus polis lapse bisa dihindari, berikut beberapa cara agar polis asuransi tetap aktif dan perlindungan tidak terganggu, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  1. Bayar Premi Tepat Waktu

    Pastikan premi dibayarkan sesuai jadwal yang tercantum dalam polis. Gunakan pengingat kalender atau auto-debit agar tidak lupa.

  2. Manfaatkan Grace Period

    Sebagian besar polis menyediakan grace period atau periode tenggang setelah jatuh tempo. Meski begitu, jangan menunda pembayaran terlalu lama karena jika melewati periode ini, polis akan lapse.

  3. Periksa Saldo atau Sumber Pembayaran

    Jika menggunakan auto-debit dari rekening atau kartu kredit, pastikan saldo atau limit cukup setiap bulan agar pembayaran premi berhasil.

  4. Komunikasi dengan Perusahaan Asuransi

    Jika mengalami kesulitan finansial atau keterlambatan pembayaran, segera hubungi perusahaan asuransi. Beberapa perusahaan dapat menawarkan opsi penjadwalan ulang atau perpanjangan sementara.

  5. Evaluasi Polis Secara Berkala

    Sesuaikan premi dan manfaat polis dengan kondisi keuangan Anda. Jika premi terlalu tinggi dan berisiko telat bayar, pertimbangkan untuk menyesuaikan manfaat atau mencari produk yang lebih sesuai.

Cara Mengaktifkan Kembali Polis Asuransi Lapse

Jika mengalami polis lapse, biasanya ada beberapa cara untuk mengaktifkannya kembali atau dikenal dengan reinstatement. Prosesnya bisa berbeda-beda, tergantung jenis asuransi yang digunakan dan ketentuan dari perusahaan asuransi itu sendiri, berikut ketentuannya secara umum:

  1. Cek Status Polis

    Pastikan polis Anda memang lapse karena premi tidak dibayar. Catat tanggal terakhir pembayaran dan berapa lama polis sudah tidak aktif. Ini penting supaya Anda tahu batas waktu yang masih memungkinkan untuk reinstatement.

  2. Hubungi Perusahaan Asuransi

    Kontak agen, call center, atau kantor cabang. Tanyakan prosedur reinstatement, dokumen apa yang dibutuhkan, dan batas waktu maksimum untuk bisa mengaktifkan kembali polis.

  3. Siapkan Dokumen

    Dokumen yang biasanya diminta antara lain formulir pengaktifan kembali polis, identitas diri (KTP atau SIM), dan untuk asuransi jiwa atau kesehatan, dokumen medis terbaru atau hasil pemeriksaan kesehatan.

  4. Bayar Premi Tertunggak dan Biaya Tambahan

    Semua premi yang tertunggak harus dibayar. Ada kemungkinan perusahaan meminta biaya administrasi tambahan, terutama jika polis sudah lama lapse. Pemeriksaan kesehatan mungkin diperlukan.

  5. Tunggu Persetujuan

    Setelah dokumen lengkap dan pembayaran diterima, perusahaan akan menilai risiko. Jika disetujui, polis akan aktif kembali dan Anda akan mendapatkan konfirmasi resmi.

Semakin lama polis tidak aktif, proses reinstatement biasanya lebih ketat, termasuk persyaratan kesehatan tambahan.

Mengaktifkan kembali polis yang lapse memang membutuhkan perhatian ekstra, karena ada prosedur administrasi, pembayaran premi tertunggak, dan kemungkinan persyaratan medis tambahan. Dengan mengikuti langkah-langkah secara sistematis, Anda bisa memaksimalkan peluang polis Anda kembali aktif tanpa hambatan.

Jangan biarkan stabilitas finansial Anda terganggu hanya karena polis asuransi lapse. Pastikan Anda memiliki perlindungan kesehatan aktif yang komperhensif seperti PRUWell Medical dari Prudential Indonesia. Dapatkan kenyamanan rawat inap yang komplit di Jaringan Rumah Sakit PRUPriority Hospitals, karena #SehatPangkalBisa. Untuk informasi selengkapnya, cek di bawah ini.

Frequently Asked Questions (FAQ)

  1. Q: Berapa lama polis bisa diaktifkan kembali setelah lapse?

    A: Batas waktu pengaktifan ulang polis berbedabeda tergantung aturan perusahaan asuransi dan jenis produk. Beberapa polis memungkinkan reinstatement dalam periode tertentu (misalnya 6–12 bulan), tapi ada juga yang lebih pendek atau lebih panjang tergantung ketentuan.‑beda

  2. Q: Apakah harus melakukan pemeriksaan kesehatan lagi?

    A: Untuk sebagian besar kasus, terutama asuransi jiwa atau kesehatan yang sudah lapse cukup lama, perusahaan biasanya meminta pemeriksaan kesehatan atau update informasi medis sebagai bagian dari penilaian ulang risiko.

