Solo, 15 April 2026 – Momen hari raya selalu menjadi waktu yang penuh kehangatan bagi banyak keluarga di Solo. Tradisi mudik, silaturahmi, serta berbagi dengan keluarga dan kerabat menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Di tengah suasana tersebut, pengeluaran sering kali meningkat tanpa terasa, mulai dari kebutuhan perjalanan, konsumsi harian, hingga berbagai kebutuhan keluarga yang muncul secara bersamaan.
Namun, setelah suasana hari raya berangsur usai dan aktivitas kembali berjalan normal, tidak sedikit keluarga mulai menyadari adanya perubahan pada kondisi keuangan mereka. Fenomena ini dirasakan oleh banyak keluarga di Solo dan sekitarnya, di mana perempuan, khususnya para ibu, memegang peran penting dalam mengelola keuangan rumah tangga. Secara lebih luas, di Jawa Tengah sendiri, sekitar 50 persen pelaku UMKM berasal dari kalangan perempuan[1], menunjukkan besarnya peran perempuan dalam menggerakkan roda ekonomi sekaligus mengelola arus keuangan di tingkat rumah tangga.
Salah satunya Puji (36), warga Solo, yang menyoroti tantangan mengelola keuangan pasca lebaran akibat pengeluaran yang tidak terkendali. Dalam dua minggu masa libur Lebaran, total pengeluaran keluarga dapat mencapai sekitar Rp10 juta, yang dialokasikan untuk kebutuhan mudik, pembelian baju lebaran anak, konsumsi selama berkumpul bersama keluarga, hingga hampers untuk kerabat.
Di tengah tanggung jawab tersebut, kemampuan untuk merencanakan dan mengelola keuangan menjadi semakin penting. Di sisi lain, tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia masih perlu diperkuat. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan, tingkat literasi keuangan berada di kisaran 66 persen[2], yang menunjukkan bahwa pemahaman terhadap pengelolaan keuangan masih perlu ditingkatkan.
Merespons kondisi tersebut, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) bekerja sama dengan komunitas Supermom menggelar edukasi finansial bertajuk “Dompet Tipis? Ora Popo… Sing Penting Pinter Ngatur Keuangan Keluarga!” pada 14 April 2026, yang diikuti oleh 250 peserta dari Solo dan sekitarnya.
Ida Ayu Dwirani, Certified Financial Planner Prudential Indonesia, menjelaskan bahwa keuangan yang sehat berperan penting dalam mencapai kesejahteraan dan perlu dijaga melalui evaluasi secara berkala, disertai perencanaan anggaran agar pengeluaran lebih terkontrol dan keputusan finansial lebih bijak. Adapun Siti Fauziah, Actor dan Content Creator (Bu Tejo), menyampaikan bahwa momen Lebaran juga berdampak pada kondisi keuangan sehingga perlu disikapi dengan bijak. Selain menerima kondisi yang ada, penting untuk memikirkan langkah ke depan, termasuk peluang pemasukan tambahan, dengan pengelolaan keuangan yang tepat.
Dalam menghadapi fase pemulihan tersebut, penting bagi keluarga untuk tetap tenang dan tidak mengambil keputusan finansial yang bersifat reaktif. Menghindari penambahan kewajiban finansial baru, seperti utang atau cicilan tambahan, menjadi langkah awal yang penting agar kondisi keuangan tidak semakin terbebani. Kemudian, penyesuaian juga dapat dilakukan dengan mengendalikan pengeluaran tersier, seperti jajan kopi maupun belanja online dapat dikurangi untuk membantu menyeimbangkan kondisi keuangan.
Para peserta juga diajak untuk membangun jaring pengaman keuangan, seperti dana darurat dan perlindungan asuransi, guna menjaga ketahanan keuangan keluarga dari risiko yang tidak terduga. Pendekatan ini menjadi penting, terutama di tengah kondisi ekonomi yang dinamis dan kebutuhan hidup yang terus meningkat.
Sebagai langkah praktis, perencanaan keuangan yang lebih terstruktur menjadi kunci agar pengeluaran selama Lebaran tetap terkendali. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan oleh Puji (36) adalah pembagian anggaran 4/3/2/1, yaitu:
- 40 persen untuk kebutuhan harian dan gaya hidup,
- 30 persen untuk kewajiban atau cicilan,
- 20 persen untuk tabungan, dana darurat, investasi, dan perlindungan, dan
- 10 persen untuk kebutuhan sosial atau donasi.
Melalui pendekatan ini, Puji dan para Ibu lainnya akan mampu menyadari pentingnya melakukan perencanaan sejak jauh hari. Misalnya, dengan menyisihkan sebagian pendapatan 6 bulan sebelum hari raya, sehingga pengeluaran seperti mudik dan berbagi tidak lebih dari 40 persen pendapatan dan tunjangan hari raya (THR) malah dapat digunakan untuk lunasi utang, perkuat dana darurat, dan menambah investasi dengan perencanaan yang baik.
Karin Zulkarnaen, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, mengatakan, “Perempuan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keuangan keluarga. Karena itu, penting untuk tidak hanya fokus pada kebutuhan hari ini, tetapi juga memastikan kesiapan jangka panjang melalui perencanaan dan perlindungan finansial. Dengan langkah yang sederhana namun konsisten, kondisi keuangan yang sempat tertekan dapat dipulihkan dan bahkan menjadi lebih terstruktur ke depannya.”
Melalui inisiatif ini, Prudential Indonesia terus berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia, khususnya bagi perempuan sebagai pengelola utama keuangan keluarga.
[1] 50 Pelaku Umkm Di Jawa Tengah Dari Kalangan Perempuan Womenpreneur Hipmi Jateng Didorong Jadi Wadah Pengembangan
[2] Ojk Dan Bps Umumkan Hasil Survei Nasional Literasi Dan Inklusi Keuangan Snlik Tahun 2025
***
Tentang Prudential Indonesia
PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) didirikan pada 1995 dan merupakan bagian dari Prudential plc, yang menyediakan asuransi jiwa dan kesehatan serta manajemen aset, dengan berfokus di Asia dan Afrika. Dengan menggabungkan pengalaman internasional Prudential di bidang asuransi jiwa dengan pengetahuan tata cara bisnis lokal, Prudential Indonesia memiliki komitmen untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia.
Prudential Indonesia juga berkomitmen untuk menjadi mitra dan pelindung tepercaya bagi generasi saat ini dan generasi mendatang, dengan menyediakan solusi keuangan dan kesehatan yang sederhana dan mudah diakses.
Pada tahun 2024, Prudential Indonesia memiliki kantor pusat di Jakarta dengan 5 kantor pemasaran di Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, dan Medan, serta 309 Kantor Pemasaran Mandiri (KPM) di seluruh Indonesia, dan didukung oleh lebih dari 80.000 Agen/Mitra Bisnis Agency berlisensi.
Prudential Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:
Corporate Communications Prudential Indonesia
PT Prudential Life Assurance
Email: communications@prudential.co.id
Prudential Centre - Kota Kasablanka 17th Floor
Jl. Kasablanka, kav. 88, Jakarta Selatan 12870, Indonesia