Rekan-rekan PRUVolunteers dari Prudential Indonesia di Lokasi Desa Maju Prudential, 23 Mei 2026
(Dokumentasi: Prudential)
Bogor, 1 Oktober 2026 — Tantangan sanitasi dan pengelolaan lingkungan masih menjadi pekerjaan bersama di Kota Bogor, Jawa Barat. Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa pada 2025, akses rumah tangga terhadap sanitasi layak mencapai 67,17% di Kabupaten Bogor dan 74,41% di Kota Bogor[1], sementara akses sanitasi aman di Kota Bogor tercatat 10,78%[2]. Di sisi lain, timbunan sampah juga menjadi tantangan besar, dengan sekitar 750 ton sampah per hari di Kota Bogor[3] dan 3.000 ton per hari di Kabupaten Bogor[4]. Di tengah kondisi tersebut, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) melalui program Desa Maju Prudential fase ketiga di Desa Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat memperkuat upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan fasilitas dasar yaitu rumah dan toilet, edukasi higiene dan gaya hidup sehat, serta pengelolaan sampah berbasis komunitas.
Perbedaan antara akses sanitasi layak dan sanitasi aman menunjukkan bahwa tantangan sanitasi tidak berhenti pada ketersediaan fasilitas, namun juga mencakup bagaimana fasilitas tersebut digunakan dan bagaimana limbah dikelola secara berkelanjutan. Tantangan lingkungan juga membutuhkan perubahan perilaku di tingkat masyarakat. Karena itu, pendekatan berbasis komunitas menjadi penting untuk melengkapi pembangunan infrastruktur dengan pengetahuan dan kebiasaan hidup sehat. Program Desa Maju Prudential hadir dengan pendekatan tersebut, menggabungkan intervensi fisik dan penguatan kapasitas masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan tangguh.
Karin Zulkarnaen, Chief Customer & Marketing Officer, Prudential Indonesia, mengatakan, “Prudential Indonesia memiliki tujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kesehatan yang lebih baik di setiap tahapan kehidupannya. Kami melihat bahwa kesehatan tidak dapat dipisahkan dari lingkungan tempat masyarakat tinggal dan beraktivitas. Karena itu, melalui program Desa Maju Prudential, kami berkomitmen untuk menghadirkan fasilitas yang lebih layak, serta membangun pengetahuan dan kebiasaan yang dapat membantu masyarakat menjaga kesehatan dan lingkungannya dalam jangka panjang. Inilah bentuk komitmen kami dalam mengintegrasikan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG) untuk menghadirkan dampak yang nyata dan berkelanjutan di tanah air.”
Kiri-Kanan: Maria Rosalinda, Chief Risk & Compliance Officer Prudential Indonesia dalam kegiatan membuat lubang biopori di Desa Maju Prudential pada 8 Agustus 2026.
(Dokumentasi: Prudential)
Program Desa Maju Prudential merupakan bagian dari komitmen Prudential Indonesia dalam menjalankan strategi keberlanjutan melalui pemberdayaan masyarakat dan pembangunan yang berkelanjutan. Terhitung dari Maret 2026 hingga Agustus 2026, pelaksanaan fase ketiga program Desa Maju Prudential di Desa Gunung Putri, Bogor, telah memberikan manfaat kepada 648 penerima manfaat langsung dan 23.655 penerima manfaat tidak langsung. Program ini memiliki target pembangunan 15 rumah sederhana, aman dan layak huni, dengan 5 unit telah selesai dibangun dan sisanya masih dalam proses konstruksi. Untuk target pembangunan 10 toilet keluarga, 4 unit telah selesai dan unit lainnya masih dalam proses pembangunan.
Program ini juga memperkuat kapasitas masyarakat melalui berbagai pelatihan. Sebanyak 50 peserta mengikuti pelatihan Community-Based Disaster Risk Management (CBDRM) dan 30 peserta mengikuti Participatory Approach for Safe Shelter Awareness (PASSA). Sementara itu, pelatihan Konstruksi Dasar dan Rumah Sehat serta Promosi Higiene dan Gaya Hidup Sehat masing-masing menjangkau 220 peserta, sedangkan pelatihan Pengelolaan Sampah melibatkan 110 peserta. Desa Maju Prudential juga tengah mendukung renovasi dua sekolah di wilayah program, yakni MTS Al-Muttaqin dan SD 06 Gunung Putri, yang saat ini masih dalam proses pelaksanaan.
