Investasi jangka panjang mencakup berbagai instrumen seperti saham, reksa dana, properti, emas, dan obligasi. Masing-masing memiliki karakteristik, tingkat risiko, dan potensi keuntungan yang berbeda.
Daftar isi
Tujuan investasi adalah untuk mengembangkan nilai aset di masa depan, sehingga dana yang dimiliki saat ini dapat memberikan manfaat atau keuntungan di kemudian hari.
Berdasarkan jangka waktunya, jenis investasi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu investasi jangka panjang dan investasi jangka pendek.
Jika saat ini Anda ingin berinvestasi dengan kurun waktu lebih dari 1 tahun,, berikut beberapa informasi yang bisa Anda pahami sebelum berinvestasi.
Tujuan Investasi Jangka Panjang
Investasi jangka panjang memiliki beberapa tujuan penting yang dapat berbeda-beda pada tiap investor. Secara umum, beberapa tujuan tersebut antara lain:
Persiapan pensiun
Biaya pendidikan anak
Melindungi aset dari inflasi
Mencapai kebebasan finansial
Baca juga: 4 Jenis Investasi Jangka Pendek
Jenis-jenis Investasi Jangka Panjang
Investasi jangka panjang terdiri atas beberapa jenis, beberapa di antaranya yaitu:
Saham
Saham merupakan bukti kepemilikan seseorang atas suatu perusahaan. Instrumen ini menawarkan potensi keuntungan yang relatif tinggi, namun disertai dengan tingkat risiko yang besar pula (high risk high return).
Investor yang menanamkan modal padasaham berpotensi memperoleh dividen, yaitu pembagian keuntungan perusahaan kepada pemegang saham. Selain itu, keuntungan juga diperoleh dari capital gain, yaitu selisih antara harga beli dan harga jual.
Saham cocok untuk:
Investor dengan profil risiko moderat hingga tinggi
Individu yang memiliki tujuan investasi jangka panjang
Mereka yang ingin mengejar pertumbuhan aset dan potensi keuntungan yang lebih besar
Investor yang siap menghadapi fluktuasi harga pasar
Reksa Dana
Reksa dana merupakan investasi yang cocok bagi investor yang tidak memiliki waktu banyak dan keahlian dalam mengelola investasinya, karena dana investasi ini akan dikelola oleh Manajer Investasi (MI).
Salah satu jenis reksa dana yang direkomendasikan adalah reksa dana campuran. Pada jenis ini, danainvestor akan ditempatkan ke beberapa instrumensekaligus, seperti pasar uang (deposito), ekuitas (saham), dan surat utang (obligasi).
Reksa dana campuran cocok untuk:
Investor dengan profil risiko moderat
Individu yang ingin berinvestasi jangka panjang (3–5 tahun atau lebih)
Investor yang menginginkan diversifikasi investasi tanpa mengelola portofolio secara langsung
Properti
Properti dikenal sebagai instrumen investasi dengan nilai tinggi yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh passive income. Jenis investasi ini bisa dilakukan dengan membeli aset, sepertirumah, apartemen, ruko di lokasi strategis yang kemudian disewakan untuk menghasilkan keuntungan.
Selain berpotensi menghasilkan pendapatan sewa, properti juga memiliki keunggulan berupa kenaikan nilai aset yang cenderung stabil dan meningkat dalam jangka panjang.
Properti cocok untuk:
Investor dengan modal besar
Individu yang menginginkan pendapatan pasif (passive income)
Investor jangka panjang
Mereka yang mencari aset dengan nilai cenderung stabil dan meningkat seiring waktu
Emas
Emas termasuk jenis investasi jangka panjang yang cukup aman dalam segi nilai aset dan risiko fluktuasi. Setiap tahunnyaharga emas cenderung mengalami kenaikan, sehingga dapat menjadi pilihan investasi yang relatif aman untuk menjaga dan meningkatkan nilai kekayaan dalam jangka panjang.
Emas cocok untuk:
Investor pemula yang menginginkan instrumen investasi sederhana
Investor dengan profil risiko rendah
Individu yang fokus pada keamanan aset dibandingkan keuntungan tinggi
Mereka yang ingin berinvestasi jangka panjang untuk melindungi nilai uang dari inflasi
Obligasi
Obligasi merupakan surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah atau perusahaan kepada investor sebagai bentuk pinjaman modal. Dengan membeli obligasi, investor akan mendapatkan imbal hasil berupa bunga secara berkala hingga jatuh tempo, serta pengembalian pokok investasi pada akhir periode.
Dalam konteks investasi jangka panjang, obligasi termasuk salah satu instrumen yang dapat digunakan, terutama untuk obligasi dengan tenor menengah hingga panjang (di atas 3–5 tahun).
Obligasi cocok untuk:
Investor dengan profil risiko rendah hingga moderat
Individu yang menginginkan pendapatan tetap (fixed income)
Investor yang melakukan investasi jangka panjang
Mereka yang mencari instrumen dengan risiko relatif stabil
Strategi Investasi Jangka Panjang
Sebelum memilih memutuskan untuk memilih salah satu instrumen investasi jangka panjang, berikut ada beberapa strategi yang perlu Anda pelajari di antaranya:
-
Kenali Profil Risiko: Dengan memahami risiko pada tiap instrumen investasi, investor bisa memilih investasi yang sesuai dengan tujuan dan tingkat kenyamanannya.
