Rangkuman Artikel
Biduran merupakan respon tubuh akibat suatu pemicu yang ditandai dengan munculnya ruam kemerahan atau bentol
Biduran bisa terjadi karena alergi makanan, obat-obatan, atau perubahan suhu ekstrim
Biduran umumnya ditandai dengan munculnya ruam kemerahan disertai rasa gatal
Umumnya biduran bisa hilang sendiri dalam hitungan jam maupun hari
Biduran bisa dikatregorikan kronis apabila tidak kunjung hilang dalam waktu 6 minggu
Iritasi kulit yang ditandai dengan ruam kemerahan disertai gatal, biasa disebut juga dengan biduran. Kondisi ini sering terjadi pada orang dewasa, maupun anak-anak dengan penyebab yang berbeda-beda.
Meskipun biduran bisa hilang dengan sendirinya, namun kondisi ini menyebabkan ketidaknyamanan bagi sebagian besar orang. Maka dari itu, tak sedikit orang langsung mengambil langkah cepat dengan minum obat atau pergi ke dokter.
Jadi, bagaimana cara mengatasi biduran? untuk mengetahui jawaban selengkapnya, berikut informasi yang bisa dipahami. Yuk, disimak!
Biduran adalah reaksi kulit yang ditandai dengan munculnya ruam kemerahan atau bentol yang umumnya disertai gatal dan bisa menyebar ke beberapa area tubuh. Berdasarkan riset BMC Public Health (2025), 20% orang di dunia pernah mengalami biduran atau urtikaria, terutama anak-anak di bawah 5 tahun dan wanita.
Umumnya biduran bisa sembuh dengan sendirinya dalam hitungan jam atau hari. Namun di beberapa kasus, biduran juga bisa berlangsung lebih lama dan kambuh berulang kali yang disebut dengan urtikaria kronis.
Pada kasus biduran yang cukup parah, kondisi ini dapat berkembang menjadi angioedema, yaitu pembengkakan pada lapisan kulit yang lebih dalam, terutama di area wajah seperti kelopak mata, bibir, atau bahkan tenggorokan.
Biduran merupakan respon tubuh terhadap suatu pemicu, ketika tubuh mendeteksi adanya ancaman penyebab alergi. Berikut beberapa kondisi umum yang menyebabkan terjadinya biduran pada seseorang.
Biduran bisa disebabkan oleh reaksi alergi terhadap suatu jenis makanan. Beberapa jenis makanan seperti susu, kacang-kacangan, telur, dan makanan laut dapat memicu tubuh melepaskan histamin - senyawa kimia alami dalam tubuh, yang menjadi pemicu utama terjadinya biduran. (Sumber: Medical Journal Advances in dermatology and venereology (2025))
Beberapa jenis obat-obatan bisa menyebabkan biduran sebagai reaksi alergi atau efek samping. Obat-obatan tersebut memicu tubuh melepaskan histamin, yang menyebabkan kulit menjadi gatal dan muncul bentol-bentol seperti biduran.
Contoh obat-obatan yang bisa menyebabkan biduran, antara lain antibiotic, ibuprofen, aspirin, dan lain-lain.
Saat tubuh melawan virus, sistem kekebalan bisa bereaksi berlebihan yang memicu pelepasan histamin, sehingga muncul bentol-bentol gatal di kulit. Beberapa infeksi virus yang sering dikaitkan dengan penyebab terjadinya biduran, antara lain infeksi saluran pernapasan, cacar air, hepatitis, dan lain-lain.
Gigitan serangga seperti nyamuk dan tungau, juga kerap menjadi salah satu penyebab munculnya biduran pada seseorang. Gigitan serangga ini bisa menyebabkan reaksi alergi di kulit, yang memicu pelepasan histamin.
Akibatnya, area kulit yang tergigit menimbulkan ruam merah, bengkak, gatal, dan muncul bentol-bentol seperti biduran.
Stres bisa memicu berbagai macam penyakit pada tubuh, termasuk biduran. Ketika Anda mulai merasa stres, sistem kekebalan tubuh bisa melemah sehingga lebih rentan dengan berbagai macam alergi, termasuk biduran.
Biduran juga bisa disebabkan oleh faktor eksternal di luar tubuh, misalnya perubahan suhu ekstrem, paparan sinar matahari berlebihan, gesekan pada kulit, dan lain-lain.
Biduran bisa terjadi secara tiba-tiba, atau muncul secara perlahan dengan menunjukkan gejala-gejala tertentu, tergantung tingkat keparahannya. Berikut ciri-ciri biduran yang bisa diamati.
