Ketika menjalani ibadah puasa Ramadan, Anda perlu menjaga kesehatan supaya kondisi tubuh tetap prima dan maksimal dalam menjalani puasa. Bagaimana caranya? Simak tips kesehatan puasa berikut.
Puasa dapat membawa dampak positif bagi kesehatan tubuh. Puasa bisa mengurangi faktor risiko penyakit jantung pada orang yang kelebihan berat badan (obesitas), terutama tekanan darah dan kadar kolesterol LDL (jahat). Selain itu, puasa juga dapat memperbaiki fungsi hati, metabolisme tubuh, dan pencernaan.
Di sisi lain, orang yang berpuasa lebih rentan mengalami dehidrasi karena tidak mendapatkan cairan dalam waktu lama. Dehidrasi selama menjalankan puasa bisa mengakibatkan sakit kepala yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Kesehatan yang prima dari asupan nutrisi dan cairan yang tercukupi dan menjaga pola tidur yang baik akan membuat tubuh tetap bugar selama menjalani aktivitas berpuasa. Hal ini agar Anda pun akan memiliki stamina dan energi yang cukup selama beraktivitas meski sedang berpuasa.
Baca Juga: Tidak Lemas Saat Puasa: 5 Tips Sederhana untuk Menjaga Stamina dan Kesehatan Anda
Tips Menjaga Kesehatan selama Puasa
Bagaimana cara menjaga kesehatan selama menjalankan puasa supaya tubuh tetap optimal? Mulailah dengan melakukan beberapa tips praktis di bawah ini.
Makanan yang bergizi dan kaya nutrisi sangat diperlukan selama bulan puasa. Pasalnya, makanan tersebut bisa menjadi sumber energi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Mulailah dengan membuat rencana makan yang baik dan sehat selama menjalani ibadah puasa. Pilihlah makanan yang kaya nutrisi dan hindari menu junk food supaya kesehatan tubuh tetap optimal.
Anda juga perlu memperhatikan pola dan waktu makan yang tepat untuk menjaga kondisi kesehatan agar tetap prima. Aturlah jadwal makan menjadi beberapa sesi mulai dari waktu berbuka hingga sahur. Contohnya, Anda bisa menyantap camilan setelah jam buka puasa pada pukul 9 malam agar perut tidak terlalu kosong. Selain itu, rencanakan juga porsi makan yang tepat dan sesuai dengan jadwal makan yang dibuat.
Sama seperti makanan, air juga diperlukan supaya tubuh tidak dehidrasi. Jagalah kadar hidrasi dalam tubuh Anda dengan mengonsumsi air putih, jus buah, dan sayuran yang mengandung air. Selama puasa, Anda bisa mengatur konsumsi 8 gelas air putih. Caranya adalah dengan minum masing-masing sebanyak 1 gelas pada saat:
Bangun untuk sahur
Setelah sahur
Ketika berbuka puasa
Setelah salat magrib
Setelah makan malam
Setelah salat isya
Setelah salat tarawih
Sebelum tidur
Penting sekali untuk memilih jenis makanan yang tepat untuk sahur dan buka puasa. Hindari langsung mengonsumsi makanan yang berlemak dan berat ketika buka puasa karena bisa mengganggu sistem pencernaan. Sebaliknya, Anda bisa mulai dari menyantap makanan ringan, kemudian beralih ke makanan yang lebih berat. Pilihlah makanan yang rendah karbohidrat dan tinggi protein ketika sahur, karena bisa mengurangi rasa lapar yang bisa membuat ingin mengonsumsi lebih banyak makanan.
Jangan lupakan sayuran dan buah-buahan dalam menu sahur maupun buka puasa Anda. Sayuran dan buah-buahan mengandung kadar nutrisi dan serat yang bisa menjaga kadar gula dalam tubuh. Buah-buahan dan sayuran juga bisa menjaga tubuh agar tetap bugar dan stamina tetap terpenuhi selama beraktivitas pada masa puasa.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Makanan untuk Diet yang Patut Dicoba
Selama berpuasa, Anda juga harus memastikan agar kadar nutrisi tetap tercukupi supaya metabolisme tubuh bisa bekerja dengan baik. Bagaimana caranya? Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjaga nutrisi selama puasa.
Tradisi mengonsumsi kurma pada saat buka puasa ternyata membawa manfaat kesehatan bagi tubuh. Kurma mengandung nutrisi yang cukup tinggi. Kandungan nutrisi yang kaya dalam kurma dapat meningkatkan jumlah energi pada tubuh yang bisa membuat Anda tetap bersemangat dalam beraktivitas selama masa puasa.
Pastikan kebutuhan vitamin Anda tetap tercukupi selama bulan puasa. Lengkapi asupan vitamin dengan mengonsumsi suplemen yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar terhindar dari penyakit. Vitamin juga dapat mencegah kekurangan nutrisi yang sering terjadi selama masa puasa.
Selain vitamin, protein juga selalu diperlukan ketika menjalankan puasa. Masukkan menu makanan yang tinggi protein dari telur, ikan, daging, serta tahu dan tempe. Protein tidak hanya membuat Anda kenyang lebih lama, tetapi juga bisa meningkatkan kekuatan otot dan mempercepat regenerasi sel-sel dalam tubuh.
Baca juga: Jangan Terlewat, Ini 5 Hal yang Perlu Anda Lakukan Saat Jogging
Tips kesehatan puasa di atas perlu dapat Anda praktekkan agar Anda tetap bersemangat saat menjalankan ibadah puasa Ramadan. Tubuh yang sehat dari nutrisi makanan yang cukup dan terpenuhi tentunya membuat kegiatan berpuasa lancar.
Selain menjaga kesehatan, Anda dan keluarga juga bisa memiliki proteksi dengan menggunakan Asuransi Kesehatan untuk mendapatkan perlindungan terhadap penyakit dan finansial.
Kumpulan artikel literasi asuransi yang membantu Anda memahami produk, manfaat, dan perlindungan finansial dengan lebih jelas.
Panduan kesehatan dan gaya hidup mulai dari pola makan, kesehatan mental, parenting, karier, hingga inspirasi yang membantu meningkatkan kualitas hidup.
Panduan mengelola keuangan dan investasi untuk menemani langkah Anda membangun masa depan.
Semua update tentang asuransi dan berita terbaru dari Prudential yang harus kamu ketahui
Penting bagi pengguna asuransi untuk mengetahui regulasi terbaru serta hak dan kewajiban pengguna.