Daftar isi
Rangkuman:
- Pengeluaran saat lebaran meningkat, terutama untuk mudik dan konsumsi keluarga.
- Keuangan pasca lebaran menurun karena THR cepat habis dan munculnya tagihan.
- Evaluasi finansial penting untuk melihat pengeluaran besar dan kondisi dana darurat.
- Penyesuaian anggaran & pengendalian pengeluaran menjadi langkah kunci memulihkan stabilitas.
Cara Mengatur Pengeluaran Dengan Mudah
Peribahasa ‘lebih besar pasak daripada tiang’ terdengar sangat familiar, artinya lebih banyak pengeluaran dibandingkan pemasukan. Kondisi ini tentu sangat berbahaya dan harus dihindari.
Dilansir dari situs Kementerian Keuangan, bahwa gaya hidup konsumtif dapat membawa petaka di era modern saat ini. Hal ini dikarenakan seseorang membelanjakan uangnya tanpa dipertimbangkan secara matang terlebih dahulu. Tidak hanya generasi Z, tapi semua kalangan sampai generasi X pun juga melakukannya.
Jadi, bagaimana cara untuk menghindari kondisi tersebut? Jawabannya tidak hanya dengan menabung, namun ada beberapa hal lain yang perlu dilakukan agar kondisi finansial kita terjamin.
1. Ingat Barang yang Sudah Dimiliki
Pikirkan kembali sebelum membeli barang baru. Apakah barang tersebut sudah benar-benar rusak dan tidak bisa diperbaiki, atau sesering apa kamu memakai barang tersebut.
2. Ingat Alasan Mengapa Kamu Ingin Belanja
Belilah sesuatu karena kamu benar-benar membutuhkannya, bukan karena trend atau bosan.
3. Ambil Uang Sesuai Kebutuhan
Ambil atau bawa uang tunai sesuai kebutuhan agar tidak tergoda untuk membeli barang di luar kebutuhan.
4. Fokus pada Kebutuhan
Selain fokus pada kebutuhan saat ini, pikirkan juga tentang kebutuhan masa depan, seperti kesehatan jangka panjang.
Kebutuhan akan kesehatan seperti apa yang dimaksud? Di masa pandemi seperti sekarang ini, kesehatan tentunya menjadi prioritas. Oleh karena itu, penting untuk memiliki bujet asuransi. Jika sudah memiliki asuransi, kini saatnya untuk melakukan evaluasi asuransi seiring dengan terjadinya perubahan dalam hidup, misalnya menikah, punya anak, pindah pekerjaan, bertambah tanggungan, termasuk adanya inflasi biaya rumah sakit.
Dengan melakukan evaluasi, kamu bisa mengetahui kebutuhan apa saja yang sudah berubah dan dapat memengaruhi penyesuaian polis asuransi. Penyesuaian bisa dilakukan dengan melakukan upgrade polis untuk mendapatkan manfaat lebih atau mengambil manfaat tambahan (rider).
Dalam melakukan penyesuaian polis asuransi, penting untuk tetap mempertimbangkan biaya-biaya baru yang akan dibebankan. Untuk itu, sangat disarankan untuk berdiskusi dengan tenaga pemasar atau perusahaan asuransi jiwa untuk melakukan evaluasi asuransi ya.
Baca juga: Piramida Perencanaan Keuangan untuk Atur Finansial
Mari cari tahu lebih lanjut tentang cara pintar untuk mengendalikan keuangan melalui artikel Prudential Indonesia yang terbit di Liputan6.com, dengan judul “Cara Pintar Kendalikan Pengeluaran dengan Mudah, Cek di Sini!”.
Pelajari lebih lanjut tentang produk asuransi jiwa dan manfaatnya untuk lindungi dirimu dan keluarga di bit.ly/LiterasiAsuransiPLA.
Jelajahi topik lainnya
Pahami Asuransi
Kumpulan artikel literasi asuransi yang membantu Anda memahami produk, manfaat, dan perlindungan finansial dengan lebih jelas.
Pahami Kesehatan
Panduan kesehatan dan gaya hidup mulai dari pola makan, kesehatan mental, parenting, karier, hingga inspirasi yang membantu meningkatkan kualitas hidup.
Pahami Keuangan & Investasi
Panduan mengelola keuangan dan investasi untuk menemani langkah Anda membangun masa depan.
Pahami Cerita Asuransi
Semua update tentang asuransi dan berita terbaru dari Prudential yang harus kamu ketahui
Pahami Hak & Kewajiban Nasabah
Penting bagi pengguna asuransi untuk mengetahui regulasi terbaru serta hak dan kewajiban pengguna.