Jakarta, 28 Juli 2026 – Anak-anak hari ini tumbuh di dunia yang sangat berbeda. Mereka melihat orang tuanya membayar dengan QRIS, mengenal belanja online, mendengar istilah paylater, bahkan mulai memahami bahwa uang tidak selalu berbentuk tunai. Di bulan Hari Anak Nasional 2026, pertanyaan ini semakin relevan: sudahkah anak-anak dibekali kemampuan untuk memahami dan mengelola uang dengan bijak?
Urgensinya terlihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, bahwa sebanyak 66,72 juta penduduk Indonesia berusia 0-14 tahun, atau sekitar 23,46% dari total penduduk, merupakan generasi yang kelak akan mewarisi berbagai keputusan ekonomi di masa depan.[1] Di sinilah pendidikan keuangan sejak dini menjadi penting. Bukan sebagai materi yang berat, tetapi sebagai kecakapan hidup yang dekat dengan keseharian anak.
Upaya ini telah dijalankan oleh PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) bersama Prudence Foundation melalui Program Cha-Ching, program literasi keuangan untuk anak sekolah dasar yang dikembangkan bersama Prestasi Junior Indonesia. Selama lebih dari satu dekade, Cha-Ching memperkenalkan anak pada cara memahami uang secara sederhana, menyenangkan, dan sesuai usia.
1,2 Juta Anak, 1,2 Juta Harapan
Angka ini bukan sekadar statistik. Sejak tahun 2017 hingga akhir Juni 2026, lebih dari 1,2 juta siswa sekolah dasar dari 26.070 sekolah di 60 kota dan kabupaten di Indonesia telah merasakan manfaat program Cha-Ching. Program ini juga membekali lebih dari 39.000 guru agar edukasi keuangan dapat disampaikan secara berkelanjutan di ruang kelas.[2]
Pencapaian 1,2 juta penerima manfaat tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan Cha-Ching. Namun, program ini tidak berhenti pada angka tersebut. Melalui kolaborasi dengan sekolah, guru, dan berbagai mitra, inisiatif ini terus berkembang untuk membantu anak membangun kebiasaan finansial yang baik sejak usia dini.
“Melek uang sejak dini bukan berarti anak harus berpikir seperti orang dewasa. Ini tentang membantu mereka mengambil keputusan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari mengenali kebutuhan, menabung untuk tujuan tertentu, hingga belajar berbagi. Melalui Cha-Ching, kami ingin pembelajaran keuangan terasa dekat, menyenangkan, dan relevan bagi anak-anak,” ujar Karin Zulkarnaen, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia.
Empat Pilar Sederhana, Dampak Luar Biasa
Keunikan Cha-Ching terletak pada kesederhanaannya. Melalui empat pilar utama, yaitu Earn (Menghasilkan), Save (Menabung), Spend (Belanja), dan Donate (Berdonasi), anak diajarkan bahwa uang diperoleh melalui usaha, perlu dikelola untuk tujuan tertentu, dibelanjakan secara bijak, dan dapat menjadi sarana untuk berbagi. Konsep ini membantu anak melihat uang bukan sebagai sesuatu yang sekadar dihabiskan, tetapi sebagai alat untuk membuat pilihan, termasuk meraih mimpi.
Relevansi ini sejalan dengan perhatian Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada rangkaian peringatan Hari Anak Nasional 2026, yang menyoroti pentingnya literasi keuangan anak di era digital.[3] Ketika anak semakin dekat dengan dompet digital dan informasi keuangan di media sosial, pemahaman dasar tentang uang menjadi semakin penting.
Kado Terbaik untuk Anak Indonesia
Semangat Hari Anak Nasional tahun ini mengingatkan bahwa hadiah terbaik bagi anak Indonesia mungkin bukan sekadar mainan atau gawai terbaru, tetapi kemampuan memahami, mengelola, dan menumbuhkan nilai dari uang yang mereka miliki.
Dengan lebih dari 1,2 juta anak Indonesia yang telah dijangkau, Cha-Ching menunjukkan bahwa literasi keuangan sejak dini dapat menjadi bekal nyata untuk membantu anak tumbuh lebih mandiri, percaya diri, dan siap menghadapi masa depan.
[2] Prudential Indonesia Rayakan 1 Juta Anak Cerdas Finansial Sejak Dini Lewat Program Cha-Ching
[3] Kemen PPPA Perkuat Literasi Keuangan Anak untuk Wujudkan Generasi Cakap Finansial di Era Digital
***
Tentang Prudential Indonesia
PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) didirikan pada 1995 dan merupakan bagian dari Prudential plc, yang menyediakan asuransi jiwa dan kesehatan serta manajemen aset, dengan berfokus di Asia dan Afrika. Dengan menggabungkan pengalaman internasional Prudential di bidang asuransi jiwa serta pengetahuan tata cara bisnis lokal, Prudential Indonesia memiliki komitmen untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia.
Prudential Indonesia juga berkomitmen untuk menjadi mitra dan pelindung tepercaya bagi generasi saat ini dan generasi mendatang, dengan menyediakan solusi keuangan dan kesehatan yang sederhana dan mudah diakses.
Pada tahun 2025, Prudential Indonesia memiliki kantor pusat di Jakarta dengan 5 kantor pemasaran di Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, dan Medan, serta 275 Kantor Pemasaran Mandiri (KPM) di seluruh Indonesia, dan didukung oleh lebih dari 62.000 Mitra Bisnis Agency berlisensi dan Financial Service Consultant.
Prudential Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:
Corporate Communications Prudential Indonesia
PT Prudential Life Assurance
Email: communications@prudential.co.id
Prudential Centre - Kota Kasablanka 17th Floor
Jl. Kasablanka, kav. 88, Jakarta Selatan 12870, Indonesia
Tentang Prudence Foundation
Membangun Komunitas Tangguh, Hari Ini dan Esok
Didirikan pada tahun 2011 di Hong Kong, Prudence Foundation merupakan unit investasi komunitas dan filantropi dari Prudential plc.
Foundation ini berfokus pada pembangunan kesejahteraan finansial serta ketahanan terhadap iklim dan kesehatan bagi komunitas yang kurang terlayani di Asia dan Afrika. Kami berkomitmen menghadirkan solusi berkelanjutan jangka panjang yang memberdayakan individu dan komunitas untuk mengambil keputusan keuangan yang tepat, mengakses produk keuangan yang terjangkau, serta lebih siap dan terlindungi dari risiko kesehatan terkait perubahan iklim. Kami secara aktif membangun kemitraan publik-swasta, bekerja sama dengan pemerintah, LSM, komunitas, dan sektor swasta lainnya untuk menciptakan upaya kolektif demi perubahan yang berkelanjutan. Hingga saat ini, program kami telah dijalankan di 16 pasar di Asia dan Afrika, menjangkau jutaan orang.
Informasi lebih lanjut: www.prudencefoundation.com