Pelajari Instrumen Investasi: Pahami dulu instrumen yang dipilih, seperti saham atau reksa dana, agar keputusan investasi lebih optimal.
Komitmen dan Kesabaran: Investasi jangka panjang membutuhkan waktu, sehingga investor harus konsisten dan sabar menghadapi naik turunnya pasar.
Diversifikasi Investasi: Sebaiknya dana tidak ditempatkan pada satu instrumen saja agar risiko dapat tersebar dan tidak terlalu besar.
Sesuaikan dengan Tujuan Keuangan: Investasi harus disesuaikan dengan tujuan, seperti dana pensiun atau pendidikan, agar lebih tujuannya lebih terarah.
Apa Jenis Investasi Jangka Panjang yang Populer?
Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keuangan, minat terhadap berbagai instrumen investasi jangka panjang terus meningkat. Salah satu instrumen yang banyak diminati adalah emas.
Dilansir dari Kompas (2025), hasil jajak pendapat yang dilakukan pada Maret 2023 menunjukkan bahwa emas menjadi salah satu instrumen investasi yang populer di kalangan masyarakat. Sebanyak 49,7 persen responden diketahui memiliki investasi atau tabungan, dan lebih dari separuh dari jumlah tersebut memilih emas sebagai instrumen investasi.
Pada dasarnya, setiap investasi memiliki kelebihan dan risiko masing-masing. Oleh karena itu, pemilihan instrumen investasi jangka panjang sebaiknya disesuaikan dengan tujuan keuangan, profil risiko, dan kemampuan finansial setiap individu.
Selain berinvestasi, proteksi keuangan juga bisa dilakukan melalui asuransi. Asuransi Paydi dari Prudential Indonesia, memungkinkan Anda mendapatkan dua manfaat sekaligus, yaitu perlindungan jiwa dan potensi hasil investasi.
FAQ
Q: Apakah uang 100 ribu bisa untuk investasi?
A: Bisa banget. Saat ini, akses ke pasar keuangan sudah sangat terjangkau berkat kemajuan teknologi. Dengan modal Rp100.000 (bahkan ada yang mulai dari Rp10.000), kamu sudah bisa membeli beberapa instrumen investasi legal yang diawasi OJK.
Q: Apa saja jenis investasi jangka panjang yang cocok untuk pemula?
A: Bagi pemula yang ingin berinvestasi dalam jangka panjang (di atas 5 tahun), ada tiga instrumen utama yang paling direkomendasikan karena relatif mudah dikelola:
Reksa Dana Saham atau Indeks: Cocok untuk pemula karena dana akan dikelola oleh Manajer Investasi profesional.
Emas Batangan: Investasi klasik yang berfungsi sebagai safe haven (pelindung nilai uang dari inflasi).
Surat Berharga Negara (SBN) atau Obligasi: Investasi jangka menengah-panjang yang diterbitkan oleh pemerintah.
Q: Apa kriteria investasi yang cocok untuk jangka panjang?
A: Tidak semua instrumen cocok disimpan dalam waktu lama. Investasi yang ideal untuk jangka panjang setidaknya perlu memenuhi beberapa kriteria berikut:
Memiliki Tren Pertumbuhan Nilai (Capital Gain): Nilai asetnya cenderung naik dari tahun ke tahun secara historis.
Mampu Melawan Inflasi: Tingkat keuntungan (return) pertahunnya harus berada di atas rata-rata laju inflasi harian agar nilai uang tidak menguap.
Fundamental Kinerja yang Kuat: Jika berupa saham atau reksa dana, pastikan perusahaan atau aset di dalamnya memiliki rekam jejak manajemen dan keuangan yang sehat, bukan sekadar tren sesaat.
Likuiditas yang Terukur: Meski tujuannya disimpan lama, instrumen tersebut harus tetap bisa dicairkan dengan jelas ketentuannya saat jatuh tempo atau saat dibutuhkan di masa depan.
Jelajahi topik lainnya
Pahami Asuransi
Kumpulan artikel literasi asuransi yang membantu Anda memahami produk, manfaat, dan perlindungan finansial dengan lebih jelas.
Pahami Kesehatan
Panduan kesehatan dan gaya hidup mulai dari pola makan, kesehatan mental, parenting, karier, hingga inspirasi yang membantu meningkatkan kualitas hidup.
Pahami Keuangan & Investasi
Panduan mengelola keuangan dan investasi untuk menemani langkah Anda membangun masa depan.
Pahami Cerita Asuransi
Semua update tentang asuransi dan berita terbaru dari Prudential yang harus kamu ketahui
Pahami Hak & Kewajiban Nasabah
Penting bagi pengguna asuransi untuk mengetahui regulasi terbaru serta hak dan kewajiban pengguna.