Rasa gatal yang muncul secara intens
Timbul ruam atau bentol-bentol kemerahan
Kulit terasa perih
Ruam atau bentol bisa melebar ke area permukaan lain
Bentol bisa hilang-timbul dalam jarak dekat
Pada kondisi yang lebih parah, biduran bisa disertai dengan beberapa gejala, seperti:
Pembengkakan pada area wajah, termasuk bibir
Kesulitan bernapas
Lemas
Detak jantung meningkat
Meskipun kondisi ini umumnya bisa hilang dengan sendirinya, namun reaksi alergi yang muncul ini tentu menyebkan rasa tidak nyaman pada penderitanya. Berikut beberapa obat biduran yang bisa dicoba.
Biduran bisa terjadi akibat pelepasan histamin dari dalam tubuh. Maka dari itu, biasanya pengobatan biduran menggunakan obat antihistamin, untuk mengendalikan reaksi tubuh dan meredakan gejala yang muncul. (Sumber: Cochrane Library (2014)
Antihistamin bekerja dengan menghambat efek histamin yang dilepaskan oleh sel-sel imun, sehingga membantu meredakan peradangan dan rasa tidak nyaman di kulit.
Selain obat antihistamin, lotion anti-gatal juga sering digunakan sebagai pengobatan biduran, khususnya untuk membantu meredakan rasa gatal di kulit. Meskipun lotion tidak mengobati biduran secara keseluruhan, namun ini bisa meredakan gejala biduran yang mengganggu.
Terapi cahaya atau fototerapi juga dipercaya efektif untuk mengatasi biduran. Dalam terapi ini, kulit penderita dipaparkan pada sinar ultraviolet (UV), khususnya UVB atau UVA, dalam dosis yang terkontrol.
Terapi ini bertujuan untuk mengurangi peradangan dan menekan aktivitas sel-sel imun yang memicu pelepasan histamin.
Pencegahan biduran bisa dilakukan dengan menghindari pemicunya yang bisa menyebabkan alergi. Berikut beberapa tips cara mencegah biduran yang bisa diikuti.
Hindari pemicu biduran, seperti makanan, suhu, atau obat-obatan tertentu
Atur pola makan yang baik dengan gizi seimbang
Kontrol stres
Rutin mencuci tangan di air mengalir
Gunakan pakaian yang nyaman
Olahraga secara rutin
Pada umumnya biduran tidak berbahaya, karena bisa hilang dalam beberapa waktu. Namun, biduran bisa menimbulkan rasa tidak nyaman pada penderitanya. Di beberapa kondisi, biduran juga bisa berlangsung dalam waktu yang lama.
Dilansir dari jurnal Allergy, Asthma & Clinical Immunology (2018), biduran bisa dikategorikan akut bila berlangsung kurang dari 6 minggu, dan dikategorikan kronis apabila berlangsung lebih dari 6 minggu.
Jika biduran tidak kunjung sembuh dalam waktu lama dan menunjukkan gejala yang lebih parah, segera lakukan konsultasi dengan dokter.
Itu dia informasi mengenai biduran atau urtikaria, mulai dari definisi, ciri-ciri hingga pencegahannya. Secara umum biduran bisa hilang dengan sendirinya dalam hitungan jam atau hari, namun di beberapa kondisi biduran juga bisa menunjukkan gejala yang lebih serius.
Meski tidak termasuk penyakit berat, namun biduran bisa mengganggu aktivitas jika tidak ditangani dengan baik. Untuk itu, yuk
Dengan fleksibilitas manfaat dan jaringan rumah sakit yang luas, Prudential hadir untuk menjaga keamanan finansial, tanpa perlu khawatir akan sakit yang mengganggu aktifitas Anda. Untuk informasi detail mengenai produk, klik di bawah ini.
Sumber:
Kumpulan artikel literasi asuransi yang membantu Anda memahami produk, manfaat, dan perlindungan finansial dengan lebih jelas.
Panduan kesehatan dan gaya hidup mulai dari pola makan, kesehatan mental, parenting, karier, hingga inspirasi yang membantu meningkatkan kualitas hidup.
Panduan mengelola keuangan dan investasi untuk menemani langkah Anda membangun masa depan.
Semua update tentang asuransi dan berita terbaru dari Prudential yang harus kamu ketahui
Penting bagi pengguna asuransi untuk mengetahui regulasi terbaru serta hak dan kewajiban pengguna.