Foto kegiatan memilah sampah oleh peserta PRUVolunteer Desa Maju Prudential Indonesia pada 11 April 2026
(Dokumentasi: Prudential)
“Kami mengapresiasi komitmen jangka Panjang dan konsistensi Prudential Indonesia dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui Desa Maju Prudential. Komitmen yang ditunjukkan tidak hanya terlihat dari dukungan terhadap pembangunan rumah sederhana, aman dan layak huni dan fasilitas sanitasi, namun juga upaya meningkatkan pengetahuan dan kapasitas masyarakat melalui edukasi mengenai rumah sehat, higiene, dan pengelolaan lingkungan. Pendekatan yang menyatukan pembangunan fisik dengan pemberdayaan masyarakat seperti ini penting untuk mendorong perubahan yang berkelanjutan, agar masyarakat pra-sejahtera desil satu dan dua dapat menerima manfaat yang menjadi aset untuk peningkatan kesehatan termasuk Pendidikan dan pendapatan keluarga dimulai dari intervensi rumah yang aman dan layak huni, sekaligus meningkatkan pengetahuan dan peran dalam menjaga serta melanjutkan dampak program dalam jangka Panjang di komunitas desa maju Prudential,” ujar Handoko Ngadiman, National Director Habitat for Humanity Indonesia.
“Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Prudential Indonesia. Program Desa Maju Prudential ini tidak hanya mewujudkan rumah yang memadai, namun juga fasilitas sanitasi yang layak. Selain itu, kami juga kerap mendapatkan pelatihan untuk menjaga kesehatan keluarga dan sesama warga. Sekarang, kami lebih memahami pentingnya menjaga kebersihan rumah, penggunaan toilet yang baik, dan bagaimana mengelola sampah agar tidak mengganggu lingkungan kami. Ke depannya, kami berharap apa yang sudah dipelajari dapat terus diterapkan bersama keluarga dan warga di sini, untuk selalu menjaga lingkungan di sekitar kami bersih, sehat, dan nyaman,” ujar Pujiani, Penerima Manfaat Program Desa Maju Prudential.
Foto kegiatan membangun pondasi dan pengecatan rumah layak huni oleh peserta PRUVolunteer Desa Maju Prudential Indonesia pada 23 Mei 2026
(Dokumentasi: Prudential)
Pembangunan Desa Maju Prudential tidak terlepas dari semangat gotong royong yang melibatkan masyarakat setempat dan 482 PRUVolunteers, yang terdiri dari karyawan dan Tenaga Pemasar Prudential Indonesia. Setiap akhir pekan, para PRUVolunteers meluangkan waktu untuk datang langsung ke Desa Gunung Putri untuk bahu-membahu bersama warga terlibat dalam proses pembangunan. Kehadiran dan partisipasi mereka juga menjadi bagian dari upaya membangun semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui kolaborasi ini, masyarakat turut mengambil peran dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat, untuk menumbuhkan rasa memiliki agar manfaat program dapat terus dijaga bersama.
“Perubahan yang berkelanjutan dimulai dari hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk lingkungan yang dikelola bersama. Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat, mitra, dan relawan agar setiap inisiatif tidak berhenti sebagai program, namun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Program ini juga menjadi komitmen Prudential Indonesia, dalam menjalankan aksi dan mendorong dampak untuk mewujudkan nilai-nilai ‘Janji, jadi nyata’ kepada masyarakat Indonesia,” tutup Karin.
***
[1] Persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap sanitasi layak menurut kabupaten/kota (Persen), 2025, Badan Pusat Statistik
[2] Sistem Informasi Aspirasi Perencanaan dan Pemantauan Pembangunan Kota Bogor, SIAPMANG, 2025