wanita sedang mendengarkan dengan headset

Yuk Kenali Asuransi

Memahami Produk Unit Link

Tentang Unit Link
  • Unit Link adalah Produk Asuransi Jiwa yang memiliki 2 manfaat sekaligus yaitu Proteksi & Investasi.

  • Proteksi memberikan manfaat jika terjadi risiko Meninggal Dunia dan Jatuh Tempo hingga usia 99 tahun. Proteksi dalam Unit Link fleksibel dapat dipilih sesuai kebutuhan Nasabah.

  • Investasi akan memberikan potensi imbal hasil untuk menjaga keberlangsungan Polis (manfaat asuransi) dalam jangka panjang. Kinerja dana investasi tidak dijamin oleh Prudential Indonesia.

Nilai investasi dapat lebih besar, lebih kecil ataupun negatif dari Premi yang diinvestasikan dan bahkan negatif, tergantung dari risiko masing-masing jenis dana investasi.

Karakteristik Unit Link
  • Terdapat 2 jenis Asuransi Unit Link, yaitu berbasis prinsip Syariah & Konvensional (Non-Syariah).

  • Produk lebih komprehensif dan fleksibel untuk kebutuhan proteksi dan investasi jangka panjang dengan unsur proteksi, asuransi tambahan (riders) dan investasi yang dapat dipilih untuk melengkapi kebutuhan proteksi Nasabah.

  • Untuk meminimalisir risiko terhadap kinerja dana investasi, Nasabah sangat disarankan untuk memilih jenis investasi sesuai dengan profil risikonya.

Biaya-biaya
  • Biaya Awal: Biaya yang timbul setiap Nasabah melakukan pembayaran Premi. Besarnya adalah 5% dari Premi yang dibayarkan.

  • Biaya Akuisisi: Biaya yang dibebankan setiap bulan untuk mendapatkan akses beragam Manfaat Proteksi.

  • Biaya Pengelolaan Dana: Biaya yang dikenakan oleh Manajer Investasi sebagai fee atas pengelolaan dana investasi.

  • Biaya Administrasi: Biaya yang dikenakan setiap bulan oleh perusahaan Asuransi

  • Biaya Asuransi (Cost of Insurance): Biaya rutin setiap bulan yang akan dibebankan sepanjang kontrak Polis Asuransi untuk manfaat Proteksi yang dipilih. Biaya ini akan meningkat seiring penambahan usia Nasabah tiap tahun. Besarnya bergantung dari beberapa faktor di bawah ini :

    • Usia dan Jenis Kelamin

    • Besar atau kecilnya Uang Pertanggungan (UP) yang dibutuhkan Nasabah

    • Kondisi kesehatan

    • Merokok atau tidak merokok

    • Risiko pekerjaan

    • Faktor lainnya

      Semakin lengkap Manfaat Proteksi maka Biaya Asuransi akan semakin besar.

  • Biaya lain: Potensi biaya-biaya perlu dibayarkan dari pengembangan Manfaat Investasi.

Premi
  • Premi adalah sejumlah uang yang dibayarkan Pemegang Polis (PP) kepada Prudential sehubungan dengan diadakannya Polis (yang terdiri dari: Premi Berkala, PRUSaver, Top up).

  • Terdapat 2 cara pembayaran Premi:

    • Premi Regular: pembayaran Premi secara berkala sampai usia pertanggungan berakhir.

    • Premi Tunggal: pembayaran Premi sekali bayar digunakan untuk membeli unit investasi.

  • Premi Asuransi Jiwa Unit Link harus dibayarkan selama Masa Pertanggungan agar Tertanggung tetap dapat menikmati Manfaat Polis.

  • Jika calon Nasabah hanya mau membayar selama periode tertentu maka calon Nasabah harus sudah memahami konsekuensi dari hal tersebut (dan dapat berkonsultasi dengan Tenaga Pemasar).

  • Saldo Unit Premi Berkala akan digunakan untuk membayarkan biaya asuransi, biaya administrasi (jika ada), dan akuisisi. Tujuannya untuk tetap memberikan perlindungan/proteksi asuransi dalam Polis.

  • Jika Saldo Unit Premi Berkala yang terbentuk tidak mencukupi, maka akan memotong dari Nilai Tunai Saldo Top Up.

  • Jika Nilai Tunai saldo Top-Up juga tidak mencukupi, maka Pemegang Polis/Nasabah akan diminta untuk membayar Premi lanjutan atau Top Up.

Informasi Tambahan

Investasi akan memberikan potensi imbal hasil untuk menjaga keberlangsungan manfaat asuransi pada Polis Unit Link syariah dalam jangka Panjang. Kinerja dana investasi tidak dijamin oleh Prudential Syariah Indonesia dan kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja dana investasi di masa mendatang. Potensi nilai tunai yang terbentuk dapat lebih besar atau lebih kecil dari Kontribusi yang dibayarkan. Pahami risiko investasi dan sesuaikan pilihan subdana dengan profil risiko Anda.