Artikel lainnya

Mengenal Asuransi: Tujuan, Manfaat dan Fungsinya
Literasi Asuransi

Mengenal Asuransi: Tujuan, Manfaat dan Fungsinya

No Tipu-Tipu, Pahami Lebih Dalam Mengenai Investasi Unit Link
Literasi Asuransi

No Tipu-Tipu, Pahami Lebih Dalam Mengenai Investasi Unit Link

10-05-2022
Awas Penipuan Kontak Palsu Customer Service Prudential
Literasi Asuransi

Awas Penipuan Kontak Palsu Customer Service Prudential

18-10-2024
Konsultasi Produk Asuransi Unit Link dengan Tenaga Pemasa
Literasi Asuransi

Konsultasi Produk Asuransi Unit Link dengan Tenaga Pemasa

10-05-2022
Perbedaan Tabungan Pendidikan Anak dan Asuransi Pendidikan
Literasi Asuransi

Perbedaan Tabungan Pendidikan Anak dan Asuransi Pendidikan

10-05-2022
Investasi Sehat Bangun Hidup yang Nikmat
Literasi Asuransi

Investasi Sehat Bangun Hidup yang Nikmat

02-05-2024
Memiliki Pre-Existing Conditions dan Dilindungi Asuransi
Literasi Asuransi

Memiliki Pre-Existing Conditions dan Dilindungi Asuransi

06-02-2024
Punya Asuransi Tidak Pernah Klaim, Apakah Rugi?
Literasi Asuransi

Punya Asuransi Tidak Pernah Klaim, Apakah Rugi?

22-03-2024
Repricing Asuransi dari Perspektif Financial Planning
Literasi Asuransi

Repricing Asuransi dari Perspektif Financial Planning

16-07-2024
Inilah Cara Menghubungi Prudential untuk Pelayanan Nasabah
Literasi Asuransi

Inilah Cara Menghubungi Prudential untuk Pelayanan Nasabah

07-01-2022
Cara Mencegah Penyakit Jantung Koroner
Literasi Asuransi

Cara Mencegah Penyakit Jantung Koroner

21-10-2020
Pelindungan Data Pribadi Nasabah: Layanan Digital yang Aman
Literasi Asuransi

Pelindungan Data Pribadi Nasabah: Layanan Digital yang Aman

24-08-2024
Dapatkan Manfaat Optimal dengan Beli PAYDI, Berikut Tipsnya
Literasi Asuransi

Dapatkan Manfaat Optimal dengan Beli PAYDI, Berikut Tipsnya

24-04-2023
Inilah Cara Daftar Asuransi Jiwa dan Kesehatan yang Benar
Literasi Asuransi

Inilah Cara Daftar Asuransi Jiwa dan Kesehatan yang Benar

17-10-2021
9 Cara Jadi Agen Asuransi yang Sukses | Prudential Indonesia
Literasi Asuransi

9 Cara Jadi Agen Asuransi yang Sukses | Prudential Indonesia

22-06-2023
Memahami Prinsip-prinsip Asuransi | Prudential Indonesia
Literasi Asuransi

Memahami Prinsip-prinsip Asuransi | Prudential Indonesia

16-10-2021
Mengenal 11 Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional
Literasi Asuransi

Mengenal 11 Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional

22-06-2023
Daftar Istilah Asuransi Prudential Indonesia
Literasi Asuransi

Daftar Istilah Asuransi Prudential Indonesia

Apa Saja Biaya Asuransi Selain Premi yang Wajib Dibayar?
Literasi Asuransi

Apa Saja Biaya Asuransi Selain Premi yang Wajib Dibayar?

21-12-2021
Ketahui Istilah-istilah Asuransi yang Wajib Anda Ketahui
Literasi Asuransi

Ketahui Istilah-istilah Asuransi yang Wajib Anda Ketahui

Ketahui 6 Jenis Asuransi agar Tidak Salah Memilihnya
Literasi Asuransi

Ketahui 6 Jenis Asuransi agar Tidak Salah Memilihnya

22-06-2023
Alasan Mengapa Anda Perlu Memilih Asuransi Penyakit Kritis
Literasi Asuransi

Alasan Mengapa Anda Perlu Memilih Asuransi Penyakit Kritis

26-10-2020
Ciri-ciri Asuransi Kesehatan Terbaik | Prudential Indonesia
Literasi Asuransi

Ciri-ciri Asuransi Kesehatan Terbaik | Prudential Indonesia

26-10-2020
Prinsip Utmost Good Faith: Landasan Prinsip dalam Asuransi
Literasi Asuransi

Prinsip Utmost Good Faith: Landasan Prinsip dalam Asuransi

25-04-2024
Unit Link untuk Investasi Seumur Hidup? Cek Keuntungannya
Literasi Asuransi

Unit Link untuk Investasi Seumur Hidup? Cek Keuntungannya

11-12-2021
Memilih Asuransi Kesehatan Karyawan | Prudential Indonesia
Literasi Asuransi

Memilih Asuransi Kesehatan Karyawan | Prudential Indonesia

11-10-2020
Jangan Abai! Inilah 4 Tips Memilih Asuransi yang Tepat
Literasi Asuransi

Jangan Abai! Inilah 4 Tips Memilih Asuransi yang Tepat

17-10-2021
Asuransi Tradisional atau Asuransi Unit Link, Pilih Mana?
Literasi Asuransi

Asuransi Tradisional atau Asuransi Unit Link, Pilih Mana?

