Kupang, 29 Juni 2026 – Di tengah meningkatnya tantangan ekonomi dan biaya hidup, kemampuan mengelola keuangan menjadi keterampilan penting yang perlu dimiliki sejak dini, terutama bagi generasi muda yang sedang membangun fondasi masa depan.
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, meski tingkat inklusi keuangan masyarakat Indonesia telah mencapai 80,51%, tingkat literasi keuangan masih berada di angka 66,46%.[1]
Kesenjangan ini menunjukkan bahwa kemudahan akses terhadap layanan keuangan belum sepenuhnya diiringi dengan pemahaman yang memadai. Banyak masyarakat, termasuk generasi muda, masih menghadapi tantangan keuangan seperti kesulitan mengendalikan pengeluaran di tengah pengaruh gaya hidup dan tren.
Kondisi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan keragaman sosial dan budaya juga menghadirkan tantangan tersendiri dalam pemerataan literasi keuangan. Untuk itu, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) secara konsisten menjalankan berbagai inisiatif edukasi keuangan di sejumlah wilayah, termasuk daerah 3T, melalui berbagai metode baik tatap muka, virtual, maupun hybrid.
Melanjutkan upaya tersebut, Prudential Indonesia menggelar acara “Financial Literacy Workshop 2025: Dapatkan Wawasan Praktis Mengelola Keuangan untuk Masa Depan yang Lebih Baik” yang digelar pada 17 Juni 2026 di Hotel Kristal, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memahami pengelolaan keuangan secara lebih utuh, mulai dari perencanaan hingga pengambilan keputusan untuk masa depan. Pemilihan NTT sebagai lokasi kegiatan mencerminkan upaya Prudential Indonesia untuk menghadirkan edukasi keuangan yang lebih dekat dan relevan bagi masyarakat setempat.
Workshop ini diikuti oleh berbagai kalangan. Selain generasi muda, ada pula komunitas dan pelaku UMKM. Topik-topik pembahasannya pun dekat dengan keseharian peserta, seperti cara mengelola arus kas, menyusun anggaran, membangun dana darurat secara bertahap, hingga pentingnya memahami perlindungan melalui asuransi.
Vanny Manalu, Certified Financial Planner sekaligus Regional Business Development Officer Prudential Indonesia, menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami, dan menjawab pertanyaan secara relevan.
Dampak kegiatan ini pun dirasakan langsung oleh para peserta. Salah satunya Sisil, yang mengaku workshop ini membantunya tidak terbuai godaan FOMO yang biasanya membayangi.
“Saya belajar banyak tentang bagaimana mengelola keuangan sejak muda, serta memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Semoga ke depannya saya bisa menjadi bagian dari generasi muda yang mampu menggunakan keuangan secara lebih cerdas,” ujarnya.
Peserta lain, Zulian Dethan, juga menilai bahwa kegiatan ini membuka wawasan mengenai pentingnya memiliki perlindungan asuransi sejak dini sebagai bagian dari perencanaan masa depan.
Karin Zulkarnaen, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, menjelaskan bahwa penyelenggaraan workshop di NTT ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong pemerataan literasi dan inklusi keuangan, sehingga masyarakat dari berbagai latar belakang memiliki akses yang lebih luas terhadap pengetahuan finansial.
“Di tengah kondisi ekonomi saat ini, kami ingin membekali masyarakat Indonesia dengan pemahaman yang memadai agar semakin bijak dalam mengambil keputusan keuangan. Kami juga berharap generasi muda Indonesia, di mana pun mereka berada, dapat mulai membangun fondasi finansial yang kuat sejak dini. Tidak hanya dari sisi perencanaan, tetapi juga proteksi dan disiplin dalam pengelolaan keuangan, sehingga dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari,” tutup Karin.
***
Tentang Prudential Indonesia
PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) didirikan pada 1995 dan merupakan bagian dari Prudential plc, yang menyediakan asuransi jiwa dan kesehatan serta manajemen aset, dengan berfokus di Asia dan Afrika. Dengan menggabungkan pengalaman internasional Prudential di bidang asuransi jiwa serta pengetahuan tata cara bisnis lokal, Prudential Indonesia memiliki komitmen untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia.
Prudential Indonesia juga berkomitmen untuk menjadi mitra dan pelindung terpercaya bagi generasi saat ini dan generasi mendatang, dengan menyediakan solusi keuangan dan kesehatan yang sederhana dan mudah diakses.
Pada tahun 2025, Prudential Indonesia memiliki kantor pusat di Jakarta dengan 5 kantor pemasaran di Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, dan Medan, serta 275 Kantor Pemasaran Mandiri (KPM) di seluruh Indonesia, dan didukung oleh lebih dari 62.000 Mitra Bisnis Agency berlisensi dan Financial Service Consultant.
Prudential Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:
Corporate Communications Prudential Indonesia
PT Prudential Life Assurance
Email: communications@prudential.co.id
Prudential Centre - Kota Kasablanka 17th Floor
Jl. Kasablanka, kav. 88, Jakarta Selatan 12870, Indonesia
[1] Siaran Pers Bersama: Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat Meningkat, OJK dan BPS Umumkan Hasil Survei Nasional Literasi Dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025