Memahami Ketentuan Produk Unit Link

Masa Tunggu Asuransi
  • Masa Tunggu dan atau Masa Tunggu Asuransi Tambahan (“Waiting Period”) adalah jangka waktu di mana manfaat asuransi tidak berlaku untuk jangka waktu tertentu terhitung sejak:

    • Tanggal Mulai Pertanggungan pada Asuransi Tambahan; atau

    • Tanggal Pemulihan Polis terakhir; atau

    • Tanggal Pemulihan Asuransi Tambahan; atau

    • Tanggal disetujuinya peningkatan Manfaat Asuransi oleh Penanggung sebagaimana dicantumkan dalam Endosemen.

Tergantung tanggal mana yang paling akhir terjadi.

Pre-Existing Conditions

Pre-Existing Conditions adalah kondisi dimana segala kondisi penyakit, cedera atau ketidakmampuan, baik telah ataupun belum diketahui oleh Pemegang Polis atau Tertanggung, baik telah ataupun belum mendapatkan perawatan/pengobatan/saran/konsultasi dari dokter, baik setelah atau sebelum didiagnosis, terlepas dari pengobatan sebenarnya telah ataupun belum dilakukan, yang terjadi sebelum tanggal berlaku Polis, ketentuan khusus atau Tanggal Pemulihan Polis, hal mana yang terjadi terakhir. Apabila ditemukan Pre-Existing Conditions maka Penanggung berhak untuk menolak klaim dan melakukan tinjauan atas kelanjutan Polis.

Cuti Premi
  • Cuti Premi adalah sebuah kondisi di mana Pemegang Polis atau Tertanggung tidak melakukan pembayaran Premi yang telah ditetapkan dalam polis asuransi, namun pertanggungan tetap berlaku dan perusahaan tetap mengenakan seluruh atau sebagian biaya – biaya sesuai dengan ketentuan polis asuransi.

  • Sesuai dengan ketentuan PAYDI* cuti Premi dapat diberlakukan atas permintaan Pemegang Polis atau Peserta paling lama 30 (tiga puluh) hari kalender sebelum berlakunya cuti Premi tersebut.

*PAYDI adalah Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 5/SEOJK.05/2022 Tentang Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (“SEOJK PAYDI”).

Memahami Profil Risiko dan Pilihan Jenis Investasi Produk Unit Link

Profil Risiko Nasabah

Profil risiko terbagi menjadi tiga:

  1. Tipe Konservatif
    Calon Pemegang Polis bersedia untuk menerima potensi imbal hasil investasi yang rendah. Dalam kondisi pasar yang kurang baik, calon Pemegang Polis lebih mementingkan untuk menjaga aset dan kas yang dimiliki.

  2. Tipe Moderat
    Calon Pemegang Polis bersedia untuk mempertahankan dan mengembangkan nilai investasi untuk jangka menengah sampai Panjang dan Calon Pemegang Polis bersedia untuk menerima risiko jika calon Pemegang Polis mengalami kerugian.

  3. Tipe Agresif
    Calon Pemegang Polis bersedia untuk mengambil risiko jangka panjang untuk memperoleh pertumbuhan nilai investasi yang lebih tinggi serta siap menerima kerugian sebagian atau seluruh aset dan kas calon Pemegang Polis.

Dampak Profil Risiko
  • Nasabah memahami penjelasan mengenai profil risiko dan dana investasi (fund) yang dipilih.

  • Dan juga memahami atas risiko - risiko dari dana investasi (fund) yang dipilih akan menimbulkan fluktuasi.

  • Jika terjadi perbedaan antara pilihan dana investasi (fund) dan penilaian profil risiko, akan menyebabkan kekecewaan terhadap kinerja dana investasi (fund) yang tidak sesuai serta akan ada potensi kerugian finansial dari Nasabah.

Penting Untuk Diingat!
  • Profil Risiko Konservatif, Moderat, atau Agresif adalah profil risiko yang didapat dari hasil pengisian profil risiko.

  • Pilih alokasi dana sesuai dengan profil risiko yang dinilai dalam pengisian formulir (pertanyaan) profil risiko.

  • Pembentukan hasil investasi berfluktuasi terhadap kinerja dana investasi (fund) dan tidak dijamin oleh Prudential.

 

Pilihan Dana Investasi

Pilihan Dana Investasi dapat dilihat di website Prudential www.prudential.co.id

 

Jenis Produk Unit Link

Produk Unit Link bisa dilihat selengkapnya pada masing-masing produk