11-12-2021
Asuransi Unit Link pilihan yang tepat di masa Pandemi
Literasi Asuransi

Asuransi Unit Link pilihan yang tepat di masa Pandemi

09-12-2021
3 Salah Paham dan Kiat dalam Memilih Asuransi
Literasi Asuransi

3 Salah Paham dan Kiat dalam Memilih Asuransi

21-12-2021
Lebih Dekat dengan Asuransi Jiwa Unit Link
Literasi Asuransi

Lebih Dekat dengan Asuransi Jiwa Unit Link

25-04-2021
Cara Memilih dan Kriteria Perusahaan Asuransi yang Baik
Literasi Asuransi

Cara Memilih dan Kriteria Perusahaan Asuransi yang Baik

27-06-2023
Mengenal Apa Itu Polis Asuransi Endowment
Literasi Asuransi

Mengenal Apa Itu Polis Asuransi Endowment

04-01-2023
Kaitan Inflasi Medis Dengan Penyesuaian Biaya Asuransi
Literasi Asuransi

Kaitan Inflasi Medis Dengan Penyesuaian Biaya Asuransi

29-02-2024
e-KYC: Transaksi Digital Aman dan Nyaman untuk Nasabah Asuransi
Literasi Asuransi

e-KYC: Transaksi Digital Aman dan Nyaman untuk Nasabah Asuransi

23-01-2025
Jadi Nasabah Bijak dengan Memahami Fungsi Polis Asuransi
Literasi Asuransi

Jadi Nasabah Bijak dengan Memahami Fungsi Polis Asuransi

30-10-2024
Memahami Biaya Medis Membengkak dan Cara Mensikapinya
Literasi Asuransi

Memahami Biaya Medis Membengkak dan Cara Mensikapinya

19-03-2024
Pastikan Nomor Rekening Ter-Update Demi Transaksi Lancar
Literasi Asuransi

Pastikan Nomor Rekening Ter-Update Demi Transaksi Lancar

22-05-2024
Pentingnya Asuransi Kesehatan di Tengah Tantangan Ekonomi
Literasi Asuransi

Pentingnya Asuransi Kesehatan di Tengah Tantangan Ekonomi

12-12-2024
Beda Asuransi Umum & Asuransi Jiwa Unit Link
Literasi Asuransi

Beda Asuransi Umum & Asuransi Jiwa Unit Link

04-05-2021
Tips Finansial yang Perlu Disiapkan Pasangan Sebelum Menikah
Literasi Asuransi

Tips Finansial yang Perlu Disiapkan Pasangan Sebelum Menikah

04-08-2023
3 Hal yang Harus Dipahami Saat Beli Produk Asuransi Jiwa
Literasi Asuransi

3 Hal yang Harus Dipahami Saat Beli Produk Asuransi Jiwa

04-02-2022
Wujudkan Cinta pada Keluarga dengan Asuransi Jiwa Unit Link
Literasi Asuransi

Wujudkan Cinta pada Keluarga dengan Asuransi Jiwa Unit Link

06-10-2021
Yuk, Pahami Serba-Serbi tentang Polis Asuransi
Literasi Asuransi

Yuk, Pahami Serba-Serbi tentang Polis Asuransi

19-10-2022
Pahami Asuransi Sekaligus Investasi dan Manfaatnya
Literasi Asuransi

Pahami Asuransi Sekaligus Investasi dan Manfaatnya

14-04-2021
Pre-Admission Asuransi di Manfaat Kesehatan Polis Anda
Literasi Asuransi

Pre-Admission Asuransi di Manfaat Kesehatan Polis Anda

26-11-2021
Mengenal SPAJ, Manfaat, dan Aturan Pengisiannya
Literasi Asuransi

Mengenal SPAJ, Manfaat, dan Aturan Pengisiannya

22-10-2021
Kenapa Klaim Asuransi Bisa Ditolak? Pelajari Penyebabnya dan Bagaimana Langkah Jitu Mengatasinya
Literasi Asuransi

Kenapa Klaim Asuransi Bisa Ditolak? Pelajari Penyebabnya dan Bagaimana Langkah Jitu Mengatasinya

27-10-2022
Bayar Premi PAYDI Hanya 10 Tahun? Hindari Polis Tidak Aktif
Literasi Asuransi

Bayar Premi PAYDI Hanya 10 Tahun? Hindari Polis Tidak Aktif

26-09-2023

Rencanakan perlindungan anda

Tenaga pemasar Kami siap membantu dalam memberikan rekomendasi produk yang sesuai bagi Anda dan keluarga

Alternative text for accessibility